UIN Siber Cirebon (Bandung) – Mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Konseling Islam (BKI), Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI), UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Zahrah Abida, melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Mandiri di Dinas Sosial Kabupaten Bandung selama September hingga Oktober 2026. Melalui keterlibatan dalam pelayanan administrasi sosial, penanganan pengaduan masyarakat, konseling individual, dan pengelolaan informasi layanan, kegiatan ini menjadi ruang penerapan ilmu perkuliahan sekaligus penguatan kompetensi mahasiswa dalam memberikan pelayanan yang empatik dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kegiatan PPL berlangsung di Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos), dengan keterlibatan dalam pelayanan Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) Sabilulungan serta UPTD Layanan Ketelantaran dan Disabilitas. Dalam pelaksanaannya, Zahrah Abida dibimbing oleh Rina Kurnia, M.Pd., selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), dan M. Fitrian Ramadan, S.Psi., M.M., sebagai pembimbing lapangan atau pamong mitra.
Terlibat dalam Pelayanan Administrasi dan Pengaduan Masyarakat
Selama menjalani PPL, Zahrah Abida memperoleh pengalaman langsung dalam mendukung pelayanan administrasi di Bidang Linjamsos. Kegiatan yang dilakukan mencakup verifikasi permohonan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dan Jaminan Persalinan (Jampersal), pencatatan identitas, serta penyaringan awal kebutuhan masyarakat yang mengakses layanan.
Mahasiswa juga terlibat dalam pendampingan penerimaan pengaduan masyarakat melalui SLRT Sabilulungan, termasuk pengaduan terkait bantuan sosial, perubahan desil, dan BPJS Kesehatan. Pengalaman ini memberikan pemahaman mengenai pentingnya ketelitian administrasi, komunikasi yang jelas, serta proses pelayanan yang memperhatikan kebutuhan masyarakat.
Keterlibatan tersebut membantu mahasiswa mengenali bahwa pelayanan sosial tidak hanya membutuhkan pemahaman prosedur, tetapi juga kemampuan mendengarkan dan merespons kebutuhan masyarakat secara tepat. Sikap empati dan komunikasi yang baik menjadi bagian penting dalam menciptakan pelayanan yang lebih mudah dipahami dan diakses.
Terapkan Kompetensi Bimbingan dan Konseling Islam melalui Konseling Individual

Selain pelayanan administrasi, Zahrah Abida menerapkan kompetensi keilmuan Bimbingan dan Konseling Islam melalui layanan konseling individual di UPTD Layanan Ketelantaran dan Disabilitas. Berdasarkan bahan kegiatan, layanan tersebut diberikan kepada tiga konseli dengan total enam sesi.
Pelaksanaan konseling disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing konseli melalui pendekatan komunikasi yang tepat. Mahasiswa juga melaksanakan asesmen awal berdasarkan observasi dan informasi dari petugas sebagai bagian dari proses memahami kebutuhan konseli.
Pengalaman ini memperkuat keterampilan mahasiswa dalam mendengarkan secara aktif, membangun komunikasi, menunjukkan empati, dan menjaga kerahasiaan konseli. Penerapan kompetensi tersebut menjadi bagian penting dari pembelajaran profesional, terutama dalam memahami bahwa setiap individu memiliki kebutuhan dan kondisi yang perlu dihormati.
Zahrah Abida menyampaikan bahwa pengalaman PPL memberikan pemahaman lebih luas mengenai makna pelayanan sosial.
“PPL menjadi kesempatan bagi saya untuk belajar bahwa pelayanan sosial tidak hanya berkaitan dengan administrasi, tetapi juga tentang bagaimana mendengarkan, memahami, dan memperlakukan setiap individu dengan empati serta tetap menjaga martabatnya.”
Perluas Akses Informasi melalui Media Digital
Sebagai bagian dari upaya mendukung penyampaian informasi kepada masyarakat, mahasiswa juga mengelola akun Instagram @ppl_dinsos.uinssc26. Media tersebut dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi mengenai layanan Dinas Sosial dan alur pengaduan masyarakat.
Pemanfaatan media digital ini menjadi pengalaman bagi mahasiswa dalam menghubungkan kompetensi komunikasi dengan kebutuhan pelayanan publik. Informasi yang disajikan secara jelas dan mudah dipahami diharapkan dapat membantu masyarakat mengenali layanan yang tersedia serta memahami langkah awal untuk mengaksesnya.
Rangkaian kegiatan PPL ini berada dalam lingkungan kerja Dinas Sosial Kabupaten Bandung, di bawah koordinasi pejabat dan pegawai terkait. Narasumber yang tercantum dalam kegiatan meliputi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bandung, Ir. Ningning Hendarsah, M.Si.; Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, H. Asep Wiguna, S.E.; Ketua Jurusan BKI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Bambang Setiawan, M.Pd.; serta para pembimbing lapangan.
Dukung Pelayanan Sosial Inklusif dan Pendidikan Berkualitas

Pengalaman PPL Mandiri ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4, yaitu Pendidikan Berkualitas, melalui pembelajaran berbasis praktik yang menghubungkan teori perkuliahan dengan kebutuhan nyata di lapangan. Kegiatan ini juga berkaitan dengan SDG 10, yaitu Berkurangnya Kesenjangan, melalui pengalaman pendampingan dan pelayanan bagi masyarakat serta kelompok yang membutuhkan dukungan sosial.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa FDKI UIN Siber Cirebon memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kompetensi profesional sekaligus memahami pentingnya pelayanan yang responsif, inklusif, dan berorientasi pada martabat manusia.
PPL ini menunjukkan bahwa keilmuan Bimbingan dan Konseling Islam dapat diterapkan tidak hanya dalam layanan konseling, tetapi juga dalam komunikasi pelayanan, pendampingan masyarakat, dan penyampaian informasi publik. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa untuk berkontribusi secara profesional dan humanis dalam bidang pelayanan sosial di masa mendatang.


