UIN Siber Cirebon — Dalam upaya memperkuat sinergi dan strategi komunikasi publik menjelang Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) SPAN-PTKIN 2026, Panitia Nasional melalui Koordinator Penanggung Jawab (PJ) Humas menggelar kegiatan “Sharing Is Caring PJ Humas PTKIN Se-Indonesia” pada Senin, 2 Maret 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom dan diikuti oleh seluruh perwakilan humas PTKIN di Indonesia.
Turut hadir dalam forum tersebut Pranata Humas UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Mohamad Arifin, bersama Amelia Ayu Lestari, yang aktif berpartisipasi dalam sesi diskusi dan berbagi praktik baik komunikasi publik.
Koordinator Pokja PJ Humas SPAN-PTKIN 2026, Widi Cahya Adi, dalam sambutan sekaligus membuka kegiatan, menegaskan urgensi forum ini sebagai ruang kolaborasi, konsolidasi, dan penguatan narasi bersama.
“Sharing Is Caring ini menjadi momentum penting untuk menyatukan persepsi dan strategi komunikasi PMB SPAN-PTKIN 2026. Kita tidak hanya menyampaikan informasi teknis, tetapi juga harus mampu membangun opini publik tentang keunggulan dan keunikan PTKIN,” ujarnya.
Widi secara khusus menyoroti pentingnya narasi berbentuk opini yang mampu membingkai PTKIN sebagai pilihan strategis bagi generasi muda. Ia bahkan menyebut praktik yang dilakukan Humas UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai salah satu contoh inspiratif.
“Kita banyak mendapatkan contoh dari Humas UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang konsisten membuat opini tentang PTKIN. Ini penting untuk membangun positioning. Bagi ilmunya dong, pa Arifin Humas UIN SSC,” selorohnya yang disambut antusias peserta.
Diskusi kemudian berlanjut secara interaktif dengan menghadirkan Neni Kurniawati, yang membagikan strategi proaktif dalam menjaring calon mahasiswa. Ia menjelaskan pendekatan “menjemput bola” dengan memanfaatkan dashboard PDSS (Pangkalan Data Sekolah dan Siswa) untuk memetakan sekolah potensial, lalu berkolaborasi dengan PJ TIK guna memastikan validitas data dan efektivitas komunikasi.
“Kita tidak bisa hanya menunggu. Data PDSS memberi kita peta, dan dari sana kita bisa bergerak langsung ke sekolah-sekolah untuk sosialisasi yang lebih terarah,” jelasnya.
Strategi tersebut dinilai efektif dalam meningkatkan partisipasi sekolah dan calon mahasiswa dalam jalur SPAN-PTKIN.
Forum ini juga mendapat penguatan dari Ketua Forum Humas PTKIN, Zidnie Al Fikry, yang memberikan masukan strategis terkait pentingnya keseragaman pesan nasional namun tetap memberi ruang pada kekhasan masing-masing kampus.
Ia menekankan bahwa keberhasilan PMB SPAN-PTKIN tidak hanya ditentukan oleh sistem seleksi yang kredibel, tetapi juga oleh kualitas komunikasi publik yang persuasif, informatif, dan membangun kepercayaan masyarakat.
Kegiatan “Sharing Is Caring” ini menjadi bukti komitmen Panitia Nasional PMB SPAN-PTKIN 2026 dalam membangun ekosistem komunikasi yang kolaboratif antar-PTKIN. Dengan berbagi praktik baik, strategi digital, dan penguatan narasi opini, diharapkan promosi SPAN-PTKIN 2026 semakin efektif dan mampu menjangkau lebih luas calon mahasiswa berprestasi di seluruh Indonesia.
Partisipasi aktif Humas UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam forum nasional ini kembali menegaskan perannya sebagai salah satu motor penggerak narasi positif PTKIN di ruang publik, sekaligus memperkuat branding kampus sebagai Cyber Islamic University yang adaptif dan inovatif dalam strategi komunikasi digital.






