Berita Inovasi Kegiatan Pojok Rektor
Home » Pos » Berita » Empat Mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Adab Diberangkatkan ke Thailand Selatan

Empat Mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Adab Diberangkatkan ke Thailand Selatan

UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Kembali Gelar Program KKN–PPL Internasional 2025

UIN Siber Cirebon (Thailand) — Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali mengukuhkan perannya dalam pengembangan jejaring akademik global melalui penyelenggaraan Program KKN–PPL Internasional 2025. Tahun ini, empat mahasiswa terpilih resmi diberangkatkan ke Anur Islami Wittaya School, Thailand Selatan, untuk melaksanakan pengabdian lintas budaya selama beberapa minggu.(10/11).

Keempat mahasiswa tersebut adalah Mugy Rahayu, Putri Nattalia Nurazizah, Nova Rahmadani, dan Fauziah Fadillah Herawan, yang berasal dari berbagai program studi di lingkungan Fakultas Ushuluddin dan Adab. Mereka diutus sebagai representasi akademik sekaligus duta budaya Indonesia di kawasan Pattani.

Pelepasan Resmi oleh Rektor: Tegaskan Pentingnya Diplomasi Budaya Mahasiswa

Acara pelepasan berlangsung pada Senin, 10 November 2025, di Gedung Siber Lantai 7. Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., secara langsung melepas keberangkatan mahasiswa. Hadir pula Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab, Anwar Sanusi, M.Ag., serta Wakil Dekan, Wakhid Nasrudin, Ph.D.

Humas UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Hadiri Forum Humas PTKIN Se-Jawa Madura di Kediri

Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa program internasional ini adalah ruang strategis bagi mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi akademik, kepekaan sosial, serta kemampuan diplomasi budaya di level global.

“Mahasiswa harus hadir sebagai agen perubahan yang mampu memperkuat hubungan antarbangsa melalui pendidikan dan kebudayaan,” ujarnya.

Pengajaran BIPA: Bahasa Indonesia Menjadi Jembatan Budaya di Pattani

Program utama KKN–PPL Internasional tahun ini adalah penyelenggaraan kelas BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) di Anur Islami Wittaya School. Para mahasiswa mengajarkan:

  • kosakata harian,
  • struktur kalimat dasar,
  • percakapan sederhana,
  • serta pengenalan budaya Indonesia melalui video, permainan bahasa, dan aktivitas kreatif.

Metode interaktif yang digunakan membuat siswa-siswi Thailand Selatan antusias belajar Bahasa Indonesia. Program BIPA ini dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat ikatan budaya kawasan Pattani yang memiliki hubungan historis dengan Melayu–Nusantara.

Ukom Prahum 2025 Cetak Sejarah, Kemenag–Komdigi Resmi Mulai Tahap Pertama dengan Peserta Terbanyak

Pelatihan Website dan Literasi Digital: Jawaban untuk Pendidikan Abad 21

Selain BIPA, para mahasiswa juga memberikan pelatihan pembuatan website dan literasi digital, meliputi:

  • pengenalan pembuatan website sederhana,
  • pemanfaatan platform digital untuk pembelajaran,
  • etika dan keamanan berinternet,
  • serta teknik dasar publikasi konten sekolah.

Sesi pelatihan dilakukan dengan praktik langsung sehingga siswa mampu menghasilkan produk digital secara mandiri. Pelatihan ini diharapkan menjadi kontribusi nyata bagi peningkatan kapasitas teknologi sekolah mitra.

Kontribusi Ilmiah Berdasarkan Keahlian Prodi

Keempat mahasiswa membawa kemampuan sesuai program studi masing-masing, sehingga pengabdian berjalan komprehensif dan berdampak luas:

  1. Mugy Rahayu (Ilmu Hadis): penguatan literasi hadis dan nilai akhlak dalam pembelajaran agama.
  2. Putri Nattalia Nurazizah (Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir): penyampaian tafsir tematik dengan bahasa yang mudah dipahami siswa.
  3. Nova Rahmadani (Tasawuf dan Psikoterapi): pendidikan karakter berbasis nilai tasawuf dan kesejahteraan emosional.
  4. Fauziah Fadillah Herawan (Bahasa dan Sastra Arab): kegiatan literasi dan pembelajaran bahasa Arab kreatif.

Pendekatan lintas disiplin ini menjadikan kegiatan KKN–PPL lebih kaya dan sesuai kebutuhan sekolah mitra.

UIN Syekh Wasil Kediri Gelar Forum Jawara untuk Perkuat Kolaborasi Humas PTKIN

Riset Lapangan: Menyelami Budaya dan Pendidikan Islam di Pattani

Mahasiswa juga melaksanakan riset lapangan terkait:

  • dinamika pendidikan Islam,
  • budaya Melayu–Thai,
  • hubungan historis Pattani–Nusantara.

Temuan penelitian ini akan disusun dalam laporan akademik dan direncanakan menjadi karya ilmiah yang memperkuat kajian Asia Tenggara di lingkungan kampus.

Program Pengabdian Sebagai Wujud Diplomasi Budaya Indonesia

Program KKN–PPL Internasional 2025 ini tidak hanya memperkuat kapasitas mahasiswa, tetapi juga mempererat hubungan sosial budaya antara Indonesia dan Thailand Selatan. Kehadiran mahasiswa di Anur Islami Wittaya School menjadi bukti komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam:

  • membangun kerja sama pendidikan lintas negara,
  • memperluas jejaring akademik global,
  • dan mendukung diplomasi budaya Indonesia.

Dengan keberjalanan program ini, Fakultas Ushuluddin dan Adab berharap keberadaan mahasiswa dapat memberikan manfaat jangka panjang dan menjadi jembatan persahabatan antarbangsa yang lebih kuat di masa mendatang.

Berita Populer

01

UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Lantik 11 Dosen Baru, Rektor Tekankan Integritas dan Profesionalitas

02

Pengumuman Perpanjangan Pendaftaraan Wisuda Sarjana, Magister, dan Doktor ke-3

03

Dua Dosen FUA UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Didapuk Jadi Narasumber Workshop BRIN

04

33 Peserta Lulus Uji Makalah Calon Pegawai KPK: Kepala SPI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Masuk Daftar

05

Mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Menjadi Khatib di Pattani, Thailand: Dakwah Intelektual Nusantara Menginspirasi Komunitas Melayu-Muslim

Download PPID UINSSC Mobile App

Kalender

November 2025
M T W T F S S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Archives

Pos Terbaru