UIN Siber Cirebon (Kuningan) – Mahasiswa Praktik Lapangan Persekolahan (PLP) Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC) turut mendampingi kegiatan perkemahan siswa MTs Al-Hidayah Guppi Kota Cirebon di Bumi Pelangi, Jalaksana, Kabupaten Kuningan, pada 22–24 September 2026. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran di luar kelas untuk menumbuhkan kemandirian, kedisiplinan, kerja sama, dan kepedulian lingkungan sekaligus memperkuat pengalaman mahasiswa dalam mendampingi peserta didik.
Perkemahan yang diikuti siswa dan para pendamping tersebut menghadirkan berbagai aktivitas edukatif, keagamaan, dan rekreatif. Melalui pengalaman langsung di alam terbuka, peserta didik memperoleh kesempatan untuk belajar bekerja sama, menghadapi tantangan, serta mengembangkan potensi diri dalam suasana yang berbeda dari pembelajaran sehari-hari di kelas.
Jelajah Alam dan Tantangan Kelompok Asah Kemandirian Siswa

Pada hari pertama, peserta mengikuti persiapan perkemahan, mendirikan tenda, serta kegiatan pembukaan dan keagamaan. Rangkaian kegiatan berlanjut pada hari kedua dengan senam pagi, jelajah ant pos, dan berbagai perlombaan yang mengutamakan kekompakan serta kerja sama kelompok.
Aktivitas tersebut memberikan ruang bagi siswa untuk belajar membagi tugas, berkomunikasi, dan menyelesaikan tantangan bersama. Selain melatih kedisiplinan dan tanggung jawab, kegiatan ini juga mendorong keberanian serta rasa percaya diri siswa dalam berinteraksi dengan teman dan pendamping.
Pada malam puncak, siswa menampilkan kreativitas melalui pentas seni dan mengikuti kegiatan api unggun. Momen tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan, membangun kebersamaan, serta mempererat hubungan antarsiswa dan pendamping.
Kepala MTs Al-Hidayah Guppi, Drs. Khulwani, menyampaikan bahwa kegiatan perkemahan diharapkan memberikan pengalaman positif bagi siswa, tidak hanya dalam pembelajaran, tetapi juga dalam membangun karakter dan kebersamaan.
Operasi Semut Tanamkan Kepedulian terhadap Lingkungan

Menjelang berakhirnya kegiatan, peserta melakukan pembongkaran tenda dan operasi semut sebagai bentuk pembiasaan menjaga kebersihan lingkungan. Melalui kegiatan ini, siswa diajak bertanggung jawab terhadap area yang telah digunakan serta memahami pentingnya menjaga lingkungan setelah melakukan aktivitas bersama.
Pembiasaan tersebut menegaskan bahwa pendidikan karakter dapat dikembangkan melalui tindakan sederhana. Menjaga kebersihan, merapikan perlengkapan, dan bekerja sama menyelesaikan tugas merupakan bentuk tanggung jawab yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini juga memperkenalkan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari perilaku positif yang perlu dibangun sejak usia sekolah.
Mahasiswa PLP UIN Siber Cirebon Perkuat Pengalaman sebagai Calon Pendidik

Sebanyak sepuluh mahasiswa PLP UIN Siber Cirebon dari berbagai program studi turut mendampingi kegiatan perkemahan. Mereka terdiri atas Alfiyah Nasywaa Auliya, Antiti Armilah, Gita Muti’ah Maharani, Intan Salsabila, Keisa Sarah Meileva, Marwa Aulianissa, Nisa Najmiaturrohmah, Nur April Adilah, Sabrina Aminah Shofwah, dan Shafira Sucilianti. Kegiatan ini juga berada dalam pendampingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Nelly Husni Laely, M.Pd.
Keterlibatan mahasiswa menjadi kesempatan untuk memahami karakter dan dinamika peserta didik di luar lingkungan kelas. Pengalaman mendampingi aktivitas kelompok, kegiatan keagamaan, hingga pembiasaan kebersihan dapat memperkaya pemahaman mahasiswa mengenai peran pendidik dalam mendukung perkembangan siswa secara menyeluruh.
Perkemahan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 4, yaitu Pendidikan Berkualitas, melalui pembelajaran kontekstual dan penguatan karakter. Kegiatan operasi semut juga berkaitan dengan SDG 12, yaitu Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, khususnya dalam membangun kebiasaan menjaga kebersihan dan menggunakan lingkungan secara bertanggung jawab.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa PLP UIN Siber Cirebon dan MTs Al-Hidayah Guppi turut mendukung pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga membangun kemandirian, kebersamaan, dan kepedulian lingkungan sebagai bekal bagi generasi muda.


