UIN Siber Cirebon — Jurusan Tadris Matematika Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon melaksanakan kegiatan penyerahan alat peraga berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) kepada Cirebon Islamic School (CIS), Rabu (24/12/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi pembelajaran berbasis proyek pada mata kuliah Persamaan Diferensial.
Penyerahan alat peraga ini merupakan wujud konkret penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mendukung pembelajaran sains dan matematika yang kontekstual, kreatif, serta aplikatif. Cirebon Islamic School (CIS) sendiri dikenal sebagai sekolah yang menerapkan kurikulum Cambridge, memiliki program unggulan Qiroati dalam penguatan kemampuan baca Al-Qur’an, serta berhasil meraih Penghargaan Adiwiyata Nasional Tahun 2025 atas komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dan budaya sekolah berwawasan ekologis.
Alat peraga STEM yang diserahkan merupakan hasil karya mahasiswa Jurusan Tadris Matematika sebagai luaran proyek mata kuliah Persamaan Diferensial yang diampu oleh Dr. Indah Nursuprianah, M.Si. Adapun alat peraga tersebut meliputi kincir air dan energi listrik, kereta gantung, generator bohlam, kincir dinamo, pembangkit listrik tenaga surya, serta alat peraga perubahan energi listrik menjadi energi mekanik.
Penyerahan alat peraga diterima langsung oleh Kepala Sekolah SD CIS, Mr. Ali, yang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Jurusan Tadris Matematika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Menurutnya, kehadiran alat peraga tersebut sangat membantu dalam memperkaya media pembelajaran sains dan matematika di CIS, sekaligus menumbuhkan minat dan rasa ingin tahu peserta didik melalui pembelajaran berbasis eksperimen.
Sementara itu, Dr. Indah Nursuprianah, M.Si. dalam keterangannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk integrasi nyata antara teori dan praktik.
“Melalui proyek ini, mahasiswa tidak hanya memahami konsep Persamaan Diferensial secara matematis, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam bentuk alat peraga yang aplikatif dan bermanfaat bagi dunia pendidikan,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis proyek dan STEM menjadi strategi penting dalam menyiapkan mahasiswa sebagai calon guru matematika yang inovatif, kreatif, dan adaptif terhadap kebutuhan pembelajaran abad ke-21.
Ke depan, Jurusan Tadris Matematika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan Cirebon Islamic School (CIS) diharapkan dapat menjalin kerja sama resmi dalam berbagai bidang, di antaranya pengadaan dan pengembangan alat peraga matematika dan sains, kolaborasi pengembangan media pembelajaran STEM, serta program magang mahasiswa Tadris Matematika di CIS.
Melalui sinergi ini, diharapkan pembelajaran di sekolah menjadi semakin kontekstual dan menyenangkan, sekaligus memberikan pengalaman lapangan yang berharga bagi mahasiswa sebagai calon pendidik profesional yang siap berkontribusi nyata bagi dunia pendidikan.





