UIN Siber Cirebon – Mahasiswa Program Studi Hukum Tatanegara Islam (HTNI), Fakultas Syariah, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 1 Lomba Debat Hukum Mahasiswa Tingkat Se-Cirebon Raya dalam ajang Maction Summit 2026, Jumat (16/10/2026). Prestasi ini menjadi bukti kemampuan mahasiswa dalam mengasah nalar kritis, membangun argumentasi hukum, dan menyampaikan gagasan secara terstruktur.
Tim pemenang terdiri atas Hazar Adni Abdillah, mahasiswa HTNI semester III, bersama dua rekannya, Diki dan Nidzom. Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa mampu mengembangkan pengetahuan hukum sekaligus menguji kemampuan analisis dan komunikasi melalui kompetisi akademik.
Maction Summit 2026 diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah (HIMAHES), Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, pada 13–17 Oktober 2026. Kegiatan ini menghadirkan berbagai kompetisi bagi mahasiswa dan pelajar, termasuk debat hukum yang diikuti peserta dari perguruan tinggi di wilayah Cirebon Raya.
Dosen Pembimbing: Prestasi Lahir dari Proses dan Kerja Sama
Dosen pembimbing tim debat, Dr. Caswito, M.H., mengapresiasi keberhasilan mahasiswa tersebut. Menurutnya, kemenangan dalam kompetisi debat tidak hanya ditentukan oleh penguasaan materi, tetapi juga oleh persiapan, kerja sama, dan kemampuan memahami persoalan hukum dari berbagai sudut pandang.
“Prestasi ini bukan hanya tentang memenangkan perlombaan, tetapi juga tentang proses belajar untuk berpikir kritis, memahami persoalan hukum dari berbagai perspektif, serta menyampaikan argumentasi secara logis dan bertanggung jawab. Saya berharap capaian ini menjadi motivasi bagi Hazar, Diki, dan Nidzom untuk terus meningkatkan kapasitas keilmuan dan berani mengikuti kompetisi pada tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.
HTNI Dorong Mahasiswa Berani Berkompetisi
Ketua Program Studi Hukum Tatanegara Islam, Dr. Mohamad Rana, M.H., turut menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Ia menilai kompetisi debat menjadi sarana penting untuk memperkuat kemampuan akademik mahasiswa hukum, terutama dalam menganalisis persoalan dan mempertahankan pendapat berdasarkan argumentasi yang logis.
“Prestasi ini patut diapresiasi karena debat hukum menuntut penguasaan teori, ketajaman analisis, dan kemampuan menyampaikan pendapat secara sistematis. Kami berharap keberhasilan ini memotivasi mahasiswa HTNI lainnya untuk terus belajar, mengembangkan potensi, dan berani menunjukkan kemampuan di berbagai ajang kompetisi,” ungkapnya.
Fakultas Syariah Perkuat Budaya Akademik Berprestasi
Dekan Fakultas Syariah, Dr. H. Edy Setyawan, Lc., M.A., menegaskan bahwa prestasi mahasiswa merupakan bagian penting dari upaya membangun budaya akademik yang aktif dan kompetitif.
“Keberhasilan ini menjadi kebanggaan bagi Fakultas Syariah. Pengalaman berkompetisi melengkapi pembelajaran di kelas karena mahasiswa belajar berpikir kritis, membangun kepercayaan diri, dan bekerja sama. Kami berharap ilmu hukum yang dipelajari tidak hanya menjadi pengetahuan akademik, tetapi juga bekal untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” tegasnya.
Lomba debat hukum memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan berpikir cepat, menyusun argumentasi berdasarkan landasan hukum yang relevan, serta menghargai perbedaan pandangan. Keterampilan tersebut penting bagi calon sarjana hukum dalam menghadapi persoalan hukum dan dinamika kehidupan masyarakat.
Prestasi Hazar Adni Abdillah, Diki, dan Nidzom diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa UIN Siber Cirebon lainnya untuk terus mengembangkan kompetensi, memperluas pengalaman, dan berani berkompetisi di tingkat regional maupun nasional.
Selamat atas raihan Juara 1 Debat Hukum Se-Cirebon Raya. Semoga prestasi ini menjadi langkah awal menuju pencapaian yang lebih tinggi serta memperkuat kontribusi mahasiswa UIN Siber Cirebon bagi kemajuan ilmu hukum dan masyarakat.




