UIN Siber Cirebon — Ma’had Al-Jami’ah Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon secara resmi membuka Program Ma’had Mukim Gelombang II Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan doa bersama malam Nisfu Sya’ban, pada Sabtu malam, 2 Februari 2026. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan, diikuti oleh ratusan mahasantri serta jajaran pimpinan universitas.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., beserta istri, Wakil Rektor I Dr. H. Ayus Ahmad Yusuf, M.Si., Wakil Rektor III Prof. Dr. Hajam, M.Ag., Mudir Ma’had Al-Jami’ah Dr. Muhsin Riyadi, M.A., jajaran pengelola Ma’had, para tutor, mudabbir dan mudabbirah, serta seluruh mahasantri peserta program.
Dalam sambutannya, Mudir Ma’had Al-Jami’ah, Dr. Muhsin Riyadi, M.A., menyampaikan bahwa Program Ma’had Mukim Gelombang II diikuti oleh mahasantri perpanjangan serta mahasantri penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang menjalani pembinaan intensif di lingkungan Ma’had.
“Ma’had dirancang sebagai ruang pembinaan yang membahagiakan, religius, dan kondusif untuk membentuk karakter mahasantri yang unggul, mandiri, dan berakhlak mulia,” ungkapnya.
Sementara itu, sambutan sekaligus pembukaan kegiatan disampaikan oleh Wakil Rektor III UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. Hajam, M.Ag. Ia menegaskan bahwa Ma’had memiliki peran strategis dalam membentuk kepribadian dan karakter mahasiswa.
“Ma’had bukan sekadar tempat tinggal, melainkan ruang pembelajaran kehidupan. Di sinilah mahasiswa ditempa kedisiplinannya, kebersamaannya, serta nilai-nilai spiritual dan sosialnya. Saya mengajak seluruh mahasantri untuk mengikuti seluruh program dengan sungguh-sungguh dan penuh kesadaran,” tegasnya.
Pada sesi pengarahan dan pembinaan, Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., menekankan pentingnya menata niat, menjaga keistiqamahan, dan membangun komitmen dalam menuntut ilmu. Menurutnya, keberhasilan proses pendidikan sangat ditentukan oleh keikhlasan dan kesungguhan.
“Tema kegiatan ini, Menata Niat, Menghadirkan Khidmat, Menebar Manfaat, dan Mewujudkan Maslahah, harus benar-benar diinternalisasi oleh seluruh mahasantri. Jadikan Ma’had sebagai sarana pembentukan keilmuan, spiritualitas, dan kematangan pribadi,” pesannya.
Kegiatan pembukaan Program Ma’had Mukim Gelombang II Tahun 2026 ini ditutup dengan doa bersama dalam rangka malam Nisfu Sya’ban. Momentum spiritual tersebut menjadi ikhtiar bersama agar seluruh civitas Ma’had Al-Jami’ah senantiasa diberikan keberkahan, kemudahan, serta kelancaran dalam menjalani proses pendidikan dan pembinaan.


