UIN Siber Cirebon — Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan Seminar Legislatif bertema “Penguatan Tata Kelola Kepemimpinan ORMAWA FITK Melalui Asimilasi Media Digital dan Optimalisasi Peran Legislatif dalam Menghadapi Era Society 5.0” pada 4 Februari 2026 di Auditorium Pascasarjana Lantai 3.
Kegiatan ini merupakan agenda akademik dan strategis yang dirancang untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan organisasi mahasiswa (ORMAWA) di lingkungan FITK, khususnya unsur legislatif mahasiswa. Seminar menghadirkan narasumber kompeten di bidang kepemimpinan, tata kelola organisasi, dan transformasi digital, serta diikuti oleh pengurus dan anggota ORMAWA.
Penguatan Tata Kelola dan Transformasi Digital
Hadir sebagai narasumber, Raden Hasan Basori, Wakil DPRD Kabupaten Cirebon, yang memberikan pemaparan mendalam mengenai urgensi transformasi digital dalam tata kelola organisasi mahasiswa. Kegiatan dipandu oleh moderator Ahmad Ridho Illah.
Dalam paparannya, Raden Hasan Basori menegaskan bahwa transformasi digital menjadi kebutuhan mendesak dalam pengelolaan organisasi modern.
“Transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. ORMAWA harus mampu mengasimilasikan media digital dalam tata kelola organisasi agar lebih transparan, responsif, dan terhubung dengan kebutuhan mahasiswa,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa peran legislatif mahasiswa perlu diperkuat melalui pemanfaatan teknologi digital sebagai instrumen pengawasan dan akuntabilitas.
“Di era Society 5.0, legislatif mahasiswa dituntut tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga memanfaatkan teknologi digital sebagai instrumen kontrol, publikasi, dan akuntabilitas yang terbuka,” tegasnya.
Melalui pemaparan materi, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab, peserta diajak memahami pentingnya tata kelola organisasi yang transparan, akuntabel, serta adaptif terhadap perkembangan media digital.
Sambutan Dekan FITK
Dekan FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Saifuddin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa seminar ini menjadi langkah konkret dalam membangun kepemimpinan mahasiswa yang visioner dan responsif terhadap perkembangan zaman.
“Kepemimpinan ORMAWA harus dibangun di atas fondasi tata kelola yang profesional, transparan, dan berintegritas. Era Society 5.0 menuntut mahasiswa tidak hanya aktif secara struktural, tetapi juga cakap dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai bagian dari sistem organisasi,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan ini mampu melahirkan pemimpin-pemimpin mahasiswa yang adaptif, kolaboratif, dan memiliki daya saing di tengah dinamika transformasi digital.
Optimalisasi Peran Legislatif Mahasiswa
Seminar ini menekankan pentingnya optimalisasi fungsi legislatif mahasiswa sebagai pengawas, pengontrol, dan penyeimbang kebijakan eksekutif dalam struktur ORMAWA. Dengan tata kelola yang baik dan dukungan media digital, diharapkan tercipta sistem organisasi yang lebih profesional, kolaboratif, dan relevan dengan tuntutan Era Society 5.0.
Melalui kegiatan ini, FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menegaskan komitmennya dalam membangun budaya organisasi mahasiswa yang adaptif terhadap teknologi, kuat dalam tata kelola, serta mampu menjawab tantangan zaman.




