UIN Siber Cirebon – Masa remaja merupakan fase perkembangan yang diwarnai berbagai perubahan, baik secara fisik, emosional, maupun sosial. Untuk membantu peserta didik memahami fase tersebut, mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon turut mendampingi kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di SMAN 1 Sumber, Kamis (24/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–11.00 WIB tersebut dilaksanakan bersama KUA Sumber Kabupaten Cirebon dengan mengangkat materi “Memahami Dinamika Perkembangan Remaja.” Peserta didik diajak memahami batasan usia remaja, perubahan dan perkembangan yang dialami, tugas perkembangan, hubungan dengan teman sebaya, hingga cara mengenali dan mengelola emosi.
Membantu Remaja Memahami Diri dan Perubahannya

BRUS menjadi ruang edukasi bagi peserta didik untuk mengenali berbagai perubahan yang mereka alami selama masa remaja. Pemahaman tersebut penting agar remaja tidak hanya mengetahui perubahan yang terjadi pada dirinya, tetapi juga mampu meresponsnya secara lebih positif.
Melalui materi yang diberikan, peserta didik diajak memahami tugas perkembangan dan tantangan yang dapat muncul dalam kehidupan sehari-hari. Pembahasan mengenai hubungan teman sebaya juga memberikan ruang bagi peserta untuk memahami pentingnya membangun relasi yang sehat dengan lingkungan sekitar.
Kegiatan ini turut menghadirkan Kepala KUA Sumber Kabupaten Cirebon, Muhammad Fahrurrozi, S.H.I., yang memberikan dukungan terhadap pelaksanaan pendampingan remaja usia sekolah.
Belajar Mengenali dan Mengelola Emosi

Salah satu bagian penting dalam BRUS adalah pembahasan mengenai perkembangan dan pengelolaan emosi. Peserta didik diajak mengenali emosi yang muncul dalam berbagai situasi serta memahami pentingnya merespons emosi dengan cara yang tepat.
Pemateri BRUS, H. Asep Moh. Hidayatullah, M.Pd., menyampaikan bahwa pendampingan kepada remaja diperlukan agar mereka memiliki pemahaman yang baik mengenai diri dan proses perkembangan yang sedang dijalani.
“Remaja perlu memahami dirinya, mengenali perubahan yang sedang dialami, serta belajar mengelola emosi dengan baik. Dengan pendampingan dan pemahaman yang tepat, remaja diharapkan mampu menjalani masa perkembangannya secara positif dan bertanggung jawab.”
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, tanya jawab, icebreaking, dan refleksi. Pendekatan tersebut memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk tidak hanya menerima informasi, tetapi juga berinteraksi dan merefleksikan pengalaman yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari.
Mahasiswa PPL Turut Membangun Interaksi dengan Peserta Didik
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa PPL UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berperan sebagai pendamping dan fasilitator. Mahasiswa membantu pelaksanaan icebreaking, membangun interaksi dengan peserta, serta memberikan penguatan dan kesimpulan singkat terhadap materi yang telah disampaikan.
Keterlibatan tersebut menjadi pengalaman pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami dinamika peserta didik secara langsung. Di sisi lain, kehadiran mahasiswa turut membantu menciptakan suasana kegiatan yang lebih komunikatif dan interaktif.
Bagi mahasiswa PPL, pengalaman tersebut memperluas pemahaman bahwa proses pendidikan tidak hanya berlangsung melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga melalui pendampingan, komunikasi, dan penguatan aspek perkembangan peserta didik.
Kolaborasi untuk Mendukung Perkembangan Remaja

Pelaksanaan BRUS di SMAN 1 Sumber menjadi bagian dari kolaborasi antara KUA Sumber Kabupaten Cirebon, pihak sekolah, dan mahasiswa PPL UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam memberikan edukasi kepada remaja usia sekolah.
Melalui kegiatan ini, peserta didik diharapkan semakin mampu mengenali diri, memahami perubahan yang sedang dihadapi, mengelola emosi, serta membangun hubungan yang sehat dengan teman sebaya dan lingkungan.
Kegiatan BRUS juga selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 4: Pendidikan Bermutu, terutama dalam mendukung pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan akademik, tetapi juga pengembangan keterampilan personal dan sosial peserta didik. Pendampingan terhadap remaja turut mendukung SDGs 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, khususnya melalui penguatan pemahaman mengenai perkembangan diri dan pengelolaan emosi.
Dengan pengalaman tersebut, mahasiswa PPL UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon tidak hanya belajar memahami lingkungan pendidikan secara langsung, tetapi juga turut mengambil bagian dalam menghadirkan ruang edukasi yang membantu remaja mempersiapkan diri menghadapi berbagai tahap perkembangan secara positif dan bertanggung jawab.


