UIN Siber Cirebon – Pembelajaran yang menghubungkan materi di kelas dengan lingkungan nyata dapat membantu siswa memahami pelajaran secara lebih bermakna. Semangat tersebut terlihat dalam kegiatan kokurikuler siswa SMPN 4 Palimanan di Masjid Al-Karomah, Desa Depok, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, pada 3 September 2026. Dalam kegiatan ini, mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon turut mendampingi siswa selama proses pembelajaran.
Kegiatan kokurikuler yang menggabungkan berbagai mata pelajaran tersebut dirancang untuk memperkuat pemahaman siswa terhadap materi yang telah dipelajari selama perjalanan. Masjid Al-Karomah menjadi lokasi pembelajaran kontekstual sekaligus sarana untuk mengenalkan sejarah dan nilai budaya yang terdapat di lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan dari materi pembelajaran, tetapi juga berkesempatan menghubungkannya dengan pengalaman langsung di luar kelas.
Menghubungkan Berbagai Mata Pelajaran dengan Pengalaman Nyata
Dalam pelaksanaannya, siswa mengerjakan soal-soal yang telah disiapkan oleh guru berdasarkan materi dan pengalaman belajar selama perjalanan. Aktivitas ini mendorong siswa untuk mengingat kembali materi, memahami informasi, serta menghubungkan pengetahuan dari berbagai mata pelajaran dengan situasi yang mereka temui.
Pendekatan kokurikuler tersebut memberikan ruang bagi siswa untuk menerapkan pengetahuan dalam konteks yang lebih nyata. Dengan mengamati lingkungan sekitar dan menyelesaikan soal berdasarkan pengalaman, siswa diharapkan dapat memperkuat pemahaman materi sekaligus mengembangkan kemampuan berpikir kritis.
Kegiatan ini juga memperlihatkan bahwa proses belajar tidak terbatas pada ruang kelas. Lingkungan sekitar dapat menjadi sumber pembelajaran yang membantu siswa memahami keterkaitan antara teori dan kehidupan sehari-hari.
Mengenalkan Sejarah Masjid Al-Karomah
Pemilihan Masjid Al-Karomah sebagai lokasi kegiatan turut memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengenal sejarah tempat tersebut sebagai bagian dari pembelajaran. Pengenalan lingkungan bersejarah dapat memperluas wawasan siswa mengenai nilai budaya dan konteks sosial di sekitar mereka.
Menurut Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, kegiatan kokurikuler ini bertujuan memperkuat pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran, mengenalkan sejarah Masjid Al-Karomah, serta membentuk karakter dan kedisiplinan melalui pengalaman belajar secara langsung.
Dengan menggabungkan pembelajaran lintas mata pelajaran dan pengenalan lingkungan, kegiatan ini diharapkan dapat membuat pengalaman belajar lebih menarik sekaligus membantu siswa melihat manfaat pengetahuan dalam kehidupan nyata.
Mahasiswa PLP Berkontribusi dalam Pengalaman Belajar Siswa
Keterlibatan mahasiswa PLP UIN Siber Cirebon dalam kegiatan ini menjadi bagian dari pengalaman belajar mereka di lingkungan sekolah. Melalui pendampingan kegiatan kokurikuler, mahasiswa dapat mengenal penerapan pembelajaran kontekstual serta memahami peran guru dalam merancang aktivitas yang menghubungkan materi akademik dengan pengalaman siswa.
Pengalaman tersebut juga memberikan wawasan bagi mahasiswa mengenai pentingnya variasi metode pembelajaran untuk mendukung pemahaman peserta didik. Pembelajaran di luar kelas dapat menjadi pelengkap kegiatan akademik sekaligus memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan berpikir, dan kedisiplinan.
Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 4: Pendidikan Berkualitas, terutama dalam mendukung proses pembelajaran yang relevan, bermakna, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi siswa.
Melalui program PLP, UIN Siber Cirebon turut memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung dalam praktik pendidikan. Partisipasi dalam kegiatan kokurikuler SMPN 4 Palimanan menjadi salah satu bentuk pembelajaran lapangan yang mempertemukan pengalaman mahasiswa dengan upaya sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan membentuk karakter peserta didik.


