UIN Siber Cirebon ā Dharma Wanita Persatuan (DWP) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Masjid Al-Jamiāah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Rabu (23/9/2026). Mengusung tema āRefleksi Keteladanan Rasulullah SAW dalam Membangun Sivitas Akademika yang Beriman, Berilmu, dan Berakhlakul Karimahā, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus merefleksikan nilai-nilai keteladanan dalam kehidupan sivitas akademika.
Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut dihadiri oleh pimpinan universitas, pengurus DWP, para dekan, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa. Selain menjadi agenda keagamaan, peringatan Maulid Nabi juga menjadi ruang silaturahmi dan penguatan nilai-nilai spiritual di lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
DWP Jadikan Maulid sebagai Ruang Refleksi dan Silaturahmi
Ketua DWP UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Hj. Husnul Khotimah Aan Jaelani, S.Pd.I., turut hadir dan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Melalui peringatan Maulid Nabi, DWP mendorong agar momentum kelahiran Rasulullah SAW tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi ruang untuk kembali merefleksikan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Tema yang diangkat menempatkan keimanan, ilmu, dan akhlak sebagai tiga unsur yang saling berkaitan. Nilai tersebut relevan dengan kehidupan sivitas akademika yang tidak hanya dituntut untuk mengembangkan kapasitas keilmuan, tetapi juga menjaga sikap, integritas, dan hubungan baik dengan sesama.
Penyelenggaraan kegiatan oleh DWP juga menjadi bagian dari upaya mempererat kebersamaan dan silaturahmi keluarga besar UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Melalui suasana keagamaan yang hangat, sivitas akademika diajak untuk menjadikan nilai-nilai Rasulullah SAW sebagai inspirasi dalam menjalankan peran masing-masing di lingkungan kampus.
Pimpinan Apresiasi Inisiatif DWP
Sambutan pimpinan disampaikan oleh Wakil Rektor III UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Hajam, M.Ag., yang mewakili Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Prof. Hajam mengapresiasi inisiatif DWP dalam menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti ini dapat menjadi sarana mempererat tali silaturahmi sekaligus menumbuhkan rasa cinta kepada Rasulullah SAW.
Peringatan Maulid juga menjadi kesempatan bagi sivitas akademika untuk kembali melihat bagaimana nilai-nilai yang dicontohkan Rasulullah dapat diterapkan dalam kehidupan kampus, mulai dari membangun hubungan yang baik, menghargai sesama, hingga menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Memahami Makna Barokah dalam Kehidupan
Puncak kegiatan diisi dengan tausiah oleh KH. Wawan Arwani Amin, M.Ag., dosen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang juga menjabat sebagai Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Cirebon. Disampaikan secara komunikatif dan diselingi humor khas Cirebonan, tausiah mengajak peserta memahami makna Maulid Nabi melalui konsep keberkahan dan keteladanan.

Mengutip pandangan Imam Al-Ghazali, KH. Wawan menjelaskan bahwa barokah dapat dimaknai sebagai thubutul khair, yakni tetapnya kebaikan, serta ziyadatul khair, yaitu bertambahnya kebaikan.
Ia kemudian menjelaskan tiga pilar keberkahan, yakni Barakatul Azman atau keberkahan waktu, Barakatul Amkan atau keberkahan tempat, dan Barakatul Asykhash atau keberkahan individu.
Dalam konteks Maulid Nabi, waktu kelahiran Rasulullah SAW menjadi momentum untuk mengingat kembali sosok yang menjadi teladan umat Islam. Sementara keberkahan tempat dapat ditemukan di berbagai tempat yang digunakan untuk ibadah dan majelis ilmu. Adapun keberkahan individu dapat diwujudkan melalui hubungan yang dilandasi penghormatan, kasih sayang, dan kebaikan.
Keteladanan Rasulullah Dimulai dari Menghormati Sesama

Salah satu kisah yang disampaikan dalam tausiah adalah keteladanan Sayyidina Ali bin Abi Thalib RA ketika menghormati seorang lelaki tua dalam perjalanan menuju masjid. Kisah tersebut menjadi pengingat bahwa penghormatan kepada sesama merupakan bagian penting dari akhlak.
KH. Wawan juga menyampaikan nasihat yang dinisbatkan kepada Sayyidina Ali. Ketika bertemu dengan orang yang lebih tua, seseorang dianjurkan meyakini bahwa orang tersebut memiliki amal yang lebih banyak. Sementara ketika bertemu dengan orang yang lebih muda, hendaknya meyakini bahwa orang tersebut memiliki dosa yang lebih sedikit.
Pesan tersebut menjadi relevan dalam kehidupan sivitas akademika yang terdiri atas berbagai usia, latar belakang, dan peran. Sikap rendah hati, saling menghormati, dan tidak mudah merendahkan orang lain menjadi nilai yang dapat terus dibangun dalam kehidupan kampus.
Selawat sebagai Wujud Cinta kepada Rasulullah
Dalam tausiah tersebut, KH. Wawan juga mengajak sivitas akademika memahami makna selawat. Mengutip pandangan Prof. Quraish Shihab, selawat mengandung tiga makna mendasar, yakni asy-syukr atau syukur, al-hubb atau cinta, dan at-taāzhim atau pengagungan kepada Rasulullah SAW.

Kecintaan kepada Rasulullah, menurutnya, tidak cukup hanya diwujudkan melalui ucapan, tetapi juga perlu tercermin dalam perilaku sehari-hari. Salah satu amalan sederhana yang diajak untuk dibiasakan adalah berwudu sebelum tidur sebagai bentuk selawat bil fiāli, yaitu menghadirkan kecintaan kepada Rasulullah melalui tindakan.
Pesan tersebut memperkuat makna tema Maulid Nabi yang diangkat DWP UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Keteladanan Rasulullah dapat diwujudkan melalui kebiasaan sederhana, sikap menghargai sesama, serta komitmen untuk terus memperbaiki diri.
Meneguhkan Sivitas Akademika yang Beriman, Berilmu, dan Berakhlak
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H menjadi momentum bagi keluarga besar UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon untuk kembali menghidupkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah dalam kehidupan akademik dan sosial.
Melalui kegiatan yang diinisiasi DWP tersebut, keimanan diharapkan berjalan beriringan dengan pengembangan ilmu dan pembentukan akhlak. Ketiganya menjadi fondasi penting dalam membangun lingkungan akademik yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian keilmuan, tetapi juga pada karakter dan kemaslahatan.
Dengan semangat kebersamaan dan kecintaan kepada Rasulullah SAW, peringatan Maulid Nabi diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh sivitas akademika untuk terus menghadirkan kebaikan dalam tugas, pelayanan, pembelajaran, maupun interaksi sehari-hari di lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.


