UIN Siber Cirebon – Literasi matematika tidak harus berlangsung dengan cara yang kaku. Mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Program Studi Tadris Matematika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menghadirkan suasana belajar yang interaktif melalui kegiatan Literasi Mata Pelajaran Matematika di SMP Negeri 12 Kota Cirebon, Rabu (16/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 07.00–07.40 WIB ini menjadi bagian dari rutinitas pagi sekolah yang melibatkan peserta didik kelas VII, VIII, dan IX. Bersama guru matematika, mahasiswa PLP mengemas literasi melalui video pembelajaran, kuis, dan permainan kelompok agar siswa dapat mengenal matematika dengan cara yang lebih menyenangkan.
Melalui pendekatan tersebut, siswa tidak hanya diajak memahami materi, tetapi juga berani menjawab pertanyaan, bekerja sama, dan mengembangkan kemampuan berpikir melalui aktivitas yang melibatkan partisipasi langsung.
Ubah Literasi Matematika Menjadi Pengalaman Menyenangkan
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan perkenalan oleh guru matematika, Ririn Agustin, S.Pd., dan Nurmawati, S.Pd. Selanjutnya, mahasiswa PLP memimpin rangkaian kegiatan dengan pendampingan guru.
Untuk membangun suasana yang lebih akrab, mahasiswa mengawali kegiatan dengan ice breaking. Siswa kemudian diajak mengikuti apersepsi melalui tayangan video mengenai operasi bilangan bulat yang disertai penjelasan singkat sebagai pengantar materi.
Suasana semakin semarak ketika mahasiswa mengadakan kuis dadakan. Siswa yang berani menjawab pertanyaan memperoleh hadiah, sehingga kegiatan literasi tidak hanya menjadi sarana belajar, tetapi juga mendorong kepercayaan diri dan keberanian untuk berpartisipasi.
Penggunaan video, pertanyaan singkat, dan aktivitas interaktif menjadi alternatif pembelajaran yang membantu siswa melihat matematika dari sisi yang lebih dekat dengan pengalaman mereka. Dengan demikian, kegiatan literasi pagi dapat menjadi kesempatan untuk membangun minat belajar sebelum siswa mengikuti pembelajaran di kelas.
Permainan Kelompok Asah Kerja Sama dan Kompetisi Sehat

Tantangan berlanjut melalui permainan matematika yang melibatkan 40 peserta didik, terdiri atas 20 siswa putri dan 20 siswa putra. Para peserta dibagi ke dalam empat tim untuk mengikuti dua babak permainan, yaitu Tarik Tambang Matematika dan Banua Fruit Blast.
Pada babak pertama, Tim Putri 1 berhasil mengungguli Tim Putra 1 dalam permainan Tarik Tambang Matematika. Sementara itu, Tim Putra 2 memenangkan pertandingan melawan Tim Putri 2. Kedua tim pemenang kemudian bertemu di babak final.
Persaingan berlangsung hingga Tim Putri 1 berhasil mengalahkan Tim Putra 2 dalam permainan Banua Fruit Blast dan keluar sebagai juara pertama. Hasil tersebut menutup rangkaian permainan yang memberikan ruang bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan, membangun kekompakan, dan berkompetisi secara sehat.
Lebih dari sekadar menentukan pemenang, permainan kelompok menjadi sarana bagi siswa untuk belajar berkomunikasi, menyusun strategi, dan menghargai peran setiap anggota tim. Nilai-nilai tersebut melengkapi pembelajaran matematika dengan pengalaman sosial yang bermakna.
Mahasiswa PLP Terapkan Kreativitas dan Keterampilan Pedagogis

Keterlibatan mahasiswa PLP dalam kegiatan ini menjadi pengalaman nyata untuk menerapkan kemampuan pedagogis di lingkungan sekolah. Mahasiswa tidak hanya berlatih menyampaikan materi, tetapi juga mengembangkan kreativitas dalam merancang aktivitas, mengelola peserta didik, membangun komunikasi, dan menjaga keterlibatan siswa selama kegiatan berlangsung.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa berperan memimpin aktivitas dengan tetap berada dalam pendampingan guru matematika. Guru membuka kegiatan, memberikan arahan dan pengawasan, serta menutup rangkaian literasi dengan penguatan materi. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa praktik PLP juga mencakup pengalaman mendukung kegiatan sekolah di luar pembelajaran formal di kelas.
Melalui pendampingan tersebut, mahasiswa dapat belajar menyesuaikan pendekatan dengan karakteristik peserta didik serta memahami pentingnya kerja sama antara guru dan calon pendidik dalam menciptakan suasana belajar yang efektif.
Perkuat Kolaborasi Sekolah dan Perguruan Tinggi
Kegiatan Literasi Mata Pelajaran Matematika di SMPN 12 Kota Cirebon memperlihatkan bagaimana kolaborasi sekolah dan perguruan tinggi dapat menghadirkan pengalaman belajar yang lebih variatif. Guru memberikan arahan dan penguatan materi, sementara mahasiswa PLP turut menyumbangkan gagasan kreatif untuk mendorong partisipasi siswa.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan foto bersama para pemenang dan penguatan materi oleh guru matematika. Penutupan ini sekaligus menegaskan kembali bahwa permainan bukan sekadar hiburan, melainkan bagian dari proses belajar yang tetap memerlukan pemahaman terhadap materi.
Upaya tersebut sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4, yaitu Pendidikan Berkualitas, melalui pengembangan pengalaman belajar yang partisipatif dan mendukung keterampilan peserta didik.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa PLP UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon turut memperoleh pengalaman dalam mendukung pembelajaran yang kreatif, kolaboratif, dan berpusat pada siswa. Literasi matematika pun menjadi ruang untuk menumbuhkan minat belajar, kepercayaan diri, serta semangat kerja sama di lingkungan sekolah.


