UIN Siber Cirebon — Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA) Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon resmi menjalin kerja sama akademik dengan Al-Mustofa Open University dan STAI Sadra Jakarta melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). Kegiatan yang berlangsung di Gedung M FUA UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi keilmuan lintas institusi, khususnya dalam pengembangan kajian ekoteologi, filsafat lingkungan, dan studi keagamaan.(18/12).
Penandatanganan MoU ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan mendesak akan sinergi akademik dalam merespons krisis ekologis global melalui pendekatan teologis dan filosofis yang integratif. Kerja sama tersebut diharapkan mampu melahirkan paradigma baru pendidikan keagamaan yang tidak hanya berorientasi pada penguatan keilmuan, tetapi juga tanggung jawab sosial dan ekologis.
Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Anwar Sanusi, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan komitmen nyata FUA dalam menjawab tantangan zaman. “Isu lingkungan tidak bisa dilepaskan dari nilai-nilai keagamaan. Melalui kerja sama ini, kami ingin mendorong lahirnya riset dan pemikiran keagamaan yang lebih responsif terhadap krisis ekologis dan keberlanjutan kehidupan,” ujarnya.
Sementara itu, Dr. Abbasi Al Mustafa selaku akademisi dan perwakilan Al-Mustofa Open University menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi lintas institusi dan lintas negara menjadi kunci dalam memperkaya perspektif kajian teologi Islam kontemporer. “Ekoteologi dan filsafat lingkungan adalah medan kajian strategis yang membutuhkan dialog global dan keterbukaan akademik,” katanya.
Hal senada disampaikan Ketua STAI Sadra Jakarta, Dr. Otong Sulaeman. Ia menilai MoU ini sebagai momentum penting untuk memperkuat pengembangan filsafat Islam dan studi keagamaan yang relevan dengan persoalan sosial dan lingkungan. “Sinergi ini membuka ruang kolaborasi yang luas, baik dalam penelitian, publikasi ilmiah, maupun pertukaran dosen dan mahasiswa,” ungkapnya.
Adapun ruang lingkup kerja sama yang disepakati meliputi penelitian kolaboratif, publikasi ilmiah bersama, penyelenggaraan seminar dan konferensi internasional, serta program pertukaran dosen dan mahasiswa. Melalui MoU ini, FUA UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon diharapkan semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pusat pengembangan kajian ekoteologi di Indonesia.
Kegiatan ini dinilai penting untuk dipublikasikan karena mencerminkan peran aktif UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam membangun jejaring akademik strategis, baik di tingkat nasional maupun internasional. Lebih dari itu, kerja sama ini berpotensi memberikan dampak luas bagi masyarakat melalui pengembangan pemikiran keagamaan yang solutif, berkelanjutan, dan relevan dengan isu-isu global, khususnya krisis ekologis.






