UIN Siber Cirebon — Pelaksanaan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon di SMA Negeri (SMAN) Tengah Tani mendapat pendampingan langsung dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Wahyono. Kunjungan ini menjadi bagian dari monitoring dan evaluasi untuk memastikan mahasiswa memperoleh pengalaman nyata, baik dalam kegiatan pembelajaran maupun pengelolaan administrasi sekolah.(8/10/26).
Melalui kunjungan tersebut, Wahyono berdiskusi dengan mahasiswa mengenai perkembangan kegiatan PLP, mulai dari strategi mengajar, pemanfaatan media digital, aktivitas harian di sekolah, hingga pelayanan administrasi. Pendampingan ini sekaligus menjadi ruang refleksi bagi mahasiswa untuk mengevaluasi pengalaman dan meningkatkan kompetensi selama berada di lingkungan sekolah.
Kembangkan Pembelajaran Kreatif Berbasis Digital
Salah satu fokus diskusi adalah penerapan strategi dan model pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik. Mahasiswa didorong untuk tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga menciptakan suasana belajar yang menarik, interaktif, dan mudah dipahami.
Penggunaan media pembelajaran berbasis tiga dimensi (3D) dan permainan edukatif atau game-based learning turut menjadi pembahasan. Media digital tersebut dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan keterlibatan peserta didik, selama penggunaannya tetap selaras dengan tujuan pembelajaran dan materi yang diajarkan.
Wahyono memberikan arahan agar mahasiswa terus mengembangkan kreativitas serta mampu menyesuaikan metode pembelajaran dengan kebutuhan peserta didik di kelas. Dengan demikian, teknologi tidak sekadar menjadi pelengkap, tetapi juga membantu memperkuat pemahaman siswa.
Belajar Administrasi dan Pelayanan Sekolah
Selain pembelajaran, monitoring PLP juga mencakup kegiatan administrasi dan pelayanan sekolah. Mahasiswa berdiskusi mengenai pengelolaan arsip, mulai dari penyimpanan dokumen hingga proses pencarian kembali ketika diperlukan.
Aspek sumber daya manusia (SDM) juga menjadi perhatian. Mahasiswa belajar memahami peran tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, termasuk pentingnya koordinasi dan kerja sama dalam mendukung kelancaran aktivitas sekolah.
Dalam bidang persuratan, mahasiswa mengenal proses penerimaan, pencatatan, pengarsipan, dan pendistribusian surat. Pengalaman ini memberikan pemahaman bahwa administrasi yang tertib merupakan bagian penting dari tata kelola sekolah yang efektif.
PLP Membentuk Keterampilan dan Tanggung Jawab
Dalam kegiatan sehari-hari, mahasiswa turut membantu piket perpustakaan, kegiatan Tata Usaha, aktivitas sekolah, serta dokumentasi kegiatan. Keterlibatan tersebut memperluas pemahaman mahasiswa mengenai lingkungan sekolah, tidak hanya dari sisi pengajaran, tetapi juga kedisiplinan, komunikasi, pelayanan, dan tanggung jawab.
Mahasiswa juga diarahkan untuk mengembangkan konten pembelajaran yang kreatif dan informatif dengan tetap memperhatikan ketepatan informasi serta etika dokumentasi.
Melalui kunjungan dan evaluasi langsung ini, pelaksanaan PLP di SMAN Tengah Tani diharapkan semakin optimal. Pengalaman tersebut menjadi bekal bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi profesional dan beradaptasi dengan kebutuhan dunia pendidikan.
PLP bukan sekadar kesempatan untuk mengenal sekolah, melainkan proses belajar secara langsung untuk mempersiapkan mahasiswa menjadi calon pendidik yang kreatif, adaptif, dan bertanggung jawab.




