UIN Siber Cirebon — Belajar menjadi guru tidak selalu berlangsung di ruang kelas. Mahasiswa Praktik Lapangan Persekolahan (PLP) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mendapat pengalaman berharga dengan terlibat langsung dalam kegiatan Alih Pangkal SMP Negeri 8 Kota Cirebon.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa PLP turut bertugas di sejumlah pos jelajah alam, mendampingi siswa yang sedang beradaptasi dari jenjang Sekolah Dasar (SD) menuju Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Alih Pangkal menjadi salah satu kegiatan pengenalan lingkungan SMP sekaligus ruang bagi siswa untuk membangun karakter. Melalui kegiatan kepramukaan, siswa belajar tentang kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, keberanian, kerja sama, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Dari Upacara hingga Jelajah Alam
Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara pelepasan yang dipimpin Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon, Kak Handi Sogiyanto, S.E., M.M.
Selanjutnya, kegiatan dibuka Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Cirebon, Kak Kadini, S.Sos., M.A.P. Para siswa kemudian mendapatkan materi wawasan dan karakter kepramukaan dari Sekretaris Umum Kwarcab Kota Cirebon, Kak Lilik Agus Darmawan, S.Pd., M.M.
Setelah pembukaan dan materi, siswa mengikuti jelajah alam secara berkelompok. Setiap kelompok menghadapi sejumlah tantangan yang membutuhkan komunikasi, kekompakan, keberanian, dan kemampuan mengambil keputusan.
Di setiap pos, mahasiswa PLP membantu mengondisikan peserta, memberikan arahan, menjelaskan aktivitas, serta mendampingi siswa menyelesaikan tantangan.
Belajar Karakter di Luar Kelas
Kepala SMP Negeri 8 Kota Cirebon, Hj. Yayan Herbiyanti Dewi Utami, S.Pd., mengatakan Alih Pangkal diharapkan menjadi pengalaman awal yang bermakna bagi siswa.
“Kami berharap kegiatan alih pangkalan dari SD ke SMP dapat melatih siswa agar lebih disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab. Siswa juga diharapkan semakin peduli dan memiliki rasa cinta terhadap lingkungan,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut pada malam hari melalui api unggun, pentas seni, dan renungan malam. Pentas seni menjadi ruang bagi siswa untuk menunjukkan kreativitas dan keberanian, sedangkan renungan malam mengajak mereka melakukan refleksi.
Hari berikutnya diisi dengan senam bersama sebelum seluruh rangkaian kegiatan ditutup.
Mahasiswa PLP Ikut Belajar
Ketua Kelompok PLP SMP Negeri 8 Kota Cirebon, Hanny Habibah Olansya I., menyebut keterlibatan mahasiswa menjadi pengalaman penting.
“Melalui kegiatan Alih Pangkal ini, kami mendapat kesempatan mendampingi siswa secara langsung. Kami tidak hanya membantu kegiatan, tetapi juga belajar berinteraksi, bekerja sama, dan mendampingi siswa di luar pembelajaran kelas,” ungkapnya.
Keterlibatan mahasiswa PLP menunjukkan bahwa pengalaman menjadi calon pendidik dibangun melalui berbagai situasi. Bukan hanya mengajar, tetapi juga memahami karakter siswa, bekerja bersama guru, menjaga ketertiban, dan hadir dalam kegiatan sekolah.
Bagi siswa, Alih Pangkal menjadi pengalaman untuk mengenal lingkungan SMP sekaligus belajar menerapkan nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara bagi mahasiswa PLP UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, kegiatan tersebut menjadi bekal berharga untuk memahami bahwa pendidikan karakter dapat tumbuh melalui pengalaman nyata, kebersamaan, dan kegiatan yang menyenangkan.





