UIN Siber Cirebon — UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola keterbukaan informasi publik melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Pengelolaan Website Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini memasuki hari kedua dan digelar di Gedung Siber SBSN Lantai 5.
Mengusung tema “Penguatan Tata Kelola Keterbukaan Informasi Publik dan Layanan Informasi Digital”, kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan informasi publik yang transparan, akuntabel, dan berbasis digital. Acara dipandu oleh Pranata Humas Ahli Muda, Mohamad Arifin, yang mengarahkan jalannya diskusi dan sesi pemaparan materi secara interaktif.
BIMTEK menghadirkan narasumber Dr. H. Syafrudin, M.Pd., praktisi PPID dan komunikasi publik yang berpengalaman. Dalam sesi utama, peserta diajak untuk melakukan review mendalam terhadap Website PPID UIN SSC. Proses pembahasan teknis dipandu langsung oleh Riyanto, S.Kom., M.Kom., Kepala UPT TIK (Pustikom) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Dalam presentasinya, Riyanto memaparkan secara rinci berbagai fitur yang dimiliki Website PPID UIN SSC, mulai dari layanan permohonan informasi, publikasi informasi berkala, hingga sistem pengelolaan dokumen dan respons layanan digital. Ia menekankan bahwa pengembangan website PPID ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam menghadirkan layanan informasi yang mudah diakses dan inklusif.
“Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., menegaskan urgensi lahirnya website PPID UIN SSC yang ramah layanan guna memaksimalkan pelayanan kepada seluruh stakeholder yang membutuhkan informasi seputar UIN SSC secara komprehensif, termasuk bagi penyandang disabilitas,” ungkap Riyanto.
Sementara itu, Dr. H. Syafrudin membedah secara detail dan komprehensif seluruh fitur yang telah tersedia pada website PPID UIN SSC. Ia memberikan apresiasi atas kelengkapan dan kesiapan sistem yang telah dibangun. Menurutnya, secara umum website PPID UIN SSC telah memenuhi standar tata kelola informasi publik yang baik, meski masih terdapat beberapa aspek kecil yang perlu disempurnakan untuk mengoptimalkan fungsi utamanya.
“Secara substansi dan struktur, website ini sudah sangat baik. Tinggal melengkapi beberapa hal teknis yang tidak signifikan agar semakin maksimal dalam memberikan layanan informasi publik,” ujarnya.
Melalui kegiatan BIMTEK ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menunjukkan keseriusannya dalam membangun ekosistem layanan informasi digital yang profesional, responsif, dan inklusif. Sinergi antara kebijakan pimpinan, dukungan infrastruktur TIK, serta penguatan kapasitas pengelola PPID menjadi fondasi penting dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik yang adaptif di era transformasi digital.







