UIN Siber Cirebon (Kuningan) – Mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon turut berkontribusi dalam mendukung pembentukan karakter dan kepemimpinan siswa melalui Perkemahan Tamu Tegak Calon Tegak (TTCT) MA Salafiyah Kota Cirebon Tahun Ajaran 2026–2027. Kegiatan yang berlangsung pada 2–4 Oktober 2026 di Bumi Perkemahan Palutungan, Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, ini mengusung tema “Langkah Nyata Penegak Muda”.
Kegiatan tahunan tersebut menjadi sarana bagi siswa untuk mengenal lingkungan madrasah, memperkuat nilai-nilai kepramukaan, serta mengembangkan kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, dan kemampuan bekerja sama. Keterlibatan mahasiswa PLP UIN Siber Cirebon menjadi bagian dari pengalaman praktik lapangan dalam mendukung kegiatan pendidikan yang berorientasi pada pengembangan karakter peserta didik.
Mahasiswa PLP yang terlibat berasal dari berbagai program studi, yakni Tadris Bahasa Inggris, Tadris Biologi, Manajemen Pendidikan Islam, Tadris Bahasa Indonesia, dan Tadris Bahasa Arab. Mereka berpartisipasi bersama pihak madrasah, pembina pramuka, dewan ambalan, dan panitia dalam mendukung pelaksanaan kegiatan perkemahan.
Perkuat Karakter dan Kepemimpinan melalui Pengalaman Kepramukaan
Perkemahan TTCT diikuti terutama oleh siswa kelas X yang berstatus Tamu Tegak dan Calon Tegak, serta siswa kelas XI dan XII yang belum pernah mengikuti kegiatan serupa. Melalui perkemahan ini, peserta memperoleh kesempatan untuk beradaptasi dengan lingkungan madrasah, mengenal teman baru, dan membangun kekompakan dalam kelompok.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi dan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan berbagai aktivitas kepramukaan, seperti penyampaian materi, permainan, latihan keterampilan, kerja sama kelompok, jejak malam, api unggun, dan hiking. Setiap aktivitas memberikan pengalaman yang mendorong peserta untuk berani mengambil peran, menyelesaikan tantangan, serta menjalankan tanggung jawab bersama.
Tema “Langkah Nyata Penegak Muda” menekankan bahwa nilai-nilai kepramukaan tidak cukup dipahami secara teori, tetapi perlu diwujudkan dalam tindakan sehari-hari. Kedisiplinan, kepedulian, kemandirian, dan kemampuan bekerja sama menjadi bekal penting bagi siswa untuk berkembang sebagai generasi muda yang mampu memberikan kontribusi positif di lingkungan sekitarnya.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa PLP UIN Siber Cirebon turut menjadi bagian dari proses pembelajaran di luar kelas yang mempertemukan peserta didik dengan pengalaman nyata. Keterlibatan ini memperkuat peran mahasiswa dalam mendukung kegiatan pendidikan sekaligus mengembangkan pengalaman profesional di lingkungan madrasah.
Dorong Pendidikan Karakter yang Selaras dengan SDGs 4
Pembentukan karakter melalui kegiatan kepramukaan sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam mendukung pengembangan keterampilan, nilai-nilai positif, dan pembelajaran sepanjang hayat.
Perkemahan TTCT memberikan ruang bagi peserta untuk belajar melalui pengalaman langsung. Ketika mengikuti permainan kelompok, hiking, dan berbagai tantangan, siswa berlatih berkomunikasi, mengelola diri, mematuhi kesepakatan, serta bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.
Pengalaman tersebut melengkapi pembelajaran akademik dengan pengembangan kemampuan sosial dan karakter. Siswa tidak hanya belajar memahami aturan, tetapi juga berlatih menerapkannya dalam situasi yang membutuhkan kedisiplinan, keberanian, dan tanggung jawab.
Bagi mahasiswa PLP UIN Siber Cirebon, keterlibatan dalam kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembelajaran kontekstual. Mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengenali dinamika peserta didik dan mendukung kegiatan pendidikan yang mengembangkan potensi siswa secara menyeluruh.
Dengan demikian, perkemahan menjadi salah satu ruang pembelajaran yang mempertemukan pendidikan karakter, pengembangan keterampilan, dan pengalaman sosial dalam suasana yang aktif serta kolaboratif.
Tumbuhkan Tanggung Jawab dan Kepedulian terhadap Sesama

Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme dalam mengikuti rangkaian aktivitas. Perkemahan juga memperlihatkan perkembangan positif pada aspek kekompakan, keberanian, kemandirian, dan tanggung jawab, meskipun kedisiplinan waktu dan kerja sama masih menjadi hal yang perlu terus diperkuat.
Pembina Ekstrakurikuler Pramuka Putri MA Salafiyah, Novi Wulan Suci, S.Pd., berpesan agar peserta tidak menjadikan perkemahan sekadar kegiatan yang selesai ketika acara berakhir. Ia mengajak peserta menjadikan pengalaman selama perkemahan sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari, dengan tetap menjaga semangat, kedisiplinan, kekompakan, dan rasa tanggung jawab.
Pesan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan kegiatan tidak hanya diukur dari terlaksananya seluruh agenda, tetapi juga dari nilai-nilai yang dapat dibawa pulang dan diterapkan oleh peserta. Kebiasaan saling membantu, menjaga kekompakan, dan menyelesaikan tanggung jawab diharapkan terus tumbuh setelah perkemahan berakhir.
Nilai tersebut juga berkaitan dengan SDGs 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, terutama dalam pengembangan sikap bertanggung jawab, penghargaan terhadap sesama, dan kemampuan berpartisipasi secara positif dalam kelompok. Melalui kegiatan bersama, siswa belajar membangun hubungan yang saling mendukung serta menyelesaikan tantangan dengan mengutamakan kerja sama.
Sinergi UIN Siber Cirebon dan Madrasah dalam Pengembangan Potensi Siswa

Keterlibatan mahasiswa PLP UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam Perkemahan TTCT mencerminkan kontribusi perguruan tinggi melalui pengalaman praktik lapangan mahasiswa di lingkungan pendidikan. Partisipasi lintas program studi memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal kegiatan madrasah secara lebih luas dan mendukung pengembangan karakter peserta didik melalui aktivitas di luar kelas.
Mahasiswa yang terlibat terdiri atas Aisha Hanifia Baafdal, Ummi Kulsum, dan Valin Nuraulia Diani dari Program Studi Tadris Bahasa Inggris; Aisyah Isnaeni, Dede Annisa, Mao Fidhotul Khasanah, dan Nadhilah Nur Aini dari Program Studi Tadris Biologi; Dwi Triana Wulan dari Program Studi Manajemen Pendidikan Islam; Inggit Siti Fatimatuz Zahra dari Program Studi Tadris Bahasa Indonesia; serta Siti Maesaroh dari Program Studi Tadris Bahasa Arab. Kegiatan ini berlangsung di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. H. Agung, M.Ag., bersama dukungan pihak madrasah.
Kepala MA Salafiyah Kota Cirebon, Nursiti Juwita Kusumah, S.Pd., bersama pembina pramuka Endang Supriyadi dan Novi Wulan Suci, S.Pd., turut menjadi bagian dari unsur madrasah yang mendukung pelaksanaan kegiatan.
Melalui kolaborasi ini, mahasiswa PLP UIN Siber Cirebon turut mengambil bagian dalam mendukung proses pendidikan yang menekankan pengembangan pengetahuan, keterampilan, dan karakter. Pengalaman perkemahan diharapkan menjadi bekal bagi peserta untuk tumbuh sebagai penegak muda yang mandiri, disiplin, peduli, dan bertanggung jawab, sekaligus memperkaya pengalaman mahasiswa dalam memahami praktik pendidikan secara langsung.


