UIN Siber Cirebon — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon terus memperkuat transformasi digital pembelajaran perbankan syariah melalui kegiatan Workshop Kompetensi Digitalisasi Banking: Transformasi Cash Management System (CMS) di Bank Syariah. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, Rabu–Jumat, 28–30 Januari 2026, bertempat di Ruang Rapat FEBI Lantai 2, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Workshop ini diselenggarakan oleh Laboratorium Ekonomi Akuntansi dan Perbankan Syariah (Mini Bank Syariah) FEBI sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi digital mahasiswa, khususnya yang bertugas sebagai volunteer Mini Bank Syariah. Kegiatan menghadirkan narasumber praktisi dari Bank Syariah Indonesia (BSI) KC Cirebon, serta didukung penuh oleh pimpinan fakultas dan universitas.
Perkuat Kompetensi Digital Mahasiswa Perbankan Syariah
Dekan FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Didi Sukardi, M.H., dalam sambutannya menegaskan bahwa digitalisasi layanan perbankan merupakan keniscayaan yang harus direspons oleh perguruan tinggi, terutama dalam pendidikan perbankan syariah.
“Mini Bank Syariah tidak lagi cukup hanya menjadi laboratorium konvensional. Ia harus bertransformasi menjadi digital learning platform yang menyiapkan mahasiswa menghadapi ekosistem perbankan syariah berbasis teknologi,” ujar Dr. Didi Sukardi.
Ia menambahkan bahwa penguasaan sistem digital seperti Cash Management System (CMS) menjadi bekal penting bagi mahasiswa agar mampu beradaptasi dengan kebutuhan industri keuangan syariah yang semakin dinamis.
Kolaborasi Akademisi dan Praktisi Perbankan Syariah
Workshop ini menghadirkan Raja Prakosa, S.E., praktisi perbankan syariah dari Bank Syariah Indonesia (BSI) KC Cirebon, sebagai narasumber utama. Dalam sesi pelatihan, peserta mendapatkan pemaparan materi sekaligus simulasi langsung penggunaan CMS berbasis web.
Materi yang disampaikan meliputi pengenalan sistem CMS, manajemen pengguna, simulasi layanan teller dan customer service, pencatatan serta validasi transaksi, penyusunan laporan operasional, hingga penguatan aspek digital marketing perbankan syariah. Metode pelatihan dirancang berbasis hands-on training, sehingga peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga terampil secara operasional.

Transformasi Mini Bank Syariah Menuju Laboratorium Digital
Ketua Pelaksana Workshop, Abdul Ghoni, M.A., menjelaskan bahwa kegiatan ini menekankan praktik langsung agar peserta mampu mengoperasikan sistem CMS secara mandiri sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan prinsip perbankan syariah.
“Target kami, seluruh peserta mampu mengoperasikan CMS secara mandiri sesuai SOP dan standar perbankan syariah secara umum,” jelasnya.
Menurutnya, workshop ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam mendorong Mini Bank Syariah FEBI bertransformasi menjadi laboratorium pembelajaran digital yang adaptif terhadap perkembangan teknologi perbankan.

Dukung Transformasi Digital Pendidikan Tinggi
Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan kebijakan nasional Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan arah transformasi digital di sektor pendidikan tinggi.
“Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami teori ekonomi dan perbankan syariah, tetapi juga harus siap mengoperasikan sistem digital yang menjadi tulang punggung industri keuangan modern,” tegas Prof. Aan.
Ia berharap workshop ini dapat menjadi model pengembangan pembelajaran berbasis praktik digital yang dapat direplikasi di perguruan tinggi Islam lainnya di Indonesia.

Melalui kegiatan ini, FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon diharapkan mampu menghasilkan sumber daya manusia unggul yang profesional, adaptif, dan berdaya saing, sekaligus meningkatkan kapasitas mahasiswa sebagai volunteer Mini Bank Syariah dalam menghadapi tantangan digitalisasi perbankan syariah di era ekonomi digital.
(Mels)


