UIN Siber Cirebon – Mahasiswa Praktik Lapangan Persekolahan (PLP) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon turut mendukung pelaksanaan Sumatif Tengah Semester (STS) di SMK Farmasi Muhammadiyah Cirebon. Kegiatan yang berlangsung pada 21–25 September 2026 tersebut diikuti peserta didik kelas X dan XI sebagai bagian dari proses evaluasi pembelajaran.
Sebanyak 10 mahasiswa PLP dilibatkan dalam membantu pelaksanaan dan pengawasan STS. Keterlibatan ini menjadi bagian dari pengalaman mahasiswa dalam mengenal secara langsung pengelolaan kegiatan akademik di satuan pendidikan sekaligus memberikan kontribusi terhadap terciptanya suasana evaluasi yang tertib dan kondusif.
Turut Menjaga Ketertiban Selama Pelaksanaan STS
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa PLP membantu mengawasi peserta didik yang mengikuti sumatif di ruang kelas. Pengawasan dilakukan dengan memastikan peserta didik mengikuti proses pengerjaan sesuai ketentuan serta menjaga kondisi ruang ujian tetap tenang.
Mahasiswa juga memberikan arahan apabila terdapat kendala teknis selama pelaksanaan. Kehadiran mereka membantu mendukung pengelolaan ruang ujian sehingga kegiatan evaluasi dapat berlangsung secara terarah.
Keterlibatan tersebut sekaligus memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memahami bahwa pelaksanaan evaluasi pembelajaran tidak hanya berkaitan dengan pengerjaan soal, tetapi juga membutuhkan pengelolaan ruang, kedisiplinan peserta didik, serta koordinasi yang baik.
Mengenal Pengelolaan Evaluasi Pembelajaran di Sekolah
STS di SMK Farmasi Muhammadiyah Cirebon diikuti oleh peserta didik kelas X dan XI. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses evaluasi untuk mengetahui capaian belajar peserta didik setelah mengikuti pembelajaran pada periode sebelumnya.
Bagi mahasiswa PLP, keterlibatan dalam kegiatan tersebut memberikan pengalaman langsung mengenai bagaimana sekolah mempersiapkan dan mengelola kegiatan evaluasi. Mahasiswa dapat melihat proses pengaturan peserta, pembagian ruang, pengawasan, hingga upaya menjaga pelaksanaan sumatif agar berjalan sesuai ketentuan.
Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dari proses pembelajaran mahasiswa di lapangan. Mereka tidak hanya mengamati proses pendidikan, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk terlibat dalam aktivitas akademik yang mendukung keberlangsungan kegiatan sekolah.
Mengasah Disiplin dan Tanggung Jawab Mahasiswa
Salah seorang mahasiswa PLP, Ahmad, mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), turut terlibat dalam pengawasan pelaksanaan STS. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan pengalaman dalam menjalankan tugas secara disiplin, berkomunikasi dengan peserta didik, serta memahami tanggung jawab yang melekat pada kegiatan akademik di sekolah.
Keterlibatan tersebut juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan profesional sebelum nantinya memasuki dunia kerja pendidikan. Situasi nyata di sekolah memberikan pengalaman yang berbeda dengan pembelajaran di ruang perkuliahan karena mahasiswa perlu beradaptasi dengan kondisi dan kebutuhan kegiatan secara langsung.
PLP sebagai Ruang Belajar dan Berkontribusi
Pelaksanaan PLP di SMK Farmasi Muhammadiyah Cirebon tidak hanya menjadi sarana mahasiswa untuk memperoleh pengalaman praktis, tetapi juga membuka ruang bagi mereka untuk berkontribusi dalam berbagai kegiatan sekolah.
Melalui keterlibatan dalam STS, mahasiswa belajar mengenai kedisiplinan, tanggung jawab, komunikasi, serta pengelolaan kegiatan evaluasi pembelajaran. Pada saat yang sama, kontribusi mereka turut mendukung sekolah dalam menciptakan pelaksanaan sumatif yang tertib dan kondusif.
Kegiatan ini mencerminkan semangat Kampus Berdampak, ketika pengalaman belajar mahasiswa berlangsung melalui keterlibatan langsung dalam kebutuhan nyata di lingkungan pendidikan. Bagi mahasiswa PLP UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, setiap aktivitas di sekolah menjadi kesempatan untuk mengembangkan kompetensi sekaligus menghadirkan kontribusi yang relevan bagi satuan pendidikan.
Kaitan dengan SDGs
Kegiatan ini relevan dengan SDG 4: Pendidikan Bermutu, khususnya dalam mendukung lingkungan pembelajaran dan evaluasi pendidikan yang terarah, tertib, dan mendukung proses peningkatan kualitas pendidikan. Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan sekolah juga memperkuat pembelajaran berbasis pengalaman dan pengembangan kompetensi calon tenaga kependidikan.


