Informasi Kegiatan
Home » Pos » Informasi » IAIN Syekh Nurjati Cirebon Siap Perangi Narkoba

IAIN Syekh Nurjati Cirebon Siap Perangi Narkoba

Panandatanganan dan Penyerahan berkas MoU antara IAIN Syekh Nurjati Cirebon dengan Pradita Madani Cempaka dan LK3

IAIN SNJ Cirebon menyatakan siap mendukung memerangi narkoba di Kota Cirebon. Terlebih wilayah III Cirebon menjadi daerah tertinggi  penyalahgunaan obat-obatan terlarang dan narkotika di Jawa Barat. Bahkan hampir 50 persen penghuni Lapas Kesambi, Kota Cirebon dan  Lapas Gintung, Kabupaten Cirebon diisi oleh para pengguna dan pengedar narkoba.

Penegasan itu disampaikan langsung oleh Pembina Yayasan Pradita Madani Cempaka, Agus Widarsa saat memberikan sambutan pada kegiatan Mahasiswa dan Gerakan Anti Napza yang diprakarsai oleh Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), Fakultas FUAD, IAIN SNJ Cirebon di ruang Auditorium Pasca Sarjana IAIN setempat, Rabu (09/10/2019). Acara gerakan anti napza itu dan didilanjutkan dengan Penandatangan MoU.

“Dari berbagai ilmu yang kami punya, dan berdasarkan hasil kami dilapangan, memang kita miris dengan mendengar wilayah tiga cirebon ini termasuk wilayah yang cukup tinggi terhadap penggunaan obatan obatan terlarang. Bahkan hampir 50% nya, Lapas Kesambi dan Lapas Gintung diisi oleh mereka yang bermasalah dengan Narkoba,” ucapnya dihadapan ratusan mahasiswa Jurusan PMI IAIN SNJ Cirebon.

Sambutan oleh Agus Widarsa Pembina Yayasan Pradita Madani Cempaka 

Melihat kondisi ini, Agus berharap agar pemerintah mulai memperhatikan dengan adanya satu rumah sakit khusus yang menangani pasien narkoba agar tidak jauh-jauh dikirim ke rumah sakit bandung. “Selain jauh, rumah sakit ini luar biasa antrinya, jadi ya harus punya rumah sakit sendiri,” katanya.

Sementara itu, kegiatan mahasiswa dan gerakan anti napza yang merupakan kerjasama Jurusan PMI IAIN SyekhNurjati Cirebon, Yayasan Prama dan LK3, mendatangkan narasumber berkompeten dan kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Dekan FUAD, IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr Hajam MAg.

Humas Kemenag “Level Up”: Sosialisasi KMA 1518/2025 Perkuat Keterbukaan Informasi Publik

Sementara itu, dalam sambutan pembukaan kegiatan ini, Dr Hajam MAg meminta agar pasca kegiatan seluruh mahasa PMI melek terhadap fenomena sosial di sekitar kita.

“Kegiatan ini sangat penting, apalagi informasi yang diterima bahwa Cirebon masuk kategori siaga 1 napza di Jawa Barat. Maka ini adalah wilayah kalian (mahasiswa), mari kita bantu Kementerian Sosial dan diharapkan dengan adanya MoU ini, bisa langsung ditindaklanjuti dengan tataran praktis,” ujar Dekan FUAD.

Foto bersama usai  kegiatan Mahasiswa dan Gerakan Anti Napza

Berita Populer

01

Pengumuman Pengajuan Usulan Keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) Tahun Akademik 2025/2026

02

Pengumuman Perpanjangan Pelaksanaan Herregistrasi Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026

03

Pengumuman Penetapan Keringan UKT Semester Genap 2025/2026

04

Pengumuman Pelaksanaan Herregistrasi Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026

05

Pengumuman Pendaftaraan Wisuda Sarjana, Magister, dan Doktor ke 4 Tahun 2026

Download PPID UINSSC Mobile App

Kalender

March 2026
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Archives

Pos Terbaru