UIN Siber Cirebon – Persiapan Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS+) ke-25 Tahun 2026 terus dimatangkan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Memasuki tahap finalisasi, panitia lokal memperkuat koordinasi mulai dari lokasi acara, rundown, galeri dan expo, teknis persidangan, protokol, hingga strategi publikasi agar perhelatan internasional tersebut berlangsung berwibawa, produktif, modern, dan berdampak bagi masyarakat.
Pembahasan tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Panitia Lokal AICIS+ ke-25 yang berlangsung Jumat (2/10/2026) di Gedung Siber SBSN Lantai 4 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Rapat dipandu Plt. Kepala Biro AKU, H. Moh. Khuailid, S.Ag., M.Pd.I., serta dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik, sekaligus Ketua OC Dr. H. Ayus A. Yusuf, M.Si.
Dalam sambutannya, Ayus menekankan pentingnya koordinasi lintas tim untuk memastikan seluruh detail penyelenggaraan AICIS+ dapat dipersiapkan secara matang. Finalisasi tidak hanya menyangkut teknis acara, tetapi juga bagaimana AICIS+ menghadirkan pengalaman akademik internasional yang sesuai dengan karakter UIN Siber Cirebon.
Rapat juga menghadirkan Ketua SC Prof. Dr. H. Faqiuddin Abdul Kodir, MA, dan Kasubdit pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Dr. Nur Kafid, S.Th.I., M.Sc., yang memberikan sejumlah arahan strategis terkait penyelenggaraan AICIS+.
Salah satu pesan utama yang ditekankan adalah agar AICIS+ tidak berhenti sebagai konferensi akademik yang bersifat normatif. Setiap elemen kegiatan perlu menunjukkan sesuatu yang baru, relevan dengan perkembangan zaman, serta dapat memberikan dampak nyata.
“Berwibawa dan produktif,” menjadi kata kunci yang ditekankan dalam penyelenggaraan AICIS+ tahun ini.
UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus mematangkan AICIS+ ke-25 sebagai konferensi internasional yang tidak hanya sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga menghadirkan pengalaman akademik, inovasi, budaya, dan kolaborasi yang dapat dirasakan masyarakat.
AICIS+ 2026 diharapkan menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa UIN Siber Cirebon mampu menjadi ruang pertemuan akademik global yang digital, inklusif, inovatif, berwibawa, dan produktif.





