UIN Siber Cirebon – Mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon turut terlibat dalam layanan konseling bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) melalui Migrant Resource Center (MRC) di Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) Kota Cirebon. Kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan PPL mahasiswa di Women Crisis Center (WCC) Mawar Balqis.
Layanan konseling tersebut dilaksanakan secara rutin selama periode PPL, mulai 7 September hingga 7 Oktober 2026, pukul 09.00–15.00 WIB. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa PPL bersama petugas WCC Mawar Balqis yang mendapatkan jadwal piket secara bergantian memberikan pendampingan kepada CPMI yang mengakses layanan MRC.
Menghubungkan Teori Konseling dengan Praktik Lapangan
Keterlibatan mahasiswa dalam layanan MRC memberikan kesempatan untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan konseling yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam situasi pelayanan secara langsung.
Mahasiswa belajar memahami kebutuhan penerima layanan, membangun komunikasi, mendengarkan secara aktif, serta memberikan pendampingan sesuai dengan situasi yang dihadapi CPMI. Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembentukan kompetensi profesional mahasiswa BKI.
Lingkungan LTSA juga memberikan gambaran kepada mahasiswa mengenai bagaimana layanan kepada masyarakat dilakukan melalui mekanisme yang terintegrasi. Mahasiswa tidak hanya belajar mengenai teknik konseling, tetapi juga memahami pentingnya koordinasi, etika pelayanan, dan sikap profesional ketika berhadapan dengan penerima layanan.
Memberikan Ruang Informasi dan Pendampingan bagi CPMI
Bagi CPMI, keberadaan MRC menjadi salah satu ruang untuk memperoleh informasi dan dukungan dalam mempersiapkan diri sebelum bekerja sebagai pekerja migran Indonesia di luar negeri.
Melalui layanan konseling, CPMI mendapatkan ruang untuk menyampaikan kebutuhan dan memperoleh pendampingan dari petugas yang bertugas. Mahasiswa PPL turut mendukung proses tersebut bersama petugas WCC Mawar Balqis sesuai dengan peran dan kapasitasnya sebagai peserta PPL.
Kegiatan ini sekaligus memberikan pengalaman kepada mahasiswa mengenai karakteristik persoalan yang dapat muncul dalam proses persiapan bekerja ke luar negeri. Pengalaman tersebut membantu mahasiswa memahami bahwa layanan konseling perlu dilakukan dengan komunikasi yang empatik, sikap menghargai, serta memperhatikan kebutuhan setiap individu.
Belajar Profesional melalui Pelayanan Nyata
Selama mengikuti kegiatan, mahasiswa PPL mendapatkan pengalaman untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat dalam konteks pelayanan konseling. Pengalaman tersebut menjadi ruang pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan komunikasi, empati, observasi, dan kemampuan menyesuaikan pendekatan dengan kondisi penerima layanan.
Keterlibatan mahasiswa juga memperlihatkan bahwa pembelajaran di perguruan tinggi dapat terhubung dengan kebutuhan masyarakat. Pengetahuan akademik yang diperoleh di kelas menjadi bekal untuk memahami situasi nyata sekaligus melatih mahasiswa menjalankan peran secara bertanggung jawab di lingkungan kerja.
Bagi mahasiswa BKI, pengalaman di MRC menjadi bagian dari proses mempersiapkan diri menghadapi dunia profesional. Mahasiswa belajar bahwa kompetensi konseling tidak hanya berkaitan dengan penguasaan teori, tetapi juga kemampuan membangun hubungan yang baik dan memberikan layanan secara etis.
PPL Mendorong Kompetensi dan Kepedulian Sosial Mahasiswa

Pelaksanaan layanan konseling CPMI melalui MRC LTSA Kota Cirebon menjadi salah satu bentuk pengalaman lapangan yang mempertemukan aspek akademik, profesional, dan sosial. Kolaborasi mahasiswa PPL dengan WCC Mawar Balqis memberikan ruang belajar sekaligus mendukung keberlangsungan layanan bagi masyarakat.
Kegiatan ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 4: Pendidikan Bermutu, melalui pembelajaran berbasis pengalaman yang memperkuat kompetensi mahasiswa. Kegiatan tersebut juga relevan dengan SDGs 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, khususnya dalam konteks pendampingan dan pemberian informasi bagi calon pekerja yang mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.
Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa PPL UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon tidak hanya memperoleh kesempatan mengasah kompetensi konseling, tetapi juga belajar memahami kebutuhan masyarakat dan pentingnya menghadirkan pelayanan yang humanis, profesional, dan bertanggung jawab.


