UIN Siber Cirebon (Yogyakarta) – Berawal dari tamu undangan, berbuah prestasi di panggung nasional. Itulah perjalanan Syahdan Noer Saputra, mahasiswa semester VII Jurusan Hukum Tatanegara, Fakultas Syariah, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang berhasil meraih gelar 1st Runner Up Duta Batik Indonesia 2026. Prestasi ini menjadi kebanggaan sekaligus bukti semangat generasi muda dalam melestarikan warisan budaya bangsa.
Ajang Duta Batik Indonesia 2026 diselenggarakan pada 10–14 Oktober 2026 di Hotel Merapi Merbabu, Yogyakarta. Sebelumnya, Syahdan dinobatkan sebagai Winner Duta Batik DKI Jakarta 2026, sehingga berhak mewakili DKI Jakarta pada tingkat nasional sekaligus membawa nama UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Lahir di Jakarta pada 1 Februari 2005, Syahdan merupakan putra dari Mursidah dan Nurjaya. Ketertarikannya terhadap batik tumbuh dari keinginan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat, terutama generasi muda, agar warisan leluhur semakin dikenal di dalam dan luar negeri.
Berawal dari Mimpi pada 2024
Perjalanan Syahdan dimulai pada 2024 ketika menghadiri Pemilihan Duta Batik DKI Jakarta sebagai tamu undangan. Melihat para finalis tampil anggun dalam balutan batik, ia mulai menyimpan mimpi untuk berdiri di panggung yang sama.
Kesempatan itu belum datang pada 2025 karena ia terlambat memperoleh informasi pendaftaran. Namun, pengalaman tersebut justru memperkuat tekadnya untuk mencoba kembali pada 2026. Pada Agustus 2026, Syahdan akhirnya mendaftarkan diri dan berhasil meraih gelar juara tingkat DKI Jakarta.
Dukungan kampus turut menguatkan langkahnya. Ia berkonsultasi dengan Dekan Fakultas Syariah, Dr. H. Edy Setyawan, M.Ag., serta memperoleh dukungan dari Uun Sunimah, S.E., Kasubbag Umum Fakultas Syariah, Ketua Jurusan Hukum Tatanegara, dosen, dan tenaga kependidikan.
Melawan Keraguan, Mengukir Prestasi
Persiapan menuju tingkat nasional bukan tanpa tantangan. Jadwal karantina beririsan dengan kesibukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan magang PPL. Kelelahan sempat membuat Syahdan kehilangan kepercayaan diri.
Di tengah keraguan menjelang grand final, Uun Sunimah mengingatkannya untuk terus berikhtiar dan berdoa. Pesan itu menjadi penguat hingga Syahdan berhasil melewati babak Top 10, Top 5, dan Top 3 sebelum akhirnya meraih posisi 1st Runner Up Duta Batik Indonesia 2026.
Syahdan menyampaikan terima kasih kepada kedua orang tuanya, Rektor UIN Siber Cirebon Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., Wakil Rektor III Prof. Dr. H. Hajam, M.Ag., pimpinan Fakultas Syariah, tim keuangan rektorat dan fakultas, pendamping, serta seluruh pihak yang mendukung perjuangannya.
Bagi Syahdan, prestasi ini bukan sekadar gelar, melainkan amanah untuk ikut menjaga dan memperkenalkan batik Indonesia. Dari seorang tamu undangan menjadi penggerak pelestarian budaya, perjalanannya mengirimkan pesan bahwa mimpi dapat tumbuh menjadi prestasi ketika disertai keberanian, ketekunan, dukungan, dan doa.





