UIN Siber Cirebon – Mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC) berkolaborasi dengan Tim Penggerak PKK Desa Grogol dan Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Gunung Jati dalam kegiatan Pelayanan Konseling Kelompok pada program Sekolah Lansia Tangguh, Rabu, 23 September 2026. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.30 WIB tersebut bertujuan mendukung kesejahteraan psikologis dan spiritual lansia agar tetap sehat, bahagia, mandiri, serta bermartabat di masa tua.
Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Grogol ini menjadi ruang bagi para lansia untuk berbagi pengalaman, menyampaikan perasaan, dan memperoleh dukungan emosional maupun spiritual. Melalui pendekatan konseling kelompok, peserta diajak membangun komunikasi yang positif serta memperkuat hubungan dengan keluarga dan lingkungan sekitar.
Konseling Kelompok, Ruang Lansia Berbagi Cerita dan Menguatkan Diri
Pelayanan konseling kelompok merupakan bagian dari kurikulum 7 Dimensi Lansia Tangguh yang berfokus pada dimensi psikologis dan spiritual. Dalam kegiatan ini, para lansia didorong untuk mengenali dan mengelola perasaan cemas, mengurangi rasa kesepian, serta membangun sikap positif dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Metode yang digunakan meliputi konseling kelompok, diskusi interaktif, dan motivasi keagamaan. Pendekatan tersebut memberikan kesempatan kepada para lansia untuk menyampaikan cerita dan pengalaman hidup dalam suasana yang mendukung, sehingga mereka dapat merasa lebih didengar dan dihargai.
H. Abdul Latif, S.Ag., M.Pd., selaku Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Gunung Jati, menyampaikan bahwa Sekolah Lansia Tangguh diharapkan menjadi salah satu upaya untuk mendukung kesejahteraan lansia di Desa Grogol.
“Sekolah Lansia Tangguh ini kita ikhtiarkan supaya lansia di Desa Grogol tetap sehat, bahagia dan tidak merasa sendiri. Konseling kelompok juga bisa menjadi ruang bagi ibu-ibu untuk bercerita dan menguatkan sisi spiritual agar masa tua tetap bermartabat,” ujar H. Abdul Latif.
Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Pendampingan Lansia
Kegiatan ini melibatkan Tim Penggerak PKK Desa Grogol, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Gunung Jati, serta enam mahasiswa PPL UIN Siber Cirebon dari Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam, yaitu Nova Fitriyani, Dwi Artikasari, Hanifiyyah Muthohharoh, Dinda Zahra Fakhriyah, Najwa Khalisah Salsabila, dan Putri Nabila Rahma Wardani.
Kolaborasi tersebut mempertemukan peran pemberdayaan keluarga, pendampingan keagamaan, dan keilmuan bimbingan konseling dalam mendukung kebutuhan lansia. Keterlibatan mahasiswa PPL juga menjadi kesempatan untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan dalam kegiatan pendampingan masyarakat.
Melalui interaksi langsung dengan para lansia, mahasiswa dapat memperluas pengalaman dalam memahami kebutuhan psikologis, membangun komunikasi empatik, serta mendukung pelaksanaan layanan konseling kelompok di tengah masyarakat.
Perkuat Peran Keluarga untuk Mewujudkan Lansia Tangguh
Selain memberikan ruang untuk berbagi cerita, kegiatan ini menekankan pentingnya dukungan keluarga dalam menjaga kesejahteraan lansia. Komunikasi yang baik, perhatian, dan pendampingan yang berkelanjutan menjadi bagian penting agar lansia tidak merasa sendiri serta tetap memiliki kesempatan menjalani kehidupan secara aktif dan bermakna.
Upaya ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 3, yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera, khususnya dalam mendukung kesejahteraan psikologis dan kualitas hidup lansia. Kegiatan ini juga berkaitan dengan SDG 10 tentang Pengurangan Kesenjangan melalui perhatian terhadap kebutuhan kelompok lanjut usia agar tetap memperoleh dukungan sosial yang layak.
Melalui Sekolah Lansia Tangguh, kolaborasi PKK Desa Grogol, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Gunung Jati, dan mahasiswa PPL UIN Siber Cirebon diharapkan dapat mendorong terciptanya lingkungan yang lebih peduli terhadap lansia. Dengan dukungan psikologis, spiritual, dan keluarga yang memadai, lansia diharapkan mampu menjalani masa tua dengan lebih sehat, bahagia, mandiri, dan bermartabat.


