UIN Siber Cirebon – Mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon turut mengikuti kegiatan Pembiasaan Bahasa Arab di MAS Nusantara Arjawinangun, Jumat (2/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan bahasa yang mendorong peserta didik untuk lebih terbiasa menggunakan Bahasa Arab dalam komunikasi sehari-hari sekaligus menjadi pengalaman pembelajaran bagi mahasiswa PLP di lingkungan madrasah.
Kegiatan diikuti oleh peserta didik MAS Nusantara Arjawinangun dengan bimbingan guru pengabdian dari Pondok Pesantren Darurrohman Jakarta. Mahasiswa PLP UIN Siber Cirebon turut hadir dan mengikuti proses pembiasaan yang berlangsung secara interaktif.
Membiasakan Bahasa Arab melalui Praktik
Pembiasaan Bahasa Arab dirancang untuk memberikan kesempatan kepada peserta didik menggunakan Bahasa Arab secara langsung. Kegiatan tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga mendorong peserta didik untuk berani mempraktikkan bahasa dalam komunikasi.
Dalam pelaksanaannya, peserta didik mengikuti arahan dan bimbingan dari guru pengabdian melalui berbagai praktik komunikasi. Pendekatan tersebut membantu peserta didik membangun kebiasaan menggunakan kosakata dan ungkapan Bahasa Arab dalam situasi yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Proses pembiasaan juga menjadi ruang untuk meningkatkan keberanian peserta didik. Semakin sering digunakan, Bahasa Arab diharapkan tidak lagi dipandang sebagai bahasa yang sulit, tetapi menjadi bagian dari aktivitas komunikasi di lingkungan pendidikan.
Membangun Kepercayaan Diri Peserta Didik
Siti Atikah, S.Pd.I., Wakabid Kurikulum MAS Nusantara Arjawinangun, bersama guru pengabdian Fairuz, Insaini, dan Faqih dari Pondok Pesantren Darurrohman Jakarta turut mendukung pelaksanaan pembinaan Bahasa Arab.
Kegiatan berlangsung dengan melibatkan peserta didik secara aktif. Mereka diarahkan untuk mengikuti praktik komunikasi dan merespons arahan yang diberikan selama proses pembelajaran.
Pembiasaan semacam ini penting karena kemampuan bahasa tidak hanya dibentuk melalui pemahaman materi, tetapi juga melalui keberanian untuk mencoba. Kesempatan menggunakan Bahasa Arab secara langsung dapat membantu peserta didik meningkatkan rasa percaya diri sekaligus mengembangkan kemampuan berkomunikasi.
Mahasiswa PLP Belajar dari Praktik Pembinaan Bahasa
Mahasiswa PLP UIN Siber Cirebon yang terlibat dalam kegiatan tersebut adalah Muhammad Yahya, Ahmad Faozan, dan Munawwarotul Khasanah.
Bagi mahasiswa PLP, keikutsertaan dalam kegiatan Pembiasaan Bahasa Arab menjadi bagian dari pengalaman belajar di lingkungan madrasah. Mahasiswa dapat mengamati secara langsung bagaimana pembinaan bahasa dilaksanakan melalui pendekatan praktik dan pembiasaan.
Pengalaman tersebut juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami bahwa proses pendidikan tidak selalu berlangsung melalui pembelajaran formal di dalam kelas. Kegiatan pembiasaan menjadi salah satu cara madrasah membangun lingkungan belajar yang mendukung perkembangan kemampuan peserta didik.
Keterlibatan mahasiswa juga menjadi bagian dari proses pengembangan kompetensi calon pendidik, terutama dalam hal komunikasi, pendampingan peserta didik, serta pemahaman terhadap metode pembelajaran yang kontekstual.
Bahasa Arab sebagai Bagian dari Pengembangan Kompetensi
Pembiasaan Bahasa Arab di MAS Nusantara Arjawinangun menunjukkan pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengembangkan kemampuan bahasa secara bertahap.
Kemampuan menggunakan bahasa asing dapat menjadi salah satu keterampilan yang mendukung kesiapan peserta didik menghadapi lingkungan akademik dan sosial yang semakin luas. Karena itu, pembiasaan komunikasi menjadi bagian penting dalam membangun pengalaman belajar yang aktif dan berkelanjutan.
Hal tersebut sejalan dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui upaya menghadirkan pembelajaran yang mendukung pengembangan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri peserta didik.
Dari Pembiasaan Menuju Budaya Berbahasa
Pembiasaan Bahasa Arab bukan sekadar kegiatan untuk menghafal kosakata atau mempelajari struktur bahasa. Lebih jauh, kegiatan ini diarahkan untuk membangun keberanian agar peserta didik terbiasa menggunakan Bahasa Arab dalam kehidupan sehari-hari.
“Pembiasaan Bahasa Arab bukan hanya tentang mempelajari bahasa, tetapi juga membangun keberanian dan kebiasaan peserta didik untuk menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari.”
Melalui kegiatan tersebut, kolaborasi antara madrasah, guru pengabdian, dan mahasiswa PLP turut menciptakan lingkungan pendidikan yang mendorong peserta didik untuk aktif belajar dan berkomunikasi. Bagi mahasiswa PLP UIN Siber Cirebon, pengalaman ini menjadi bagian dari proses belajar di lapangan untuk memahami praktik pendidikan secara lebih nyata.
Dengan demikian, kegiatan Pembiasaan Bahasa Arab tidak hanya mendukung peningkatan kemampuan komunikasi peserta didik, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperkaya pengalaman sebagai calon pendidik melalui keterlibatan langsung dalam kehidupan madrasah.


