UIN Siber Cirebon — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, bekerja sama dengan Halal Center UIN SSC, sukses menggelar Workshop Persiapan Program Studi Bidang Sains, Teknologi, dan Industri Halal pada 27–28 November 2025. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kontribusi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terhadap pengembangan industri halal nasional yang kian berkembang pesat di tingkat global.
Workshop resmi dibuka oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. H. Ayus Ahmad Yusuf, M.Si., bersama Prof. Dr. Dedi Djubaedi, M.Ag., Ketua Senat UINSSC. Dalam sambutannya, Wakil Rektor I menekankan perlunya perguruan tinggi berbasis teknologi seperti UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon hadir dengan inovasi akademik yang menjawab kebutuhan zaman.
“Saat ini, industri halal bukan hanya soal label keagamaan, melainkan kekuatan ekonomi global. UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon harus berada di garis depan dalam menyiapkan SDM unggul yang mampu menguasai sains dan teknologi halal,” tegas Dr Ayus.
Prof. Dedi Djubaedi turut menambahkan bahwa pendirian program studi baru harus dilakukan dengan perencanaan matang.
“Keunggulan kompetitif harus menjadi perhatian utama, mulai dari kurikulum, tata kelola, hingga jejaring industri. Program studi ini harus relevan dan berkontribusi nyata bagi bangsa,” ujarnya.
Tiga Pakar Hadir Berikan Penguatan Keilmuan
Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber dari akademisi terkemuka dan stakeholders regulasi:
- Asri Peni Wulandari, Ph.D. (Universitas Padjadjaran)
dengan materi “Hilirisasi Riset”.
Ia mendorong pengembangan riset halal yang aplikatif melalui kolaborasi lintas sektor untuk menghasilkan inovasi bernilai tambah.
- Ir. Sutarman, M.Eng., IPU. (Telkom University)
melalui materi “Halal Supply Chain: Effort to Ensure Product Integrity”.
Ia menyoroti peran teknologi digital dalam memastikan transparansi dan integritas sepanjang rantai pasok halal.
- Faridur Rohman (Subdit Ketenagaan)
yang mengupas pengelolaan data dosen PDDIKTI dan Sister sebagai syarat administratif pembukaan program studi baru.
Bangun Fondasi Akademik dan Jejaring Industri
Ketua Halal Center UIN SSC, Mariyah Ulfah, M.ESy., menyebut workshop ini menjadi titik penting untuk memperkokoh kesiapan institusi.
“Kita mengintegrasikan aspek riset, industri, dan regulasi dalam satu peta jalan pembukaan Prodi Halal. Ini fondasi strategis untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing global,” ungkapnya.
Selama dua hari, peserta aktif dalam:
- Perumusan capaian pembelajaran lulusan berbasis OBE
- Penyusunan kurikulum prodi halal
- Identifikasi kebutuhan laboratorium dan infrastruktur riset
- Pemetaan SDM dosen dan jejaring mitra industri
Sejumlah rekomendasi utama telah disepakati, antara lain:
- Penguatan riset dan laboratorium halal terpadu
- Perluasan kerja sama dengan industri dan lembaga sertifikasi halal
- Transformasi digital tata kelola pembelajaran dan inovasi halal
Dengan penyelenggaraan workshop ini, FEBI bersama Halal Center UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon semakin mantap untuk merealisasikan pendirian program studi unggulan yang akan mendukung posisi Indonesia sebagai pusat industri halal dunia.







