UIN Siber Cirebon (Jakarta, Kemenag) — Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., turut ambil bagian dalam kegiatan Penyusunan Petunjuk Teknis (Juknis) Verifikasi dan Skoring SPAN PTKIN 2026 yang digelar di Jakarta pada 28 Februari hingga 1 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi forum strategis nasional dalam mempersiapkan standar yang sama dan terukur dalam proses penetapan skor Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN PTKIN) tahun 2026.
Penyusunan juknis ini bertujuan memastikan mekanisme verifikasi dan skoring berjalan objektif, transparan, dan akuntabel di seluruh PTKIN se-Indonesia. Dengan standar yang seragam, diharapkan proses seleksi mahasiswa baru melalui jalur prestasi akademik dapat semakin kredibel dan berkualitas.
Dalam forum tersebut, Prof. Aan Jaelani menegaskan pentingnya harmonisasi standar penilaian agar SPAN PTKIN tidak hanya menjadi instrumen seleksi administratif, tetapi juga menjadi gerbang awal lahirnya mahasiswa unggul yang siap berkontribusi dalam pengembangan keilmuan Islam dan sains integratif.
“Standarisasi verifikasi dan skoring menjadi kunci untuk menjaga mutu input mahasiswa PTKIN. Ini bukan sekadar seleksi, tetapi fondasi kualitas pendidikan tinggi keagamaan Islam di Indonesia,” ujarnya.
Seiring dengan proses penyempurnaan juknis, panitia nasional juga mengumumkan bahwa pendaftaran SPAN PTKIN 2026 diperpanjang hingga 4 Maret 2026, guna memberikan kesempatan lebih luas kepada siswa berprestasi di seluruh Indonesia untuk mengikuti seleksi.
Selain membahas aspek teknis seleksi, kegiatan ini juga mengangkat sejumlah isu strategis pengembangan PTKIN ke depan. Di antaranya adalah peningkatan kemitraan PTKIN dengan kampus internasional terbaik guna menghidupkan kembali kajian Islam global, reposisioning peran Guru Besar (GB) dalam memperkuat kontribusi akademik di kancah internasional, serta pengembangan kemitraan global untuk studi lanjut mahasiswa S2 dan S3 di perguruan tinggi bereputasi dunia.
Isu-isu tersebut dinilai penting sebagai bagian dari transformasi PTKIN menuju perguruan tinggi yang berdaya saing global. Dalam konteks ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai Cyber Islamic University terus mendorong penguatan jejaring internasional dan peningkatan kualitas akademik berbasis digital.
Partisipasi aktif Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam forum nasional ini menunjukkan komitmen institusi dalam mendukung tata kelola seleksi mahasiswa yang berkualitas sekaligus memperkuat posisi PTKIN dalam percaturan pendidikan tinggi global.
Melalui penyusunan dan penyempurnaan juknis verifikasi dan skoring SPAN PTKIN 2026, diharapkan sistem seleksi nasional PTKIN semakin solid, adaptif, dan mampu menjaring generasi unggul yang siap membawa kajian Islam Indonesia tampil lebih progresif di tingkat internasional.


