UIN Siber Cirebon — Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC) kembali memperkuat komitmennya dalam mencetak pendidik masa depan yang unggul di era digital. Pada Kamis, (20/25), FITK menyelenggarakan Bimbingan Karir bagi 211 calon wisudawan/wati Periode III Tahun 2025 di Auditorium FITK, lantai 5.
Kegiatan ini mengusung tema “Peran Guru 5.0 dalam Ekosistem Pendidikan Cerdas”, yang dirancang sebagai jembatan transisi profesional bagi mahasiswa, dari dunia kampus menuju ruang pengabdian nyata sebagai pendidik.
Acara dibuka resmi oleh Dekan FITK Dr. H. Saifuddin, M.Ag. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa guru tidak boleh terjebak dalam zona nyaman di tengah percepatan teknologi yang masif.
“Guru sejati tidak hanya hadir di ruang kelas, ia hadir dalam perubahan. Ketika teknologi berlari cepat, jadilah guru yang memimpin arah—bukan sekadar mengikuti,” tegasnya.
Beliau menambahkan bahwa Guru 5.0 adalah pendidik yang mengintegrasikan kecerdasan buatan dengan nilai moral, etika, dan spiritualitas agar pembelajaran tetap humanis.
“Di masa depan, bukan teknologi yang menggantikan guru, tetapi guru yang tidak mau berkembang akan digantikan oleh mereka yang mau belajar,” tambahnya.
Perkuat Literasi AI untuk Praktik Pembelajaran Masa Depan
Hadir sebagai narasumber utama, Dr. Adi Wibowo Octavianto, S.Sos., M.Si., yang menyampaikan materi bertajuk:
“AI for Teachers: Kolaborasi Teknologi dan Nilai Kemanusiaan – Mendesain Pembelajaran dengan AI Tools”
Dalam pemaparannya, Dr. Adi menekankan urgensi literasi AI bagi guru modern.
Peserta mendapatkan pelatihan langsung pemanfaatan berbagai AI tools seperti ChatGPT, Gemini, dan NotebookLM, untuk menunjang:
- Penyusunan RPP
- Evaluasi pembelajaran berbasis data
- Media belajar interaktif
- Strategi personalisasi belajar peserta didik
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi, pendampingan teknis, dan praktik langsung.
Penanggung jawab kegiatan, Dr. Asep Mulyana, M.Si., menyampaikan bahwa program ini menjadi langkah strategis FITK dalam membangun kesiapan lulusan menghadapi persaingan kerja yang semakin kompetitif.
“Kami ingin memastikan bahwa lulusan FITK tidak hanya siap menjadi guru, tetapi siap menjadi guru masa depan yang inovatif, etis, dan mampu mengoptimalkan teknologi secara bijak,” ungkapnya.
Mencetak Pendidik Adaptif dan Berdaya Saing Global
Melalui program bimbingan karir ini, FITK berharap dapat menanamkan kemampuan literasi digital yang kuat dan sikap profesional yang unggul bagi calon wisudawan.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh jajaran pimpinan dekanat, para ketua jurusan, serta para dosen FITK yang turut memberikan dukungan dan motivasi bagi mahasiswa menjelang kelulusan.
Dengan pelaksanaan Bimbingan Karir tahun ini, FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam melahirkan generasi Guru 5.0 yang mampu menjawab tantangan zaman dan menjadi bagian penting dalam kemajuan pendidikan Indonesia.




