UIN Siber Cirebon – Mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon turut mendukung pengembangan potensi akademik dan nonakademik peserta didik melalui kegiatan pidato tiga bahasa dan pentas seni di MTs Negeri 4 Cirebon pada Jumat, 16 Oktober 2026. Kegiatan yang melibatkan peserta didik kelas 8H ini menjadi ruang bagi siswa untuk mengasah kemampuan berbahasa, meningkatkan kepercayaan diri, serta mengekspresikan kreativitas melalui seni.
Kegiatan tersebut diikuti oleh peserta didik, guru, mahasiswa PLP, dan pihak madrasah. Wali kelas 8H, Nunung Nurhayati, S.Pd., turut mendampingi siswa selama kegiatan berlangsung. Hadir pula Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dra. Hj. Nurul Azmi, serta Kepala MTs Negeri 4 Cirebon, Ubaidillah, S.Ag., M.Pd.I.
Tiga Bahasa, Satu Panggung untuk Mengembangkan Potensi
Dalam sesi pidato, tiga peserta didik tampil menggunakan bahasa yang berbeda. Nadia Aqila menyampaikan pidato dalam Bahasa Indonesia, Ghaisa Zhafira Ghaisani tampil dengan Bahasa Inggris, sedangkan Rizky Hafidz Adi Putra membawakan pidato dalam Bahasa Arab.
Penampilan tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk mempraktikkan keterampilan berbicara di depan umum sekaligus menunjukkan kemampuan berbahasa yang telah dipelajari. Melalui pengalaman tampil secara langsung, siswa dilatih untuk menyampaikan gagasan dengan jelas, menguasai materi, memperhatikan pelafalan, serta membangun kepercayaan diri di hadapan audiens.
Wali kelas 8H, Nunung Nurhayati, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan berbahasa sekaligus melatih keberanian. Penampilan seni juga menjadi wadah bagi peserta didik untuk menunjukkan bakat dan kreativitas mereka.
Mahasiswa PLP Berperan sebagai Juri dan Pendamping Pembelajaran
Kegiatan pidato tiga bahasa turut melibatkan mahasiswa PLP UIN Siber Cirebon sebagai juri sesuai bidang keahlian masing-masing. Firda Sari bertugas menilai pidato Bahasa Indonesia, Salsabilla menilai pidato Bahasa Inggris, dan Wahid Asy’ary dari program studi Pendidikan Agama Islam (PAI) menilai pidato Bahasa Arab.

Proses penilaian mencakup penguasaan materi, pelafalan, kelancaran berbicara, ekspresi, serta kepercayaan diri peserta. Aspek-aspek tersebut menjadi bagian penting dalam mengembangkan keterampilan komunikasi siswa secara menyeluruh.
Bagi mahasiswa PLP, keterlibatan sebagai juri menjadi kesempatan untuk menerapkan pengetahuan dan kompetensi yang diperoleh selama perkuliahan dalam lingkungan pendidikan secara langsung. Peran ini sekaligus memperkuat pengalaman mahasiswa dalam mendukung proses pembelajaran dan pengembangan potensi peserta didik di madrasah.
Dra. Hj. Nurul Azmi selaku DPL menilai kegiatan semacam ini sebagai sarana positif untuk mengembangkan kemampuan akademik dan nonakademik siswa. Keterlibatan mahasiswa PLP juga memberikan pengalaman praktik yang mendukung pelaksanaan kegiatan pendidikan di sekolah.
Pentas Seni Dance Perkuat Kreativitas dan Ekspresi Siswa

Selain pidato tiga bahasa, kegiatan dimeriahkan dengan penampilan seni dance. Pertunjukan ini memberikan ruang bagi peserta didik untuk menampilkan bakat, kreativitas, dan kemampuan berekspresi melalui seni.
Perpaduan kegiatan bahasa dan seni menunjukkan bahwa pengembangan potensi siswa tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga mencakup keberanian tampil, kreativitas, disiplin, dan kemampuan bekerja sama. Kepala MTs Negeri 4 Cirebon, Ubaidillah, S.Ag., M.Pd.I., turut mendukung kegiatan yang memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi dan meningkatkan prestasi.
Dukung Pendidikan Berkualitas melalui Pengembangan Potensi Siswa

Kegiatan pidato tiga bahasa dan pentas seni ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4, yaitu Pendidikan Berkualitas. Pemberian ruang bagi siswa untuk berlatih berkomunikasi, mengembangkan keterampilan bahasa, dan mengekspresikan kreativitas merupakan bagian dari upaya menciptakan pengalaman belajar yang mendukung perkembangan peserta didik secara menyeluruh.
Melalui pendampingan mahasiswa PLP UIN Siber Cirebon dan dukungan pihak madrasah, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong siswa semakin berani menyampaikan gagasan, mengembangkan kemampuan berbahasa, serta mengenali potensi diri. Kolaborasi antara mahasiswa, guru, dosen pembimbing, dan madrasah juga menjadi wujud dukungan terhadap lingkungan pendidikan yang aktif, kreatif, dan berorientasi pada pengembangan karakter.
Pengalaman tampil di depan umum diharapkan menjadi bekal bagi siswa untuk terus belajar, berani mencoba hal baru, dan mengembangkan kemampuan akademik maupun nonakademik di masa mendatang.


