UIN Siber Cirebon – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Manajemen Pendidikan Islam (MPI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon resmi memulai rangkaian Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) di SMK Mekanika Buntet Pesantren Cirebon. Kegiatan diawali melalui Opening Ceremony yang berlangsung di SMK Mekanika Buntet Pesantren Cirebon, Kamis (3/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk mengenal secara langsung lingkungan persekolahan sekaligus mengembangkan kompetensi kependidikan melalui pengalaman di lapangan. Opening Ceremony dihadiri Kepala SMK Mekanika Buntet Pesantren Cirebon H. Moh. Luthfi Yusuf, NZ., M.A., Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. H. Nur Antoni, E.T., S.S., M.Hum., jajaran guru dan tenaga kependidikan, serta mahasiswa peserta PLP.
Bekal Awal Menjadi Pendidik Profesional
Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–11.00 WIB tersebut diawali dengan pembukaan dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala Sekolah, Dosen Pembimbing Lapangan, serta Ketua Kelompok PLP.
Dalam sambutannya, H. Moh. Luthfi menekankan bahwa keberhasilan mahasiswa selama menjalankan tugas di sekolah tidak hanya berkaitan dengan kemampuan akademik.
“Keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh nilai akademik, tetapi juga oleh kedisiplinan, tanggung jawab, kepribadian, dan sikap dalam menjalankan tugas.”
Pesan tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk memahami bahwa pengalaman PLP bukan hanya kesempatan menerapkan pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga proses membentuk sikap dan profesionalitas sebagai calon tenaga kependidikan.
PLP Bukan Sekadar Praktik Mengajar

Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. H. Nur Antoni, turut memberikan arahan kepada mahasiswa agar mampu menjaga sikap selama berada di lingkungan sekolah.
Ia menekankan pentingnya mahasiswa mematuhi tata tertib, menjaga etika, serta mampu beradaptasi dengan budaya dan dinamika sekolah.
“Mahasiswa diharapkan senantiasa mematuhi tata tertib sekolah serta mengembangkan kedisiplinan, tanggung jawab, etika, dan kemampuan beradaptasi selama menjalankan PLP.”
Arahan tersebut menegaskan bahwa PLP memiliki ruang pembelajaran yang lebih luas. Mahasiswa tidak hanya belajar mengenai proses pembelajaran di kelas, tetapi juga mengenal tata kelola sekolah, berinteraksi dengan guru dan tenaga kependidikan, memahami karakter peserta didik, serta terlibat dalam berbagai aktivitas pendidikan sesuai dengan kebutuhan sekolah.
Bagi mahasiswa PAI dan MPI, pengalaman tersebut menjadi kesempatan untuk menghubungkan teori yang diperoleh selama perkuliahan dengan realitas penyelenggaraan pendidikan di sekolah.
Memperkuat Kolaborasi UIN Siber Cirebon dan Sekolah

Pelaksanaan PLP di SMK Mekanika Buntet Pesantren Cirebon juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan satuan pendidikan mitra.
Melalui kolaborasi tersebut, mahasiswa memperoleh ruang untuk belajar sekaligus berkontribusi sesuai kapasitasnya. Di sisi lain, sekolah menjadi lingkungan pembelajaran nyata yang membantu mahasiswa memahami tantangan dan kebutuhan dunia pendidikan secara lebih kontekstual.
Selain Kepala Sekolah dan DPL, kegiatan turut melibatkan jajaran sekolah, di antaranya Ahmad Royyan Az, S.T. selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Suwarno, S.Pd. selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana, M. Hasbi, S.Pd.I. dan Ali Munib Chasan, S.Pd.I. selaku guru PAI, A. Almuhajir Ilalloh selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Sinta Nuriyah selaku Kepala Perpustakaan, serta guru Bimbingan dan Konseling Siti Arusah Az. dan Fatimah Az Zahro.
Turut hadir pula unsur media sekolah, Al Kahfi, bersama mahasiswa PLP Program Studi PAI dan MPI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Menjadikan PLP sebagai Ruang Belajar dan Bertumbuh
Rangkaian Opening Ceremony ditutup dengan doa dan dokumentasi bersama sebagai penanda dimulainya pelaksanaan PLP.
Selanjutnya, mahasiswa diharapkan dapat menjalani PLP dengan aktif, disiplin, dan bertanggung jawab. Pengalaman selama berada di sekolah diharapkan tidak hanya memperkaya kemampuan akademik, tetapi juga membentuk kemampuan komunikasi, adaptasi, kepemimpinan, kerja sama, dan etika profesional.
Melalui PLP, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus mendorong mahasiswa untuk memperoleh pengalaman kependidikan yang nyata sehingga mampu mempersiapkan diri menghadapi dunia profesional sekaligus memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekolah.
Kaitan dengan SDGs
Kegiatan PLP memiliki keterkaitan erat dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam pengembangan kompetensi mahasiswa sebagai calon pendidik dan tenaga kependidikan. Pengalaman langsung di sekolah membantu mahasiswa mengembangkan pengetahuan, keterampilan, etika, serta kemampuan beradaptasi yang dibutuhkan dalam dunia pendidikan.
Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah mitra juga mendukung SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui penguatan kerja sama dalam mendukung proses pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.


