UIN Siber Cirebon – Himpunan Mahasiswa Sosial (HIMASOS) Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon membekali mahasiswa dengan keterampilan awal dalam menyusun artikel jurnal melalui workshop Insight, Cite, and Write (INSCITE), Jumat (25/9/2026).
Mengusung tema “Kenal, Paham, dan Tulis sebagai Langkah Awal Menyusun Artikel Jurnal”, kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–11.00 WIB di Gedung Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) tersebut diikuti mahasiswa Tadris IPS semester 1 hingga semester 5.
Kegiatan menghadirkan Wisnu Hatami, M.Pd. sebagai pemateri. Workshop dirancang untuk membantu mahasiswa mengenali proses awal penelitian sekaligus memahami bagaimana fenomena sederhana di sekitar dapat dikembangkan menjadi gagasan ilmiah.
Dari Hal Sederhana Menjadi Ide Penelitian

Dalam pemaparannya, Wisnu Hatami mengajak mahasiswa untuk mulai membangun kebiasaan berpikir kritis terhadap berbagai hal yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu pemantik yang digunakan adalah cerita mengenai istilah “odading” yang dikaitkan dengan ungkapan “Oh, that thing?”. Contoh ringan tersebut digunakan untuk mengajak mahasiswa memahami bahwa sebuah cerita atau klaim tidak serta-merta dapat dianggap sebagai fakta.
Mahasiswa didorong untuk membedakan antara klaim, informasi, dan fakta, sekaligus memahami pentingnya memeriksa kebenaran suatu informasi melalui sumber yang dapat dipercaya.
Pendekatan tersebut membuat proses pengenalan penelitian terasa lebih dekat dengan kehidupan mahasiswa. Penelitian tidak selalu harus dimulai dari persoalan yang rumit, tetapi dapat berangkat dari rasa penasaran terhadap fenomena yang terjadi di sekitar.
Mengubah Rasa Penasaran Menjadi Pertanyaan Penelitian
Selain contoh tentang “odading”, peserta juga diajak membedah gagasan penelitian yang lebih ringan, salah satunya mengenai “kesabaran fans EMYU.”
Dari contoh tersebut, mahasiswa diperkenalkan pada perbedaan antara topik, fenomena, dan pertanyaan penelitian. Sebuah topik belum otomatis menjadi persoalan penelitian. Diperlukan proses berpikir untuk menemukan fenomena yang menarik, mengidentifikasi persoalan, kemudian merumuskannya menjadi pertanyaan yang dapat diteliti.
Tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kemampuan mahasiswa untuk melakukan brainstorming ide penelitian.
Dengan demikian, mahasiswa didorong untuk tidak menunggu munculnya ide yang dianggap “sempurna”, tetapi mulai mengamati, bertanya, mencari sumber, dan menuangkan gagasan dalam bentuk tulisan.
Mengenal Struktur Artikel melalui IMRaD

Workshop INSCITE juga memperkenalkan mahasiswa pada struktur dasar artikel penelitian melalui konsep IMRaD, yaitu Introduction, Methods, Results, and Discussion.
Melalui struktur tersebut, mahasiswa memperoleh gambaran mengenai keterhubungan antara latar belakang dan pertanyaan penelitian dengan metode yang digunakan, hasil yang diperoleh, serta pembahasan yang dibangun berdasarkan temuan penelitian.
Pemahaman tersebut menjadi langkah awal agar mahasiswa tidak hanya mampu menghasilkan tulisan, tetapi juga memahami alur berpikir ilmiah dalam sebuah artikel jurnal.
Kegiatan INSCITE pada akhirnya mendorong mahasiswa Tadris IPS untuk mulai membangun budaya akademik melalui tiga langkah sederhana: mengenal fenomena, memahami cara mengolahnya menjadi persoalan penelitian, dan mulai menuliskannya.
Bagi mahasiswa semester awal hingga semester menengah, pembekalan tersebut dapat menjadi fondasi untuk mempersiapkan berbagai tugas akademik sekaligus mengembangkan kemampuan penelitian yang akan dibutuhkan selama menjalani pendidikan di perguruan tinggi.
Kaitan dengan SDGs

Kegiatan ini relevan dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya melalui penguatan literasi akademik, keterampilan penelitian, kemampuan berpikir kritis, dan kemampuan menulis ilmiah mahasiswa. Pembekalan tersebut juga mendukung pengembangan kapasitas mahasiswa sebagai bagian dari sumber daya manusia yang mampu menghasilkan pengetahuan berbasis penelitian.


