UIN Siber Cirebon — Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia di Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon tidak hanya menjadi momentum refleksi pengabdian, tetapi juga ditandai dengan langkah inovatif kampus melalui peluncuran produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) “Cyber Water”, Sabtu (3/1/2026).
Peluncuran Cyber Water dilakukan langsung oleh Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag, usai pelaksanaan upacara HAB ke-80 di halaman Rektorat. Kehadiran produk ini menjadi simbol komitmen kampus dalam mengembangkan inovasi yang berdampak, sejalan dengan semangat Kemenag Berdampak yang diusung Kementerian Agama Republik Indonesia.
Cyber Water merupakan produk air minum dalam kemasan yang dikembangkan oleh UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon melalui kerja sama strategis dengan PT Al Ma’soem Muamalah Madani, perusahaan yang berpengalaman dalam pengolahan air minum dengan standar mutu dan keamanan tinggi. Kolaborasi ini memastikan bahwa Cyber Water diproduksi melalui proses filtrasi dan pengolahan modern yang memenuhi standar kualitas, kebersihan, serta keamanan untuk konsumsi sehari-hari.
Sumber air Cyber Water berasal dari Pegunungan Ciremai, kawasan pegunungan alami yang dikenal memiliki air dengan tingkat kemurnian dan kesegaran yang tinggi. Dengan memadukan sumber air alami dan teknologi pengolahan modern, Cyber Water dihadirkan sebagai produk yang tidak hanya menyegarkan, tetapi juga menyehatkan dan berkelanjutan.
Untuk menjangkau kebutuhan masyarakat yang beragam, Cyber Water tersedia dalam empat varian kemasan, yaitu Galon, Botol 600 ml, Botol 330 ml, dan Cup 210 ml. Ragam kemasan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan konsumsi harian, kegiatan institusi, hingga acara-acara formal dan keagamaan.
Dalam sambutannya, Prof. Aan Jaelani menyampaikan bahwa peluncuran Cyber Water merupakan bagian dari upaya UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mengembangkan unit-unit produktif kampus yang berorientasi pada kebermanfaatan. Menurutnya, kampus tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai institusi yang mampu menghadirkan inovasi nyata bagi masyarakat.
“Cyber Water bukan sekadar produk air minum, tetapi representasi nilai-nilai yang kami bangun di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yaitu kualitas, keberlanjutan, dan kebermanfaatan. Kami berharap produk ini dapat menjadi pilihan sehat sekaligus mendukung penguatan kemandirian institusi,” ungkap Prof. Aan.
Lebih dari sekadar air minum, Cyber Water dihadirkan sebagai pilihan cerdas bagi masyarakat modern yang peduli terhadap kesehatan, kualitas hidup, dan keberlanjutan lingkungan. Dengan mengedepankan kemurnian alam Pegunungan Ciremai, teknologi pengolahan modern, serta nilai kebermanfaatan sosial, Cyber Water diharapkan mampu menjadi bagian dari gaya hidup sehat masyarakat luas.
Peluncuran Cyber Water dalam rangkaian peringatan HAB ke-80 Kementerian Agama RI ini menegaskan bahwa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus berinovasi dan berkontribusi nyata, tidak hanya dalam bidang pendidikan dan keagamaan, tetapi juga dalam pengembangan produk unggulan yang berdampak langsung bagi masyarakat.






