UIN Siber Cirebon – Komitmen memperkuat literasi kebanksentralan di kalangan akademisi kembali ditegaskan oleh Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon melalui keikutsertaan dalam kegiatan Kick Off Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Pendidikan Kebanksentralan yang digelar oleh Bank Indonesia Kantor Perwakilan Cirebon, Senin (6/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sasana Gunung Jati, Lantai 2 Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon ini dihadiri langsung oleh Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., didampingi Prof. Dr. Hajam,Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, serta delegasi mahasiswa dan tim pengelola program.
Acara dimulai sejak pukul 09.00 WIB dengan rangkaian kegiatan yang meliputi registrasi peserta, pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, sambutan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, penandatanganan PKS, hingga kuliah umum dan pemaparan program bantuan pendidikan kebanksentralan.
Sinergi Strategis Dunia Kampus dan Bank Sentral
Program ini merupakan bagian dari upaya Bank Indonesia dalam meningkatkan literasi dan pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, terkait peran dan fungsi bank sentral. Selain itu, kerja sama ini juga mencakup dukungan dalam bentuk bantuan pendidikan, penguatan riset kebanksentralan, serta pengembangan kapasitas akademik.
Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Aan Jaelani, menegaskan bahwa penandatanganan PKS ini memiliki urgensi strategis dalam menjawab tantangan zaman, khususnya dalam bidang ekonomi dan keuangan.
“Kerja sama ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan langkah nyata dalam memperkuat kapasitas akademik mahasiswa dan dosen dalam memahami kebijakan moneter dan peran bank sentral. Literasi kebanksentralan menjadi sangat penting di era ekonomi digital saat ini,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rektor menambahkan bahwa kolaborasi ini akan memberikan manfaat luas bagi sivitas akademika.
“Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pemahaman teoritis, tetapi juga akses pada praktik dan riset kebanksentralan. Ini akan memperkaya wawasan, meningkatkan daya saing lulusan, serta membuka peluang kolaborasi riset yang lebih luas antara perguruan tinggi dan Bank Indonesia,” tambahnya.
Kuliah Umum dan Penguatan Program Pendidikan
Setelah prosesi penandatanganan PKS, kegiatan dilanjutkan dengan kuliah umum yang membahas isu-isu strategis kebanksentralan, serta pemaparan program bantuan pendidikan yang dapat diakses oleh mahasiswa dan dosen.
Sebanyak 20 mahasiswa perwakilan turut hadir dalam kegiatan ini sebagai bagian dari penguatan peran generasi muda dalam memahami dinamika ekonomi nasional.
Langkah Awal Implementasi Berkelanjutan
Kegiatan kick off ini menjadi langkah awal implementasi program pendidikan kebanksentralan yang diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan. Sinergi antara dunia akademik dan otoritas moneter ini diyakini mampu menciptakan ekosistem pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Dengan kolaborasi ini, Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon semakin menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada penguatan literasi ekonomi serta pembangunan sumber daya manusia unggul di era global.




