UIN Siber Cirebon — Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola kelembagaan yang profesional, transparan, dan akuntabel. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Audit Kantor Akuntan Publik (KAP) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon oleh KAP Abdul Hamid dan Rekan, yang dirangkaikan dalam kegiatan Value Added Audit KAP, Rabu (4/2/2026), bertempat di Auditorium Gedung Rektorat Lantai 3.
Kegiatan strategis ini menghadirkan Drs. Abdul Hamid Cebba, Ak., MBA., CA., CPA., Partner In Sign Kantor Akuntan Publik Abdul Hamid dan Rekan, Jakarta, sebagai narasumber utama dengan tema “Membangun Tata Kelola dan Budaya Berkinerja di Lingkungan BLU UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.” Acara dimoderatori oleh Dr. H. Susari, M.A., Kepala Biro Akademik, Keuangan, dan Umum (AKU) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., para Wakil Rektor, Ketua Senat, para Dekan dan Wakil Dekan, Direktur dan Wakil Direktur Pascasarjana, para Ketua dan Sekretaris Lembaga, para Kepala dan Sekretaris UPT/Pusat, Satuan Pengawas Internal (SPI), para Kepala Bagian, Kepala Sub Bagian, serta Tim Humas.
Dalam sambutannya sekaligus membuka acara secara resmi, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Prof. Dr. Hajam, M.Ag., menegaskan urgensi pelaksanaan audit KAP sebagai instrumen penting dalam meningkatkan kualitas tata kelola dan budaya kerja di lingkungan Badan Layanan Umum (BLU) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
“Audit ini bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, tetapi menjadi sarana refleksi dan perbaikan berkelanjutan. Melalui Value Added Audit, kita diharapkan mampu membangun sistem kerja yang profesional, transparan, dan berorientasi kinerja,” tegas Prof. Hajam.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Hajam juga menekankan pentingnya internalisasi lima nilai budaya kerja Kementerian Agama, yakni integritas, profesionalitas, inovasi, tanggung jawab, dan keteladanan, sebagai fondasi utama dalam membangun tata kelola kelembagaan yang unggul.
Sementara itu, Drs. Abdul Hamid Cebba, Ak., MBA., CA., CPA., dalam pemaparannya menekankan bahwa tata kelola yang baik dan budaya berkinerja tinggi merupakan kunci utama bagi keberhasilan pengelolaan institusi BLU di era modern. Ia menyoroti pentingnya integrasi antara sistem, sumber daya manusia, kepemimpinan, dan budaya organisasi.
Dalam penguatan nilai spiritual, Abdul Hamid Cebba juga menukil QS. Al-Balad yang menegaskan bahwa kesuksesan dan kemuliaan tidak diraih melalui jalan yang mudah, melainkan melalui kerja keras, kedisiplinan, dan pengorbanan. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, sangat relevan dalam membangun budaya kinerja unggul di lingkungan perguruan tinggi.
“Tatakelola yang kuat lahir dari budaya kerja yang sehat, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Inilah yang menjadi esensi dari Value Added Audit,” ungkapnya.
Sementara itu, Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., dalam arahannya menyinggung keterkaitan antara Perjanjian Kinerja (Perkin) Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Pendis) dengan Perjanjian Kinerja Rektor, serta relevansinya dengan pelaksanaan Audit KAP.
Menurut Prof. Aan, audit ini menjadi instrumen strategis dalam memastikan bahwa seluruh program dan kinerja institusi berjalan seiring dengan target kinerja yang telah ditetapkan, sekaligus menjamin akuntabilitas pengelolaan anggaran dan program.
“Perkin Pendis dan Perkin Rektor harus terimplementasi secara konkret dalam tata kelola yang transparan dan berkinerja tinggi. Audit KAP ini menjadi sarana evaluasi sekaligus penguatan sistem agar UIN Siber Cirebon semakin profesional, akuntabel, dan terpercaya,” tegasnya.
Prof. Aan juga menegaskan relevansi nilai QS. Al-Balad dalam membangun etos kerja sivitas akademika, bahwa kemajuan institusi harus ditempuh melalui kerja keras, komitmen, dan integritas tinggi.
Melalui kegiatan Value Added Audit ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan sistem tata kelola BLU, memperkuat budaya kinerja, serta mendorong terwujudnya universitas yang unggul, profesional, dan berdaya saing nasional maupun global.








