UIN Siber Cirebon (Ciwaringin) — Mahasiswa Program Studi Bimbingan Konseling Islam (BKI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) berupa praktik Bimbingan dan Konseling di Pondok Pesantren Kebon Jambu Al-Islamy, Babakan Ciwaringin, pada Selasa, 18/11/2025. Kegiatan ini menitikberatkan pada penguatan manajemen diri dan kesehatan mental santri, dua isu yang semakin krusial di tengah padatnya rutinitas pendidikan pesantren.
Pendekatan Konseling yang Menyentuh Kebutuhan Santri
Kegiatan PKM ini merupakan implementasi kurikulum mahasiswa BKI yang mengintegrasikan teori konseling dengan praktik lapangan. Melalui bimbingan klasikal, para santri mendapatkan pemahaman tentang cara menyusun prioritas, mengatur waktu, serta menyeimbangkan antara kegiatan akademik dan aktivitas pesantren. Sementara itu, melalui konseling kelompok, santri diberi ruang aman untuk berbagi pengalaman psikologis, mencurahkan tekanan sehari-hari, sekaligus mencari solusi bersama secara profesional dan Islami.
Pendekatan dua arah ini menghadirkan metode yang relevan dan mudah diterapkan dalam kehidupan keseharian santri, karena dipadukan dengan tradisi dan disiplin khas pesantren.
Apresiasi dari Narasumber dan Pihak Pondok
Dosen Pengampu Mata Kuliah Pendidikan Spiritual Islam, , yang hadir sebagai narasumber, menegaskan bahwa program ini merupakan keberlanjutan dari hubungan akademik yang telah terjalin lama antara kampus dan pesantren.
“Kunjungan kami ke Pondok Kebon Jambu ini bukan pertama kalinya. Kami sudah lama menjalin silaturahmi yang kuat. Pondok ini selalu menjadi mitra strategis bagi UIN Cirebon, terutama dalam konteks pendidikan spiritual dan konseling Islami,” ungkap Dr. Jaja.
Sementara itu, Kepala Pondok Kebon Jambu Al-Islamy, Ust. Muhammad Ridwan, memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi mahasiswa BKI dalam memberikan pendampingan psikologis yang sangat dibutuhkan para santri.
“Kegiatan ini sangat kami apresiasi karena memang santri dan santriwati sangat membutuhkan arahan terkait bagaimana cara manajemen diri antara sekolah formal dengan kegiatan di pondok. Keseimbangan ini krusial, dan para mahasiswa BKI UIN Cirebon telah membantu kami menjembatani kebutuhan tersebut,” ujarnya.
Dampak Langsung bagi Kesejahteraan Santri
Pelaksanaan PKM ini memberikan dampak nyata bagi kehidupan santri, khususnya dalam memahami konsep manajemen diri secara Islami. Para santri belajar mengelola stres, mengatur ritme kegiatan harian, serta menjaga keseimbangan antara aktivitas akademik, ritual, dan kebutuhan personal. Pendekatan konseling Islami yang diberikan mahasiswa BKI memperkuat pemahaman bahwa kesehatan mental bukan hanya aspek psikologis, melainkan bagian penting dari ibadah dan peningkatan kualitas diri.
Selain memberikan manfaat praktis bagi para santri, kegiatan ini juga memperkuat kemitraan strategis antara UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan Pondok Pesantren Kebon Jambu Al-Islamy. Kolaborasi ini menjadi model yang dapat direplikasi oleh lembaga pendidikan lain, sebagai upaya memperkuat kualitas layanan pendidikan dan pembinaan mental di lingkungan pesantren.





