Cirebon, UIN Siber Cirebon – Mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon turut berkontribusi dalam pengembangan keterampilan komunikasi peserta didik melalui keterlibatan sebagai juri lomba pidato Bahasa Indonesia di MTs Salafiyyah Bode, Senin (5/10/2026). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) ini mengusung tema “Saya Bangga Menjadi Anak Madrasah” dan diikuti 15 peserta dari kelas VII, VIII, dan IX.
Lomba yang berlangsung secara luring di lapangan MTs Salafiyyah Bode tersebut menjadi wadah bagi siswa untuk menyampaikan gagasan, melatih keberanian berbicara di depan umum, serta menumbuhkan rasa percaya diri. Keterlibatan mahasiswa PLP sebagai juri sekaligus menjadi bagian dari pengalaman praktik kependidikan dalam mendukung kegiatan pembelajaran dan pengembangan potensi siswa di lingkungan madrasah.
OSIS Jadi Penggerak Kegiatan Kesiswaan
Lomba pidato Bahasa Indonesia menjadi salah satu bentuk kegiatan kesiswaan yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan kemampuan berbicara dan menyampaikan pendapat secara terstruktur. Melalui kegiatan ini, peserta didik tidak hanya mempersiapkan materi pidato, tetapi juga belajar mengomunikasikan gagasan di hadapan juri, guru, dan teman-teman sekolah.
Pembina OSIS MTs Salafiyyah Bode, Gita Pramita Rahayu, S.Pd., mendukung penyelenggaraan lomba tersebut sebagai sarana bagi siswa untuk mengembangkan potensi diri. Kegiatan ini memberikan ruang bagi peserta didik untuk melatih keberanian tampil di depan umum, meningkatkan kepercayaan diri, serta membiasakan diri menyampaikan gagasan dengan baik.
Sebanyak 15 peserta yang mewakili kelas masing-masing mengikuti perlombaan dengan membawakan materi pidato sesuai tema. Mereka berkesempatan menunjukkan kemampuan dalam menyusun dan menyampaikan gagasan, menggunakan bahasa Indonesia secara baik, serta menjaga kesiapan ketika tampil di hadapan audiens.
Mahasiswa PLP UIN Siber Cirebon Berkontribusi sebagai Juri

Keterlibatan mahasiswa PLP FITK UIN Siber Cirebon, Fathurroji, sebagai juri menjadi bentuk partisipasi mahasiswa dalam mendukung kegiatan pendidikan di sekolah. Dalam pelaksanaan lomba, mahasiswa turut mengamati dan menilai penampilan peserta berdasarkan kriteria yang digunakan dalam perlombaan.
Pengalaman tersebut memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenali kemampuan komunikasi peserta didik secara langsung. Dalam lomba pidato, sejumlah aspek yang dapat menjadi perhatian penilaian meliputi penguasaan materi, kejelasan penyampaian, intonasi, ekspresi, dan kepercayaan diri, sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan panitia.
Peran sebagai juri juga menuntut mahasiswa untuk bersikap cermat dan objektif dalam memperhatikan penampilan setiap peserta. Pengalaman ini memperluas pemahaman mahasiswa bahwa tugas calon pendidik tidak hanya berkaitan dengan penyampaian materi di kelas, tetapi juga mencakup evaluasi pembelajaran dan dukungan terhadap kegiatan yang membantu siswa mengembangkan potensinya.
Lomba Pidato Mengasah Keberanian dan Keterampilan Komunikasi

Melalui tema “Saya Bangga Menjadi Anak Madrasah”, peserta didik memperoleh kesempatan untuk mengungkapkan pandangan dan pengalaman mereka sebagai bagian dari lingkungan pendidikan madrasah. Tema tersebut juga menjadi ruang untuk menumbuhkan kebanggaan terhadap identitas sebagai pelajar madrasah melalui penyampaian gagasan yang positif.
Berbicara di hadapan audiens memberikan pengalaman langsung bagi siswa untuk melatih kesiapan mental, mengelola rasa gugup, serta menyampaikan pesan secara runtut. Selain itu, perlombaan menjadi kesempatan bagi peserta untuk belajar menghargai proses, menerima hasil penilaian, dan menjadikan pengalaman tampil sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kemampuan pada kesempatan berikutnya.
Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam mendukung kesempatan belajar yang mendorong pengembangan keterampilan, kepercayaan diri, dan potensi peserta didik. Pengalaman mahasiswa PLP sebagai juri juga memperkuat keterhubungan antara praktik kependidikan di perguruan tinggi dan kegiatan pengembangan siswa di madrasah.
Melalui kolaborasi antara OSIS, guru, dan mahasiswa PLP, lomba pidato Bahasa Indonesia di MTs Salafiyyah Bode menjadi salah satu ruang belajar di luar kelas yang mendukung pengembangan kemampuan komunikasi siswa sekaligus memberikan pengalaman praktis bagi calon pendidik UIN Siber Cirebon.


