UIN Siber Cirebon — UPT Pengembangan Karier Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC) menegaskan komitmennya dalam memperkuat kesiapan karier mahasiswa dan alumni melalui Rapat Kerja UPT Pengembangan Karier Tahun 2026. Salah satu fokus strategis dalam rapat ini adalah penguatan layanan karier bagi alumni agar mampu memperoleh pekerjaan dan pendapatan yang layak setelah lulus.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Prof. Dr. Hajam, M.Ag., menegaskan bahwa UPT Pengembangan Karier memiliki peran vital dalam mendampingi mahasiswa sejak masa studi hingga menjadi alumni yang siap bersaing di dunia kerja.
“UPT Pengembangan Karier ditujukan untuk membantu mahasiswa dalam mempersiapkan kompetensi karier, sehingga ketika mereka menjadi alumni dapat memperoleh pekerjaan dan pendapatan yang layak,” ujar Prof. Hajam.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus berupaya mencetak lulusan unggul yang adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja yang semakin dinamis dan kompetitif. Salah satu target strategis yang ditetapkan adalah lulusan mampu memperoleh pekerjaan dalam rentang waktu enam bulan hingga maksimal satu tahun setelah kelulusan. Target tersebut menjadi indikator penting dalam mengukur efektivitas layanan pengembangan karier yang diselenggarakan institusi.
Sejalan dengan target tersebut, Kepala UPT Pengembangan Karier UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Wahyono, M.Pd.I., menjelaskan bahwa UPT Pengembangan Karier telah menyiapkan berbagai program strategis sebagai implementasi nyata penguatan kompetensi mahasiswa dan alumni.
“Program-program kami rancang secara sistematis dan berkelanjutan untuk meningkatkan daya saing serta kesiapan kerja lulusan, mulai dari penguatan soft skills, hard skills, hingga perluasan jejaring kerja,” jelas Wahyono. (4/2/26).
Dalam rangka memastikan ketercapaian target tersebut, UPT Pengembangan Karier atau Career Development Center (CDC) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menyediakan beragam layanan, antara lain seminar, webinar, workshop, job fair, pelatihan, program magang, serta bimbingan karier yang terintegrasi bagi mahasiswa dan alumni.
Sebagai bagian dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon juga melaksanakan arahan Kementerian Agama Republik Indonesia melalui pelaksanaan Tracer Study bagi alumni. Tracer Study ini dilakukan pasca-kelulusan sebagai instrumen strategis untuk memetakan serapan lulusan di dunia kerja sekaligus menilai relevansi kompetensi alumni dengan kebutuhan pasar kerja.
“Tracer Study menjadi instrumen penting untuk mengukur keberhasilan program pengembangan karier yang telah dijalankan, sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam menyusun strategi peningkatan layanan ke depan,” tambah Wahyono.
Hasil Tracer Study tersebut kemudian dijadikan dasar penguatan kebijakan dan pengembangan program UPT Pengembangan Karier, termasuk dalam memperluas jejaring kerja sama. Dalam kesempatan yang sama, Prof. Hajam menegaskan bahwa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon telah menjalin kemitraan strategis dengan berbagai lembaga, baik di dalam maupun luar negeri.
“Kerja sama ini merupakan peluang besar yang harus dimanfaatkan secara optimal oleh mahasiswa dan alumni untuk meningkatkan peluang kerja serta pengembangan karier profesional mereka,” pungkasnya.
Melalui Rapat Kerja UPT Pengembangan Karier Tahun 2026, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan karier yang terintegrasi, adaptif, dan berorientasi pada keberhasilan alumni, sekaligus memperkuat peran kampus sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing global.





