UIN Siber Cirebon (Pangandaran) — Rapat Kerja (Raker) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Tahun 2026 memasuki sesi strategis yang menitikberatkan pada penguatan fondasi tata kelola dan mutu akademik sebagai kunci peningkatan daya saing fakultas. Bertempat di Hotel Horison Pangandaran, sesi ini menjadi ruang refleksi sekaligus perumusan arah kebijakan FITK dalam merespons dinamika pendidikan tinggi keagamaan yang semakin kompetitif dan menantang, Selasa (11/02/2026).
Mengusung tema “Penguatan Tata Kelola dan Mutu Akademik untuk Meningkatkan Daya Saing FITK Berbasis Moderasi Beragama, SDGs, serta Akuntabilitas Kinerja Tahun 2026”, sesi ini menghadirkan Iwan Iswanto, S.IP., MM., MA, pakar tata kelola sekaligus Komisioner BAZNAS Kabupaten Pangandaran, sebagai pemateri utama.
Dalam paparannya, Iwan Iswanto menegaskan bahwa penguatan tata kelola dan mutu akademik tidak dapat dilepaskan dari nilai moderasi beragama serta integrasi Sustainable Development Goals (SDGs). Menurutnya, FITK memiliki peran strategis dalam mencetak lulusan unggul yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, sikap inklusif, dan komitmen kebangsaan yang kuat.
“FITK harus menjadi pusat lahirnya generasi pendidik yang moderat, adaptif, dan solutif. Tata kelola yang kuat akan melahirkan mutu akademik yang unggul dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tegas Iwan.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya akuntabilitas kinerja sebagai fondasi tata kelola modern. Seluruh proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program harus dilakukan secara terukur, transparan, dan berorientasi hasil. Dalam konteks ini, Iwan juga memaparkan pengelolaan zakat sebagai instrumen strategis yang dapat diintegrasikan untuk mendukung peningkatan mutu akademik sekaligus pemberdayaan sosial, sejalan dengan prinsip SDGs dan misi perguruan tinggi keagamaan.
Diskusi berlangsung dinamis dan interaktif, dipandu oleh H. Khuailid, S.Ag., M.Pd.I, Kepala Bagian Umum FITK, yang bertindak sebagai moderator. Melalui pengelolaan diskusi yang sistematis dan substantif, peserta Raker didorong untuk mengaitkan materi dengan perumusan kebijakan dan program prioritas FITK Tahun 2026.
Antusiasme peserta tampak dari dialog aktif yang berkembang, mencerminkan semangat kolektif sivitas akademika FITK dalam melakukan transformasi tata kelola dan peningkatan mutu akademik secara berkelanjutan.
Melalui sesi strategis ini, FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon meneguhkan komitmennya dalam membangun tata kelola kelembagaan yang profesional, mutu akademik yang unggul, serta akuntabilitas kinerja yang berorientasi dampak. Rapat Kerja ini menjadi momentum konsolidasi visi dan strategi agar FITK semakin berdaya saing, relevan, dan kontributif bagi masyarakat, bangsa, dan peradaban.


