Berita Kegiatan
Home » Pos » Berita » Memitigasi Konflik Etnis di Dunia Maya, Jurusan Sosiologi Agama UIN Siber Cirebon Gelar Webinar Bertema Cyberbullying  

Memitigasi Konflik Etnis di Dunia Maya, Jurusan Sosiologi Agama UIN Siber Cirebon Gelar Webinar Bertema Cyberbullying  

UIN Siber Cirebon — Jurusan Sosiologi Agama, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon—yang dikenal juga sebagai Cyber Islamic University (CIU)—menggelar sebuah webinar lintas budaya bertema “The Cyberbullying Bist on Ethnicity: Memperkuat Jalinan Kebinekaan dalam Memitigasi Konflik Etnis di Kalangan Gen-Z Pengguna Instagram”, Senin (26/5).

Acara ini diikuti oleh 20 peserta dari kalangan Gen-Z, pengguna aktif media sosial Instagram. Webinar ini menjadi forum penting untuk mendiskusikan isu cyberbullying berbasis etnisitas yang kerap menimpa pengguna muda dari beragam latar budaya.

Menghadirkan narasumber utama Suciyadi Ramdhani, M.Ant., dosen Program Studi Sosiologi Agama yang juga spesialis dalam bidang antropologi, webinar ini menekankan pentingnya penguatan nilai kebinekaan dalam menjaga harmoni digital di tengah derasnya arus komunikasi daring.

“Webinar bertema cyberbullying ini sangat relevan dengan kondisi saat ini. Konsumsi media sosial yang tidak terkontrol dapat memicu konflik etnis yang meluas dengan sangat cepat. Sebagai akademisi sosial, kita perlu turut andil dalam upaya mitigasi konflik semacam ini,” ujar Suciyadi dalam pemaparannya.

Humas UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Hadiri Forum Humas PTKIN Se-Jawa Madura di Kediri

Sementara itu, dosen pengampu mata kuliah Agama dan Konflik Sosial, Anggi Yus Susilowati, M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari proyek pembelajaran berbasis praktik mahasiswa.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya berkutat pada teori di ruang kelas, tetapi juga mampu menciptakan proyek nyata yang berdampak pada masyarakat, terutama terkait isu-isu sosial kontemporer,” jelas Anggi.

Tak hanya bersifat informatif, webinar ini juga memberi ruang bagi peserta untuk berbagi pengalaman pribadi terkait interaksi antar-etnis di media sosial. Diskusi tersebut membuahkan refleksi yang memperkaya wawasan peserta tentang pentingnya empati digital.

Ketua acara, Viqia Sastrawardana, menegaskan bahwa pendekatan interaktif ini sengaja dirancang agar lebih menyentuh sisi emosional peserta.

“Sesi berbagi pengalaman nyata sangat membantu dalam menciptakan respons yang lebih hidup dan insight yang mendalam dari peserta,” ujarnya.

Ukom Prahum 2025 Cetak Sejarah, Kemenag–Komdigi Resmi Mulai Tahap Pertama dengan Peserta Terbanyak

Webinar ini merupakan bagian dari komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam membentuk generasi digital yang cerdas, toleran, dan berbudaya damai dalam ruang siber yang kian kompleks.

Berita Populer

01

UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Lantik 11 Dosen Baru, Rektor Tekankan Integritas dan Profesionalitas

02

Pengumuman Perpanjangan Pendaftaraan Wisuda Sarjana, Magister, dan Doktor ke-3

03

Dua Dosen FUA UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Didapuk Jadi Narasumber Workshop BRIN

04

33 Peserta Lulus Uji Makalah Calon Pegawai KPK: Kepala SPI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Masuk Daftar

05

Pengumuman Perbaikan Biodata MABA di Smartcampus

Download PPID UINSSC Mobile App

Kalender

November 2025
M T W T F S S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Archives

Pos Terbaru