Berita Kegiatan
Home » Pos » Berita » Ciptakan Dampak Terukur: Kepala UPT Karir UIN Siber Cirebon Ajarkan Ormawa Menyusun Term of Reference (ToR) Kegiatan Profesional

Ciptakan Dampak Terukur: Kepala UPT Karir UIN Siber Cirebon Ajarkan Ormawa Menyusun Term of Reference (ToR) Kegiatan Profesional

UIN Siber Cirebon – Dalam upaya memastikan setiap ide Ormawa dapat dieksekusi secara terencana dan profesional, Sekolah Kepemimpinan Mahasiswa (SKEMA) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon (UINSSC) menghadirkan materi inti mengenai perencanaan program. Wahyono, M.Pd.I., Kepala UPT Pengembangan Karir UINSSC, membawakan sesi penting bertajuk “Proses Penyusunan Term of Reference (ToR) Kegiatan Kemahasiswaan.”

Di hadapan para perwakilan SEMA, DEMA, UKM, dan UKK (07/11/2025), Wahyono, M.Pd.I., menegaskan bahwa ToR bukan sekadar formalitas, melainkan “bahasa universal perencanaan” yang wajib dikuasai oleh pemimpin yang visioner.

Wahyono, M.Pd.I., menekankan bahwa ToR adalah jembatan yang menghubungkan ide kreatif (visi kepemimpinan) dengan implementasi yang akuntabel. ToR yang disusun secara sistematis berfungsi ganda:

  1. Dokumen Komitmen: Mengikat seluruh panitia, stakeholder, dan sponsor untuk menyepakati tujuan dan output kegiatan.
  2. Alat Controlling: Digunakan untuk mengendalikan pelaksanaan di lapangan, memastikan tidak ada penyimpangan dari tujuan awal.

“ToR adalah fondasi. Jika ToR Anda kuat dan rinci, Anda bukan hanya menunjukkan ide cemerlang, tetapi juga profesionalisme sebagai pemimpin. Inilah kunci agar kegiatan Ormawa dapat menghasilkan dampak yang berkelanjutan dan terukur,” jelasnya.

Raker Keuangan 2026 UIN Siber Cirebon Soroti Penguatan Pengelolaan BMN, 2026 Dicanangkan sebagai Tahun Penertiban Aset

Sesi ini secara praktis membedah anatomi ToR yang ideal. Peserta diajarkan untuk merumuskan tujuan kegiatan yang SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound). Poin yang paling ditekankan adalah perumusan Indikator Keberhasilan (KPI):

  1. KPI Kuantitatif: Seperti jumlah peserta, kenaikan engagement media sosial, atau target dana yang terkumpul.
  2. KPI Kualitatif: Seperti tingkat kepuasan peserta atau dampak perubahan mindset yang diharapkan.

Selain itu, Wahyono, M.Pd.I., mengingatkan tentang tiga kesalahan fatal dalam menyusun ToR, seperti Copy-Paste Buta dari kegiatan lama, Ketiadaan Indikator Keberhasilan, dan RAB yang Tidak Realistis yang tidak disinkronkan dengan RPD.

Melalui sesi ToR, UINSSC memastikan bahwa para pemimpin Ormawa kini dibekali kemampuan untuk merencanakan program kerja secara profesional, menjadikan setiap kegiatan yang mereka laksanakan memiliki dampak yang jelas dan terukur.

Hari Kedua Raker Keuangan 2026, UIN Siber Cirebon Perkuat Strategi “Spending Better” dan Prioritas Presiden

Berita Populer

01

Pengumuman Pengajuan Usulan Keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) Tahun Akademik 2025/2026

02

Pengumuman Perpanjangan Pelaksanaan Herregistrasi Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026

03

Pengumuman Penetapan Keringan UKT Semester Genap 2025/2026

04

Pengumuman Pelaksanaan Herregistrasi Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026

05

UPZ Syarifah Mudaim Buka Program Beasiswa & Subsidi UKT 2026 Semester Genap

Download PPID UINSSC Mobile App

Kalender

February 2026
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  

Archives

Pos Terbaru