UIN Siber Cirebon – Mahasiswa Praktik Lapangan Persekolahan (PLP) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang bertugas di SMP Negeri 2 Plered, Kabupaten Cirebon, turut mengamati kegiatan ekstrakurikuler sebagai bagian dari pengalaman belajar di lingkungan sekolah pada Kamis (3/9/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.00 WIB ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami peran kegiatan di luar kelas dalam mendukung pengembangan minat, bakat, dan karakter peserta didik.
Beragam Ekstrakurikuler untuk Mengembangkan Potensi Siswa
SMPN 2 Plered menyediakan beragam pilihan ekstrakurikuler yang dapat diikuti siswa sesuai dengan minat dan bakat masing-masing. Kegiatan tersebut mencakup Paskibra, bola voli, futsal, gamelan, marching band, seni tari, Pramuka, Palang Merah Remaja (PMR), dan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS).
Setiap kegiatan menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan di bidang olahraga, seni dan budaya, serta organisasi dan kepemimpinan. Melalui latihan dan pembinaan rutin, siswa berkesempatan mengasah keterampilan sekaligus belajar mengenai kedisiplinan, kerja sama, sportivitas, dan tanggung jawab.
Ekstrakurikuler olahraga seperti bola voli dan futsal mendorong siswa membangun kekompakan serta menjunjung sportivitas. Sementara itu, gamelan, tari, dan marching band menjadi wadah untuk mengembangkan kreativitas sekaligus mengenal dan melestarikan seni budaya. Adapun Paskibra, Pramuka, PMR, dan OSIS mendukung pembentukan karakter, kepedulian sosial, serta kemampuan berorganisasi.
Peran Guru dalam Pembinaan di Luar Kelas

Pelaksanaan ekstrakurikuler didukung oleh guru dan pembina yang mendampingi siswa sesuai bidang kegiatan masing-masing. Kepala SMPN 2 Plered, H. Markus, S.Ag., M.Si., bersama para pembina ekstrakurikuler berperan dalam mendukung penyelenggaraan kegiatan dan pengembangan potensi peserta didik.
Pembinaan dilakukan oleh Billy Andiefyura, S.Pd., Gr., sebagai pembina bola voli; Taufik, S.Pd., Gr., sebagai pembina futsal; Yuliana Dewi, S.Pd., Gr., sebagai pembina Paskibra; Khaulah Adila Fitri, S.Pd., sebagai pembina marching band; serta Ibtisamah H.S., S.Pd.Gr., sebagai pembina seni. Pembinaan Pramuka dilaksanakan oleh Ian Herdiana, S.Pd.I., Gr., untuk Pramuka putra dan Siti Hardiyanti, S.J.A., Gr., untuk Pramuka putri.
Keberadaan pembina membantu siswa mengembangkan keterampilan secara terarah. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, kegiatan ekstrakurikuler tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan kepribadian dan kemampuan sosial siswa.
Menjadi Pengalaman Belajar bagi Mahasiswa PLP

Bagi mahasiswa PLP UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, pengamatan terhadap kegiatan ekstrakurikuler memberikan pengalaman langsung mengenai pelaksanaan pendidikan secara menyeluruh. Mahasiswa dapat memahami bahwa peran pendidik tidak terbatas pada penyampaian materi pelajaran, tetapi juga mencakup pendampingan siswa dalam mengembangkan potensi dan karakter.
“Sebagai calon pendidik, pengalaman ini sangat berharga. Kami jadi memahami bahwa guru tidak hanya mengajar, tetapi juga membimbing siswa mengembangkan karakter dan keterampilannya melalui berbagai kegiatan di sekolah.”
Dosen pembimbing PLP, Muthoharoh, M.Pd.I., turut menjadi bagian dari pendampingan mahasiswa dalam menjalani pengalaman praktik persekolahan tersebut.
Kegiatan ekstrakurikuler ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 4, yaitu Pendidikan Berkualitas, yang mendorong terselenggaranya pendidikan inklusif dan kesempatan belajar untuk mengembangkan potensi peserta didik. Hal ini juga mencerminkan semangat Kampus Berdampak melalui pengalaman lapangan yang mempertemukan pembelajaran akademik dengan praktik pendidikan di sekolah.
Melalui beragam kegiatan ekstrakurikuler, SMPN 2 Plered memberikan ruang bagi siswa untuk bertumbuh tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam keterampilan, kreativitas, kepemimpinan, dan kepedulian sosial. Pengalaman ini sekaligus memperkaya pemahaman mahasiswa PLP UIN Siber Cirebon mengenai pentingnya pendidikan yang mendukung perkembangan siswa secara menyeluruh.


