UIN Siber Cirebon — Dalam rangka mempersiapkan reakreditasi empat Program Studi Pascasarjana, yakni Program Doktor Hukum Keluarga Islam (HKI), Program Doktor Pendidikan Agama Islam (PAI), Program Magister Ekonomi Syariah, dan Program Magister Hukum Keluarga Islam, Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon melaksanakan program internasionalisasi bersama ASEAN Academic Association (ASEANACA) selama lima hari, 27–31 Januari 2026, di Malaysia.
Kegiatan strategis ini bertujuan untuk memperkuat jejaring akademik internasional, meningkatkan mutu tridarma perguruan tinggi, serta mendukung pencapaian standar akreditasi nasional dan internasional. Melalui kolaborasi lintas negara, Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berupaya menghadirkan atmosfer akademik global yang relevan dengan dinamika pendidikan tinggi di kawasan ASEAN.
Pada hari pertama, Selasa (27/1/2026), setibanya di Malaysia, tim Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang tergabung dalam program ASEANACA langsung memulai rangkaian agenda akademik. Tim dipimpin oleh Prof. Dr. Sugianto, S.H., M.H., selaku Wakil Direktur Pascasarjana, didampingi Prof. Dr. Abdul Aziz, S.Ag., S.M., M.Ag., selaku Ketua Program Magister dan Doktor Ekonomi Syariah, serta Dr. Iwan, M.Ag., selaku Sekretaris Program Doktor Pendidikan Agama Islam (PAI).
Turut serta dalam rombongan sejumlah dosen senior, yakni Prof. Dr. Eti Nurhayati, M.Si., Prof. Dr. Huriyah, M.Pd., Prof. Dr. Kartimi, M.Pd., Prof. Dr. Nurlela, M.Ag., dan Dr. Sopidi, M.A. Kegiatan ini juga melibatkan tiga mahasiswa Pascasarjana, Dewi Wulansari, Iqla Akmala Sabila, dan Razi, yang mengikuti program Student Mobility perdana di Malaysia sebagai bagian dari penguatan kompetensi global mahasiswa.
Agenda hari pertama diisi dengan kunjungan akademik ke MARA Halal Industry Park, Jalan Batu Caves, Kuala Lumpur. Kegiatan ini sekaligus menjadi forum penjajakan kerja sama dan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) terkait pengembangan pembelajaran daring berbasis sistem MARA. Langkah ini dinilai strategis dalam memperluas akses pembelajaran internasional, pertukaran dosen, serta kolaborasi riset lintas negara.
Ketua ASEANACA, Prof. Dr. Tulus Suryanto, M.Ak., menyambut baik kehadiran Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam jejaring akademik regional. Ia menegaskan bahwa kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antarperguruan tinggi di kawasan ASEAN dalam pengembangan riset, publikasi, dan inovasi pembelajaran.
Wakil Direktur Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. Sugianto, S.H., M.H., menegaskan bahwa program internasionalisasi ini merupakan bagian dari strategi besar menuju akreditasi unggul dan reputasi global. Menurutnya, penguatan kolaborasi internasional menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian mutu perguruan tinggi modern.
“Internasionalisasi bukan hanya tentang kerja sama formal, tetapi bagaimana menghadirkan atmosfer akademik global dalam proses pendidikan, penelitian, dan pengabdian. Ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan reakreditasi program studi Pascasarjana agar mampu bersaing di level nasional dan internasional,” tegasnya.
Melalui program ini, Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menegaskan komitmennya sebagai pusat pengembangan keilmuan Islam yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global, sejalan dengan visi Cyber Islamic University “Unggul dan Berkelas Dunia”.




