UIN siber Cirebon – Empat mahasiswa Praktik Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) menunjukkan kreativitas dalam mengajar dengan menerapkan metode dan media pembelajaran yang berbeda di SMAN Tengah Tani, Selasa (20/10/2026). Pelaksanaan ujian praktik mengajar tersebut dipantau langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Wahyono, M.Pd sebagai bagian dari evaluasi kesiapan mahasiswa menjadi calon pendidik profesional.
Monitoring ini tidak sekadar menilai kemampuan mahasiswa menyampaikan materi, tetapi juga mengamati cara mereka memilih strategi pembelajaran, menggunakan alat peraga, mengelola kelas, dan membangun interaksi dengan peserta didik.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk menerapkan ilmu kependidikan yang dipelajari selama perkuliahan sekaligus mendapatkan evaluasi sebagai bekal meningkatkan kualitas mengajar.
Empat Mahasiswa, Empat Strategi Pembelajaran
Dalam ujian praktik tersebut, Muhammad Daffa mengajar materi Bank Syariah di kelas X.2 dengan memanfaatkan alat peraga edukatif. Penggunaan media ini bertujuan membantu peserta didik memahami materi melalui penyajian yang lebih konkret dan menarik.
Sementara itu, Enok Nur Atikah mengajar materi Bank Syariah di kelas X.1 menggunakan metode Cooperative Learning tipe Jigsaw. Strategi ini mendorong peserta didik bekerja sama, berdiskusi, dan bertukar informasi agar dapat memahami materi secara bersama-sama.
Berbeda dengan keduanya, Annisaa Khoirunnisa mengangkat materi pelestarian lingkungan di kelas X.2 melalui metode Problem Based Learning (PBL). Peserta didik diajak mengenali persoalan lingkungan, mendiskusikan penyebabnya, dan mencari alternatif solusi. Pendekatan ini memberi ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan memahami pentingnya menjaga lingkungan.
Adapun Ahmad Rofik, mahasiswa Jurusan Biologi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, mengajar materi sistem respirasi di kelas XI-4 dengan metode Teams Games Tournament (TGT). Metode ini memadukan kerja sama kelompok dengan permainan dan turnamen akademik untuk menciptakan suasana belajar yang lebih dinamis sekaligus mendorong pemahaman materi.
Monitoring untuk Meningkatkan Kompetensi Calon Guru
DPL Wahyono, M.Pd mengamati pelaksanaan pembelajaran secara langsung, mulai dari penyampaian materi hingga penerapan metode dan media yang telah direncanakan. Monitoring tersebut menjadi bagian penting untuk melihat kemampuan mahasiswa dalam menyesuaikan strategi pembelajaran dengan karakteristik materi dan kebutuhan peserta didik.
Keberagaman pendekatan yang digunakan keempat mahasiswa menunjukkan bahwa pembelajaran dapat dirancang melalui berbagai cara. Alat peraga membantu memvisualisasikan materi, Jigsaw memperkuat kolaborasi, PBL mendorong pemecahan masalah, sedangkan TGT menghadirkan unsur permainan dan kompetisi positif.
Pengalaman praktik ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenali kelebihan dan aspek pembelajaran yang masih perlu diperbaiki melalui evaluasi dan pendampingan dosen.
Menyiapkan Pendidik yang Kreatif dan Adaptif
Kegiatan PLP di SMAN Tengah Tani menjadi bagian dari proses pembentukan kompetensi pedagogis mahasiswa sebelum terjun ke dunia pendidikan secara profesional.
Melalui praktik mengajar dan monitoring DPL, mahasiswa diharapkan semakin terampil memilih metode yang tepat, mengelola kelas, serta menciptakan pembelajaran yang aktif dan mudah dipahami.
Pengalaman ini menegaskan bahwa menjadi guru bukan hanya tentang menyampaikan materi, melainkan juga kemampuan menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna. Dengan pendampingan berkelanjutan, mahasiswa PLP UIN Siber Cirebon diharapkan tumbuh menjadi calon pendidik yang kreatif, reflektif, dan siap menjawab kebutuhan pendidikan masa kini.





