Berita Kegiatan
Home » Pos » Berita » Dr. Anisatun Muthi’ah, Dosen FUA UIN Siber Cirebon, Angkat Peran Perempuan dalam Lingkungan Hidup di Panggung Internasional pada Konferensi PSGA UIN Mataram

Dr. Anisatun Muthi’ah, Dosen FUA UIN Siber Cirebon, Angkat Peran Perempuan dalam Lingkungan Hidup di Panggung Internasional pada Konferensi PSGA UIN Mataram

UIN Siber Cirebon (Lombok, Mataram) – Dr. Hj. Anisatun Muthi’ah, M.Ag., Dosen Jurusan Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon (dikenal juga sebagai Cyber Islamic University/CIU), meraih penghargaan bergengsi sebagai salah satu dari 50 pengirim naskah terbaik dalam Call for Paper pada International Conference on Gender, Children, and Social Inclusion (Gensia) 2024. Konferensi internasional ini berlangsung di Grand Legi Hotel Kota Lombok dari tanggal 15 hingga 18 Oktober 2024, dan menjadi ajang penting untuk membahas isu-isu perempuan, anak, dan inklusi sosial dalam konteks transformasi sosial.

Dr. Anisatun mempresentasikan makalahnya yang berjudul “Womanizing Education to Reach Cirebon Climate City Programme through Religious Ecology Approach”. Artikel ini menggarisbawahi pentingnya pendidikan lingkungan bagi perempuan dalam mendukung kelestarian lingkungan melalui pendekatan ekologi berbasis nilai-nilai religius. Dengan fokus pada Program Kota Iklim Cirebon, penelitian ini menawarkan solusi inovatif dalam menjaga lingkungan, yang melibatkan perempuan sebagai agen perubahan melalui pendidikan yang berlandaskan agama.

Makalah Dr. Anisatun menyoroti empat tahapan kunci dalam pengelolaan lingkungan berbasis agama yang dapat memperkuat program Kota Iklim Cirebon, yaitu:

  1. Orientasi Nilai-Nilai Keagamaan (Orienting): Mendorong orientasi masyarakat, khususnya perempuan, terhadap nilai-nilai religius yang mendukung keberlanjutan lingkungan.
  2. Penanaman dan Penyadaran (Grounding): Menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan dengan memanfaatkan ajaran agama.
  3. Perawatan Lingkungan (Nurturing): Mengembangkan praktik-praktik nyata dalam merawat alam sesuai dengan prinsip-prinsip keagamaan.
  4. Transformasi Perilaku (Transforming): Mengarahkan perubahan perilaku dan sikap terhadap lingkungan, dengan tujuan mencapai keberlanjutan jangka panjang.

Melalui penelitiannya, Dr. Anisatun mengajak perempuan untuk berperan lebih aktif dalam menjaga lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan spiritual. Pendidikan lingkungan yang berbasis agama, menurutnya, adalah kunci untuk menciptakan kesadaran ekologis yang mendalam di kalangan perempuan.

Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Ikuti Penyusunan Juknis Verifikasi dan Skoring SPAN PTKIN 2026, Dorong Standarisasi dan Penguatan Daya Saing Global

Konferensi Gensia 2024 ini mengusung tema besar “Interdisciplinary Studies on Contemporary Women’s and Children’s Issues for Social Transformation” dan dihadiri oleh sejumlah tokoh akademik internasional yang menjadi pembicara utama. Beberapa di antaranya adalah:

  • Dr. Jan. A. Ali dari Western Sydney University, Australia, yang membahas “Sex Differences in Islam and Their Social Consequences.”
  • Siti Nurjanah, M.A. dari Women’s Learning Partnership, USA, yang mengupas “Gender Justice Through Human Rights: Deploying Indonesia’s Cultural Assets.”
  • Prof. Farish A. Noor dari Universitas Islam Internasional Indonesia, yang mengangkat tema “Feminism and Women’s Studies as A Necessary Component in The Study of Contemporary Islam.”

Konferensi ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Pusat Studi Gender dan Anak ke-3 yang diselenggarakan oleh UIN Mataram. Keikutsertaan Dr. Anisatun Muthi’ah tidak hanya membawa nama baik UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, tetapi juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pendidikan agama dan lingkungan dalam membentuk masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Dekan FUA UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Anwar Sanusi, M.Ag., mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian ini. “Kami sangat bangga dengan terpilihnya Dr. Anisatun sebagai salah satu pengirim naskah terbaik di konferensi internasional ini. Karya beliau tidak hanya mengharumkan nama institusi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam mengaitkan nilai-nilai religius dengan upaya pelestarian lingkungan,” ungkapnya.

Dengan pencapaiannya ini, Dr. Anisatun diharapkan dapat terus memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan program-program berbasis agama yang berfokus pada pelestarian lingkungan, khususnya dalam konteks pemberdayaan perempuan.

Panitia Nasional PMB SPAN-PTKIN 2026 Gelar “Sharing Is Caring” PJ Humas PTKIN Se-Indonesia, UIN Siber Cirebon Jadi Rujukan Narasi Opini

Berita Populer

01

Pengumuman Pengajuan Usulan Keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) Tahun Akademik 2025/2026

02

Pengumuman Perpanjangan Pelaksanaan Herregistrasi Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026

03

Pengumuman Penetapan Keringan UKT Semester Genap 2025/2026

04

Pengumuman Pelaksanaan Herregistrasi Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026

05

UPZ Syarifah Mudaim Buka Program Beasiswa & Subsidi UKT 2026 Semester Genap

Download PPID UINSSC Mobile App

Kalender

March 2026
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Archives

Pos Terbaru