UIN Siber Cirebon – Mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA), UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, mengimplementasikan keilmuan bahasa dan sastra Arab melalui kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di Pondok Pesantren Darurrohmah, Cirebon, pada 7–28 September 2026. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa tidak hanya mendampingi kegiatan belajar mengajar (KBM), tetapi juga berkontribusi dalam penguatan kemampuan bahasa Arab santri serta pengembangan kreativitas seni melalui Darurrohmah Art Show (DAS) 2026.
Sebanyak 13 mahasiswa terlibat aktif dalam berbagai kegiatan pendidikan, kebahasaan, dan kepesantrenan. Didampingi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Leny Sri Wahyuni, M.Hum., serta berkolaborasi dengan pengasuh pondok, KH. Warso Winata, Lc., M.A., jajaran asatid dan asatidah, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk menerapkan pengetahuan akademik dalam lingkungan pesantren secara langsung.
Perkuat Kemampuan Bahasa Arab melalui Musabaqoh Lughawiyah
Salah satu kontribusi mahasiswa PPL diwujudkan melalui penyelenggaraan Musabaqoh Lughawiyah pada 11–12 September 2026. Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran sekaligus kompetisi bagi santri untuk mengasah kemampuan berbahasa Arab, meningkatkan keberanian, serta menumbuhkan kreativitas dalam menggunakan bahasa Arab.
Tidak berhenti pada perlombaan, mahasiswa juga menyusun lembar mufrodat atau kosakata dan muhadatsah atau percakapan bahasa Arab. Bahan pembelajaran tersebut kemudian diserahkan kepada pengurus pondok bagian bahasa agar dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembiasaan berbahasa Arab di lingkungan pesantren setelah masa PPL berakhir.
Pengumuman kejuaraan Musabaqoh Lughawiyah dilaksanakan pada 19 September 2026. Sebagai bentuk apresiasi, mahasiswa menyerahkan piagam penghargaan kepada kelompok yang memperoleh nilai tertinggi. Langkah ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat belajar dan mendorong santri untuk terus meningkatkan kemampuan berbahasa Arab.
Implementasikan Sastra Arab dalam Darurrohmah Art Show 2026
Selain bidang kebahasaan, mahasiswa turut berkontribusi dalam persiapan dan pelaksanaan Darurrohmah Art Show (DAS) 2026 pada Sabtu (26/9/2026). Keterlibatan tersebut menjadi ruang penerapan keilmuan sastra Arab melalui pengolahan bahasa, pengembangan naskah, serta perpaduan unsur seni dan estetika.
Mahasiswa membantu mengoreksi naskah Grand Opening yang memuat nilai-nilai metafora, menyusun ulang bait lagu yang merepresentasikan kehidupan santri, serta membantu mengembangkan koreografi agar tercipta keselarasan antara alunan musik dan gerakan. Mahasiswa juga mendampingi latihan para santri dan berkontribusi dalam penyebaran proposal sponsorship untuk mendukung penyelenggaraan acara.
Dalam rangkaian DAS 2026, mahasiswa PPL turut menampilkan nasyid bertajuk “العربية لغة القرآن X لغتي العربية – HIBBUN NABI”. Penampilan ini menjadi bentuk syiar bahasa Arab sekaligus ajakan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa Arab dan membiasakan penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui keterlibatan tersebut, mahasiswa menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa dan sastra Arab tidak terbatas pada teori di ruang kuliah. Keilmuan tersebut dapat diterapkan dalam kegiatan pendidikan, penulisan kreatif, seni pertunjukan, dan kehidupan sosial di lingkungan pesantren.
PPL Menjadi Ruang Belajar dan Kolaborasi
Pada kegiatan penutupan PPL, Dr. Leny Sri Wahyuni, M.Hum., menyampaikan terima kasih kepada pihak Pondok Pesantren Darurrohmah yang telah menerima, mendampingi, dan membimbing mahasiswa selama pelaksanaan kegiatan.

“Terima kasih kepada pihak pondok yang telah menerima dan membimbing mahasiswa PPL selama tiga pekan. Semoga dengan hadirnya mahasiswa PPL dapat menjadi bahan pembelajaran dan memberikan dampak yang baik, baik bagi pondok maupun bagi pribadi mahasiswa PPL,” ungkapnya.
Apresiasi juga disampaikan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Darurrohmah, KH. Warso Winata, Lc., M.A. Ia menilai keterlibatan mahasiswa dalam pendampingan KBM, persiapan DAS 2026, latihan santri, hingga penampilan nasyid menjadi bagian dari kontribusi positif selama kegiatan berlangsung.
“Jadikan kegiatan ini menjadi ladang belajar teman-teman mahasiswa. Belajar bagaimana memupuk nilai-nilai kepemimpinan, belajar bagaimana kehidupan bersosial yang mana kita hidup di pondok, belajar bagaimana cara untuk bekerja sama, dan belajar dari kesulitan,” pesannya.
Penutupan kegiatan juga ditandai dengan penyerahan cenderamata kepada pihak pondok serta lembar mufrodat dan muhadatsah kepada pengurus bagian bahasa. Penyerahan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus upaya memastikan hasil kegiatan PPL dapat terus dimanfaatkan oleh pihak pesantren.
Melalui PPL ini, mahasiswa BSA UIN Siber Cirebon memperoleh pengalaman dalam mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja sama, kepemimpinan, dan pemecahan masalah. Di sisi lain, kehadiran mahasiswa diharapkan turut mendukung penguatan pembelajaran bahasa Arab, kegiatan seni, dan kehidupan kepesantrenan.
Kegiatan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya melalui penguatan kompetensi, pengalaman belajar kontekstual, serta kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan pesantren.


