UIN Siber Cirebon (Jakarta) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon memperkuat jejaring akademik dan kelembagaan melalui partisipasi dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) dan Konsorsium Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (AFEBIS) 2026 yang berlangsung di Hotel Grand Whiz Poins Simatupang, Jakarta, 23–25 September 2026.
Forum nasional tersebut mempertemukan sekitar 190 delegasi dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Indonesia. Kegiatan menjadi ruang koordinasi untuk membahas penguatan mutu pendidikan tinggi keagamaan Islam, khususnya dalam bidang ekonomi dan bisnis Islam, sekaligus memperluas peluang kolaborasi antar-FEBI PTKIN.
FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon diwakili oleh Dr. H. Didi Sukardi, M.H. selaku Dekan FEBI, Hafni Khairunnisa, M.Sc. selaku Ketua Jurusan Pariwisata Syariah, dan Abdul Muiz Wadud, M.Si., PhD selaku Sekretaris Jurusan Akuntansi Syariah.
Rakornas AFEBIS Bahas Arah Pengembangan Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Islam
Rakornas dan Konsorsium AFEBIS 2026 menjadi forum untuk mempertemukan pimpinan fakultas dan program studi dari berbagai PTKIN dalam membahas kebutuhan pengembangan pendidikan tinggi bidang ekonomi dan bisnis Islam.
Agenda kegiatan mencakup registrasi dan koordinasi pengurus AFEBIS, konsorsium program studi, sidang pleno, hingga pembentukan dan pelantikan konsorsium program studi.
Bagi FEBI UIN Siber Cirebon, forum tersebut menjadi kesempatan untuk melihat perkembangan pendidikan tinggi ekonomi dan bisnis Islam dari perspektif yang lebih luas sekaligus membangun komunikasi dengan berbagai institusi yang memiliki bidang keilmuan sejenis.
Dr. H. Didi Sukardi, M.H. menyampaikan bahwa keterlibatan FEBI UIN Siber Cirebon dalam forum nasional tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring dan membuka ruang kolaborasi untuk pengembangan fakultas.
“Partisipasi FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam Rakornas dan Konsorsium AFEBIS menjadi ruang untuk memperkuat jejaring akademik dan kelembagaan. Melalui forum ini, kita dapat membangun komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai FEBI PTKIN dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan dan pengembangan program studi.”
Menurutnya, kolaborasi antarperguruan tinggi menjadi penting untuk merespons perubahan dan kebutuhan dunia pendidikan maupun dunia kerja yang terus berkembang.
Konsorsium Program Studi Perkuat Sinergi Antar-PTKIN

Salah satu agenda penting dalam Rakornas AFEBIS 2026 adalah pembentukan dan pelantikan konsorsium program studi. Kehadiran konsorsium diharapkan menjadi ruang komunikasi dan sinergi bagi program studi bidang ekonomi dan bisnis Islam di lingkungan PTKIN.
Konsorsium dapat menjadi ruang untuk bertukar pengalaman dan gagasan terkait pengembangan program studi, pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan kualitas lulusan.
Bagi FEBI UIN Siber Cirebon, keterlibatan dalam konsorsium tersebut juga membuka peluang untuk memperluas kerja sama akademik dan kelembagaan dengan program studi sejenis.
“Konsorsium program studi dapat menjadi wadah untuk memperkuat sinergi. Kita tidak hanya bertukar informasi, tetapi juga dapat melihat praktik dan perkembangan dari perguruan tinggi lain untuk menjadi bahan dalam pengembangan program studi di lingkungan FEBI,” ujar Didi.
Penguatan jejaring tersebut sejalan dengan kebutuhan perguruan tinggi untuk terus beradaptasi dengan perkembangan keilmuan, teknologi, serta kebutuhan kompetensi di dunia kerja.
Hadirkan Pimpinan Pendidikan Tinggi dan Pemangku Kepentingan Nasional
Rakornas dan Konsorsium AFEBIS 2026 turut menghadirkan sejumlah pimpinan dan tokoh pendidikan tinggi nasional.
Di antaranya Prof. Dr. H. M. Amien Suyitno, M.Ag., Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI; Prof. Asep Saepudin Jahar, MA., Ph.D., Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta; serta Prof. Dr. Misnen Ardiansyah, S.E., M.Si., Ak., CA., ACPA., Ketua Umum AFEBIS periode 2026–2028.
Hadir pula Prof. Dr. Ibnu Qizam, M.Si., Ak., CA., Ketua Panitia Rakornas AFEBIS 2026, serta Prof. Dr. Amilin, S.E., S.H., M.Si., Ak., CA., QIA., BKP., CRMP., Komisioner BNSP, yang turut memberikan materi dalam rangkaian kegiatan.
Kehadiran berbagai pemangku kepentingan tersebut memberikan ruang bagi peserta untuk mendiskusikan perkembangan pendidikan tinggi, kebutuhan kompetensi lulusan, serta tantangan pengelolaan program studi bidang ekonomi dan bisnis Islam.
FEBI UIN Siber Cirebon Dorong Pengembangan Program Studi
Kehadiran FEBI UIN Siber Cirebon dalam Rakornas dan Konsorsium AFEBIS 2026 tidak berhenti pada partisipasi dalam forum, tetapi menjadi bagian dari proses memperluas jejaring dan mendapatkan perspektif baru bagi pengembangan fakultas.
Dekan FEBI UIN Siber Cirebon menegaskan bahwa hasil dari forum nasional seperti AFEBIS perlu diterjemahkan ke dalam langkah pengembangan yang relevan dengan kebutuhan institusi dan mahasiswa.
“Yang paling penting dari forum seperti ini adalah bagaimana jejaring dan gagasan yang diperoleh dapat ditindaklanjuti. Penguatan program studi, tata kelola, kualitas pembelajaran, penelitian, dan kompetensi lulusan harus terus menjadi bagian dari upaya pengembangan FEBI.”
Kolaborasi melalui AFEBIS diharapkan dapat memberikan ruang bagi FEBI UIN Siber Cirebon untuk terus mengembangkan kapasitas akademik dan kelembagaan sekaligus memperluas peluang kerja sama dengan berbagai PTKIN.
Memperkuat Daya Saing Lulusan di Tengah Perubahan
Perkembangan ekonomi dan bisnis Islam yang semakin dinamis menuntut perguruan tinggi untuk terus menyesuaikan proses pendidikan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.
Karena itu, jejaring antar-FEBI PTKIN menjadi salah satu ruang strategis untuk saling bertukar pengetahuan, memperkuat kualitas pengelolaan program studi, serta mengembangkan inovasi pendidikan.
Melalui keterlibatan dalam AFEBIS, FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus memperkuat posisi kelembagaan dalam ekosistem akademik nasional. Kolaborasi tersebut diharapkan mendukung pengembangan program studi yang adaptif, penguatan kualitas pendidikan, serta peningkatan kompetensi dan daya saing lulusan.
Partisipasi ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam membangun jejaring akademik yang lebih luas dan mendorong pengembangan pendidikan tinggi Islam yang relevan dengan perubahan zaman.


