UIN Siber Cirebon – Mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon turut mendampingi kegiatan pengumpulan minyak jelantah di MTsN 5 Cirebon, Sabtu (10/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di lapangan madrasah pukul 07.00–07.40 WIB ini menjadi upaya menanamkan kepedulian lingkungan kepada peserta didik melalui pengelolaan limbah rumah tangga secara bertanggung jawab.
Sebelum kegiatan berlangsung, siswa telah diimbau untuk membawa minyak jelantah dari rumah masing-masing. Pada pelaksanaannya, siswa berkumpul di lapangan madrasah dan menyerahkan minyak yang telah dikumpulkan. Proses tersebut dikoordinasikan oleh wali kelas masing-masing dengan dukungan mahasiswa PLP UIN Siber Cirebon.
Dari kegiatan tersebut, terkumpul kurang lebih empat dirigen minyak jelantah yang selanjutnya direncanakan untuk disalurkan kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) agar dapat diolah dan dimanfaatkan kembali.
Mahasiswa PLP UIN Siber Cirebon Dukung Program Peduli Lingkungan
Keterlibatan mahasiswa PLP UIN Siber Cirebon dalam kegiatan ini menjadi bagian dari pengalaman praktik kependidikan di sekolah mitra. Mahasiswa tidak hanya mengenal proses pembelajaran di kelas, tetapi juga berpartisipasi dalam kegiatan madrasah yang mendukung pembentukan karakter dan kebiasaan positif peserta didik.
Melalui kegiatan pengumpulan minyak jelantah, siswa diajak memahami bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari tindakan sederhana di rumah. Minyak sisa penggunaan rumah tangga perlu dikelola dengan tepat dan tidak dibuang sembarangan, terutama ke saluran air, karena dapat menimbulkan pencemaran.
Kegiatan ini juga memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara pihak madrasah, wali kelas, mahasiswa PLP, dan peserta didik dalam menjalankan program yang memberikan manfaat bagi lingkungan.
Minyak Jelantah Dikumpulkan untuk Diolah Kembali
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan MTsN 5 Cirebon, Indah Nur Jannah, S.Pd.I., menjelaskan bahwa minyak jelantah yang terkumpul akan disalurkan kepada BAZNAS untuk diproses lebih lanjut.
“Minyak jelantah ini nantinya akan disalurkan ke pihak BAZNAS dan nantinya akan menjadi bahan daur ulang sehingga bisa dimanfaatkan kembali,” tutur Indah.
Penjelasan tersebut memberikan pemahaman kepada siswa bahwa minyak jelantah masih berpotensi dimanfaatkan melalui pengelolaan yang tepat. Dengan mengumpulkan dan menyalurkannya melalui pihak terkait, siswa belajar mengenali alternatif penanganan limbah yang lebih bertanggung jawab.
Pengumpulan sekitar empat dirigen minyak jelantah menjadi langkah awal untuk membangun kebiasaan pengelolaan limbah yang lebih baik. Kebiasaan tersebut diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan, baik di lingkungan madrasah maupun di rumah.
Tanamkan Nilai Keagamaan dan Tanggung Jawab terhadap Bumi

Kegiatan ini juga memiliki nilai edukatif dalam membangun kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab manusia. Dalam perspektif keislaman, upaya tersebut sejalan dengan konsep khalifah fil ardh, yaitu amanah manusia untuk memelihara bumi, serta menghindari tindakan yang menimbulkan kerusakan atau fasad fil ardh.
Melalui praktik langsung, siswa belajar bahwa kepedulian lingkungan tidak selalu harus dimulai dari kegiatan berskala besar. Mengumpulkan minyak jelantah, memilah limbah, dan menyalurkannya melalui jalur yang tepat merupakan contoh tindakan sederhana yang dapat dilakukan bersama.
Bagi mahasiswa PLP, kegiatan ini menjadi pengalaman nyata dalam memahami bahwa pendidikan karakter juga dapat dibangun melalui aktivitas di luar kelas. Pendampingan kegiatan madrasah memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mendukung pembiasaan tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian sosial pada peserta didik.
Dukung Pendidikan Berkualitas dan Pengelolaan Limbah Bertanggung Jawab

Kegiatan pengumpulan minyak jelantah di MTsN 5 Cirebon sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, melalui pengenalan pengelolaan limbah rumah tangga secara tepat.
Kegiatan ini juga berkaitan dengan SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas karena memberikan pengalaman belajar kontekstual yang menumbuhkan pengetahuan, karakter, dan kepedulian lingkungan. Selain itu, pengelolaan minyak jelantah yang tepat mendukung upaya menjaga kualitas air dan lingkungan, sejalan dengan SDG 6 tentang Air Bersih dan Sanitasi Layak.
Melalui kolaborasi madrasah dan mahasiswa PLP UIN Siber Cirebon, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan positif yang berkelanjutan. Langkah sederhana yang dilakukan bersama menjadi sarana pembelajaran bagi siswa untuk lebih bertanggung jawab terhadap limbah rumah tangga sekaligus berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan.


