UIN Siber Cirebon — Capaian Top 10 SINTA kategori dosen dan program studi di lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon versi data resmi per 28 Februari 2026 patut kita syukuri bersama. Namun bagi saya, prestasi ini bukan sekadar tentang peringkat, skor, atau indeks sitasi. Lebih dari itu, ini adalah refleksi dari arah transformasi akademik yang sedang dan terus kita bangun.
Data yang dirilis oleh LPPM melalui Pusat Publikasi Ilmiah dan Pemeringkatan menunjukkan bahwa sejumlah program studi dan dosen kita berhasil menempati posisi teratas dalam berbagai kategori: 3-Year SINTA Score, Overall SINTA Score, Google H-Index, hingga Scopus H-Index. Ini bukan capaian instan. Ia adalah hasil dari konsistensi, kerja kolektif, dan kesadaran akademik bahwa riset adalah jantung perguruan tinggi.
Sebagai Cyber Islamic University, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon tidak hanya berorientasi pada transformasi digital dalam sistem pembelajaran, tetapi juga dalam tata kelola riset dan publikasi. Kita mendorong ekosistem berbasis data, transparansi kinerja akademik, serta penguatan budaya menulis dan meneliti yang berdampak.
Capaian program studi seperti Ekonomi Syariah (S3), PGMI (S1), PAI (S2), hingga PJJ PAI (S1) dalam Top 10 3-Year SINTA Score menunjukkan bahwa integrasi antara pengajaran dan penelitian berjalan secara produktif. Riset tidak lagi menjadi aktivitas tambahan, melainkan bagian inheren dari dinamika akademik.
Demikian pula capaian para dosen dalam Overall SINTA Score dan H-Index (Google maupun Scopus) menandakan bahwa publikasi kita tidak hanya banyak, tetapi juga disitasi dan memberi kontribusi pada percakapan ilmiah yang lebih luas. Indeks sitasi adalah indikator pengaruh gagasan—dan pengaruh gagasan adalah tanda bahwa keilmuan kita hadir dalam diskursus nasional maupun internasional.
Namun, saya ingin menegaskan: kita tidak boleh berhenti pada kebanggaan. Peringkat adalah konsekuensi, bukan tujuan akhir. Tujuan utama kita adalah membangun tradisi keilmuan Islam yang progresif, integratif, dan relevan dengan tantangan zaman.
Ke depan, kita perlu memperkuat beberapa agenda strategis:
- Meningkatkan kolaborasi riset lintas disiplin dan lintas negara.
- Mendorong publikasi pada jurnal bereputasi internasional terindeks Scopus dan Web of Science.
- Mengembangkan riset yang berdampak sosial, khususnya dalam penguatan ekonomi syariah, pendidikan Islam, moderasi beragama, dan transformasi digital.
- Menjadikan mahasiswa sebagai bagian dari kultur riset sejak dini.
Saya juga memberikan apresiasi kepada LPPM dan Pusat Publikasi Ilmiah dan Pemeringkatan atas kerja sistematis dalam memantau, memetakan, dan mempublikasikan capaian kinerja akademik ini secara transparan. Transparansi adalah fondasi akuntabilitas, dan akuntabilitas adalah fondasi kepercayaan.
Prestasi ini menunjukkan bahwa PTKIN mampu bersaing secara akademik di level nasional dan internasional. UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon membuktikan bahwa kampus berbasis keislaman tidak hanya kuat dalam nilai-nilai spiritual dan moral, tetapi juga unggul dalam produktivitas ilmiah.
Akhirnya, saya mengajak seluruh sivitas akademika untuk menjadikan capaian Top 10 SINTA ini sebagai energi baru. Energi untuk terus menulis, meneliti, berinovasi, dan berkontribusi. Karena sejatinya, reputasi akademik tidak dibangun oleh slogan, tetapi oleh karya ilmiah yang konsisten dan berdampak.
Riset adalah masa depan. Dan masa depan itu sedang kita bangun, bersama.
Oleh: Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag.


