UIN Siber Cirebon (Kuningan) — Komitmen dalam peningkatan kualitas pendidikan tinggi syariah terus digaungkan oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon. Hal ini diwujudkan melalui kontribusi akademik Kaprodi Hukum Keluarga (HK), Dr. H. Asep Saepullah, S.Ag., M.H.I., yang hadir sebagai narasumber dalam Workshop Revitalisasi Kurikulum di Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Husnul Khotimah (STISHK). (25/11).
Dengan pengalaman panjang dalam pengelolaan program studi dan penyusunan kurikulum berbasis kebutuhan masyarakat, Dr. Asep memaparkan sejumlah strategi kunci dalam pengembangan kurikulum Hukum Keluarga yang adaptif dan kompetitif.
Membangun Kurikulum yang Sesuai Zaman
Dalam paparannya, Dr. Asep menekankan bahwa kurikulum harus mampu menjawab perubahan sosial yang cepat, sekaligus tetap menjaga esensi nilai-nilai syariah.
“Kurikulum harus bergerak seimbang antara tuntutan dunia akademik, kebutuhan masyarakat, dan tantangan dunia kerja. Desainnya tidak boleh hanya teoritis, tetapi mempersiapkan lulusan yang siap berkiprah di masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan dalam pengelolaan mutu akademik dan tata kelola prodi.
Pesantren sebagai Identitas Unggul
Sebagai perguruan tinggi berbasis pesantren, STISHK dinilai memiliki daya saing karakteristik yang kuat. Identitas tersebut, kata Dr. Asep, harus dikembangkan menjadi keunggulan dalam positioning akademik.
“Nilai pesantren—seperti akhlak, kearifan, dan kedalaman spiritual—adalah potensi yang perlu dikapitalisasi dalam promosi dan pengembangan prodi. Ini bisa menjadi daya tarik besar bagi masyarakat,” ujarnya.
Pendekatan tersebut diyakini dapat meningkatkan minat masyarakat untuk memilih studi syariah sebagai pilihan pendidikan yang relevan dan menjanjikan.
Langkah Nyata Menuju Prodi yang Modern dan Berintegritas
Melalui kegiatan ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon memperkuat sinergi dalam peningkatan mutu institusi pendidikan Islam di Indonesia.
Workshop Revitalisasi Kurikulum tersebut diharapkan menjadi langkah konkret dalam:
- memperkuat kualitas akademik,
- meningkatkan profesionalitas dosen,
- memperluas kontribusi keilmuan syariah,
- dan mempertahankan integritas pendidikan Islam di era modern.
Kehadiran Dr. Asep Saepullah menjadi bukti komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mendiseminasikan praktik terbaik tata kelola akademik, serta memberikan dukungan penuh kepada lembaga-lembaga pendidikan tinggi Islam dalam menjaga keberlanjutan mutu dan relevansi keilmuan syariah di tengah perkembangan zaman.



