UIN Siber Cirebon — Program Studi Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon melaksanakan Asesmen Lapangan (AL) perdana oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) pada Selasa–Rabu, 20–21 Januari 2026. Kegiatan ini diselenggarakan secara hybrid, berpusat di Gedung Siber SBSN lantai 8 dan 4 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Asesmen lapangan ini menghadirkan dua asesor nasional LAMDIK, yakni Prof. Dr. Hj. Evi Fatimatur Rusydiyah, M.Ag. dari UIN Sunan Ampel Surabaya dan Prof. Dr. Hj. Fihris, M.Ag. dari UIN Walisongo Semarang. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam penguatan mutu akademik serta legitimasi penyelenggaraan Program Studi PJJ PAI sebagai bagian dari transformasi pendidikan tinggi Islam berbasis digital.
Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., dalam sambutannya sekaligus membuka secara resmi asesmen lapangan, menegaskan bahwa akreditasi PJJ PAI merupakan bentuk komitmen institusi dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan jarak jauh.
“Asesmen lapangan ini bukan sekadar proses administratif, tetapi merupakan ikhtiar akademik untuk memastikan bahwa layanan Pendidikan Jarak Jauh PAI berjalan sesuai standar mutu nasional dan relevan dengan kebutuhan zaman,” tegas Prof. Aan.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Aan juga menukil nilai-nilai keutamaan Isra Mi’raj sebagai refleksi spiritual tentang pentingnya peningkatan kualitas diri, ilmu pengetahuan, dan peradaban. Ia memaparkan peta jalan (roadmap) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang berfokus pada percepatan layanan berbasis digital, penguatan kompetensi sumber daya manusia—meliputi dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa—serta integrasi teknologi dalam seluruh proses akademik.
Lebih lanjut, Prof. Aan menjelaskan perjalanan transformasi kelembagaan PTKIN yang melandasi lahirnya Program Studi PJJ PAI, mulai dari dinamika kelembagaan sebelumnya hingga ditetapkannya IAIN Syekh Nurjati Cirebon sebagai pilot project PTKIN berbasis data digital melalui KMA Nomor 680 Tahun 2022. Kebijakan tersebut menjadi fondasi penting pengembangan pendidikan jarak jauh di lingkungan PTKIN.
Transformasi kelembagaan ini kemudian diperkuat dengan terbitnya Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2024 tanggal 20 Mei 2024, yang secara resmi menetapkan perubahan status menjadi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Tepat satu tahun setelahnya, pada 21 Mei 2025, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berhasil meraih akreditasi institusi dengan predikat Unggul.
“Kami berharap asesmen lapangan ini dapat menghasilkan capaian akreditasi yang maksimal, sekaligus menjadikan Program Studi PJJ PAI sebagai rujukan nasional dalam pengelolaan pendidikan agama Islam berbasis jarak jauh,” ujar Prof. Aan.
Sementara itu, Ketua Tim Asesor LAMDIK, Prof. Dr. Hj. Evi Fatimatur Rusydiyah, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas kesiapan dan kesungguhan sivitas akademika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mengikuti seluruh rangkaian asesmen.
“Kehadiran kami bertujuan untuk mengklarifikasi dan memotret secara utuh seluruh dokumen yang telah disubmit. Asesmen lapangan merupakan ruang take and give dalam pendalaman siklus PPEPP pada Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), yang meliputi Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan standar mutu, agar kualitas pendidikan sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti) secara berkelanjutan,” jelas Prof. Evi.
Ia menegaskan bahwa asesmen lapangan menjadi momentum penting untuk memastikan kesesuaian antara dokumen, implementasi, serta capaian mutu pendidikan yang dijalankan oleh Program Studi PJJ PAI.
Rangkaian asesmen lapangan meliputi verifikasi dokumen, wawancara dengan pimpinan universitas dan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta mitra pengguna, baik secara luring maupun daring. Seluruh proses ini diharapkan memberikan gambaran komprehensif mengenai penyelenggaraan Program Studi PJJ PAI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai bagian dari penguatan ekosistem pendidikan tinggi Islam berbasis digital. (BexDoc).







